• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kepolisian Tunggu Hasil Pemeriksaan Kejiwaan Tersangka Pembunuhan PNS Disnakertrans

by BontangPost
18 Juli 2018, 11:32
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Vendra Riviyanto(DOK/METRO SAMARINDA)

Vendra Riviyanto(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Penyelidikan terhadap meninggalnya Muhammad Riharza (38), salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim, akibat dipukul menggunakan palu oleh seorang pria yang bernama Saripuddin, Senin (16/7) masih menyisakan tanya. Pasalnya, kepolisian belum dapat menelusuri motif di balik pembunuhan yang dilakukan pria berusia 52 itu. Lantaran yang bersangkutan diduga stres atau mengalami gangguan kejiwaan.

Kapolres Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih melakukan penjagaan di RSUD AW Syahrani tempat pelaku menjalani operasi. Setelah sebelumnya mendapatkan tembakan timah panas dari petugas kepolisian.

Kata dia, saat ini pelaku sudah sadar secara medis. Namun untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh pihaknya masih menunggu hasil pengecekan lebih lanjut dari pihak rumah sakit. Walaupun begitu, jika nantinya pelaku terbukti bersalah, maka yang bersangkutan dapat dijatuhi hukuman penjara.

Baca Juga:  Pesut Etam Target Enam Poin

“Saat ini kami masih menunggu proses penyembuhan lukanya dulu. Setelah itu, akan kami bawa ke RSKD Atma Husada guna menjalani observasi kejiwaan. Dan kalau sudah memenuhi syarat maka akan di pidanakan,” tutur Vendra, Selasa (17/7) kemarin.

Melihat gerak-gerik pelaku, Vendra pun berpendapat ada kemungkinan pelaku mengalami gangguan perilaku seperti skizofernia. Hal ini dikarenakan pelaku merasa seperti dikejar-kejar orang. Inilah yang membuatnya panik ketika melihat kepadatan lalu lintas dan menyerang orang-orang di sekitarnya.

Diakui Vendra, sebelumnya pelaku pernah berurusan dengan pihak berwajib. Namun ia pun belum mengetahui secara pasti terkait kasus apa. “Sebelumnya pelaku pernah ditahan di Polsek Samarinda Ilir, namun untuk mengetahui lebih jelas, bisa ditanyakan langsung kepada petugas di sana,” kata dia.

Baca Juga:  Video Mesum Mesti Diusut

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Samarinda, Ridwan Tassa, memiliki pendapat yang berbeda tentang kondisi kejiwaan pelaku. Ia menuturkan bahwa pelaku pembunuhan PNS golongan IIIB itu sebenarnya tidak gila, melainkan hanya mengalami stres.

Hal itu ia ketahui setelah mengirim petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk memverifikasi data pelaku yang ditenggarai mengalami gangguan jiwa tersebut.

“Kebetulan saat kejadian itu, saya juga berada di sekitar tempat kejadian. Saya langsung memanggil petugas TKSK. Dari hasil verifikasi itu, dikatakan dia tidak gila. Hanya mengalami stres karena sebelumnya dituduh mencuri,” tutur Ridwan saat disambangi awak media di kantornya di Jalan Dahlia.

Ia juga meyakinkan, bahwa pelaku sudah sadar dan merasa menyesal akan apa yang telah ia perbuat. Apalagi setelah mengetahui korban yang ia renggut nyawanya juga memiliki istri dan anak.

Baca Juga:  Waspadai Rentenir Berkedok Koperasi 

Berkeliarannya Saripuddin dengan palu di tangannya diketahui karena ia bekerja sebagai tukang bangunan yang berlokasi di depan kantor korban. Oleh karena itulah, ia memukuli orang di sekitarnya menggunakan alat bangunan itu.

“Makanya kami anggap dia tidak gila. Hanya saja pada saat itu jiwanya sedang labil dan panik melihat keramaian lalu lintas di kawasan itu. Jadi, kasus ini harusnya diserahkan kepada Dinas Kesehatan untuk memeriksa kembali kejiwaanya,” ujarnya. (*/dev)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Metro Samarindaorang gilapembunuhan sadisPNS
Share4TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pengedar Narkoba Lintas Provinsi Dibekuk 

Next Post

Dewan Minta Pemprov Tegas 

Related Posts

Tiga Tambahan Gaji PNS Resmi Berlaku Mulai Agustus 2025, Ini Rinciannya
Nasional

Perpres 79/2025 Resmi Terbit, Pemerintah Siapkan “Kado Manis” untuk PNS Selain Kenaikan Gaji

20 November 2025, 15:30
Belum Ada Payung Hukum, Pendaftaran PPPK Tertunda
Kaltim

Pengumuman untuk PNS di Lingkungan Pemprov Kaltim, Jadwal Terbaru Lima Hari Kerja Selama Ramadan

26 Februari 2025, 16:30
Balita di Berau Tewas Dibunuh Ayah Kandung
Kaltim

Balita di Berau Tewas Dibunuh Ayah Kandung

11 Juli 2024, 15:49
Tunggu Keputusan Sanksi, PNS Narkoba di Disdamkartan Masih Masuk Kerja
Bontang

Tunggu Keputusan Sanksi, PNS Narkoba di Disdamkartan Masih Masuk Kerja

22 Mei 2023, 11:03
Dua PNS Disdamkartan Positif Konsumsi Sabu, Jalani Asesmen di BNNK
Bontang

Dua PNS Disdamkartan Positif Konsumsi Sabu, Jalani Asesmen di BNNK

16 Mei 2023, 12:08
Ratusan PNS dan PPPK yang Baru Dilantik, Diminta Taat Aturan
Bontang

Ratusan PNS dan PPPK yang Baru Dilantik, Diminta Taat Aturan

11 Mei 2023, 09:53

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.