• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Dewan Minta Pemprov Tegas 

by BontangPost
18 Juli 2018, 11:33
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Siti Qomariah(DOK/METRO SAMARINDA)

Siti Qomariah(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

KEMATIAN seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim Muhammad Riharza (38) di tangan Sarifuddin (52) mendapat reaksi keras dari publik Kaltim. Pasalnya, pelaku diduga mengidap penyakit stres atau gila. Salah satu reaksi dan kritik datang dari anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Siti Qomariah.

Meski begitu, Qomariah meminta agar membuktikan kebenaran kondisi kejiwaan pelaku. Sebab hingga kini Kepolisian Resort (Polres) Samarinda belum mengumumkan dan memastikan kondisi kejiwaan pelaku.

Menurutnya, pembunuhan tersebut bisa terjadi karena motif lain. Misalnya tekanan kerja, keluarga, dan hubungan yang kurang harmonis dengan korban. Atas dasar itu, praduga diperlukan sebelum kasus tersebut diungkap aparat kepolisian.

Baca Juga:  DPRD Bidik Perusda ‘Ompong’

Namun jika benar pelaku mengidap stres dan sakit jiwa, Pemprov Kaltim diminta untuk menelusurinya. Salah satunya mengamankan orang gila yang masih berkeliaran di Kaltim.

“Artinya kita ini kan pengen rasa aman. Kalau kayak gitu, sama saja tidak aman lagi. Nah ini juga susah dideteksi. Maka harus dilakukan penelitian dan pendalaman kasus,” ujarnya, Selasa (17/7) kemarin.

Semakin maraknya orang gila yang berkeliaran membuat rasa aman masyarakat tergerus. Hal itu, kata dia, diperlukan langkah cepat agar tidak timbul korban baru.

Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu berpendapat, jika pelaku yang mengidap penyakit stres, perlu terlebih dulu dilakukan pendalaman kepada keluarga dekatnya. Karena bisa saja kondisi keluarga membuat pelaku tidak dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Sehingga dengan bebas berkeliaran.

Baca Juga:  Punya Utang Tiga Raperda, Perda PAD Jadi Prioritas DPRD di 2017 

“Makanya harus ada kerja sama dan sinergi antara masyarakat dan pemerintah. Karena bisa jadi masyarakat tidak tahu gimana caranya memasukkan anggota keluarganya di RSJ,” tuturnya.

Diketahui Muhammad Riharza meninggal dunia setelah dihantam palu oleh pria tidak dikenal. Kejadian tersebut berlangsung pukul 15.35 Wita di Jalan Pelita-Jalan Kemakmuran Samarinda.

Korban dipalu oleh pelaku di lokasi yang tidak jauh dari kontornya di Disnakertrans Kaltim di Jalan Kemakmuran. Riharza meninggal setelah mendapat pukulan berkali-kali oleh pelaku yang menggunakan palu.

Bahkan karena pukulan tersebut, helm korban pecah. Setidaknya terdapat empat kali pelaku menghantam korban menggunakan palu. Sehingga korban terkapar di jalan raya.

Pada saat kejadian tersebut, terdapat seorang anggota kepolisian yang sedang melintas. Melihat aksi pemukulan tersebut, anggota Polres Samarinda tersebut langsung melepaskan tembakan.

Baca Juga:  Pegawai Dilarang Pakai Tabung 'Melon' 

Namun pelaku berusaha menyerang aparat tersebut. Sehingga aparat itu melepaskan tembakan. Karenanya, Sarifuddin berhasil dilumpuhkan karena terkena timah panas.

Kapolres Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto mengaku, pelepasan timah panah tersebut sudah sesuai prosedur. Pasalnya pelaku berusaha menyerang anggota kepolisian yang berupaya menyelamatkan korban.

“Kalau tidak ada anggota kami, bisa jadi pelaku diamuk massa. Waktu kejadian hampir mau dipukul sama warga. Waktu itu anggota kami sedang bertugas di sana,” bebernya. (*/um)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprdorang gilapembunuhan sadisPNS
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kepolisian Tunggu Hasil Pemeriksaan Kejiwaan Tersangka Pembunuhan PNS Disnakertrans

Next Post

Kawasan Citra Niaga Mulai Dipermak 

Related Posts

Tiga Tambahan Gaji PNS Resmi Berlaku Mulai Agustus 2025, Ini Rinciannya
Nasional

Perpres 79/2025 Resmi Terbit, Pemerintah Siapkan “Kado Manis” untuk PNS Selain Kenaikan Gaji

20 November 2025, 15:30
Belum Ada Payung Hukum, Pendaftaran PPPK Tertunda
Kaltim

Pengumuman untuk PNS di Lingkungan Pemprov Kaltim, Jadwal Terbaru Lima Hari Kerja Selama Ramadan

26 Februari 2025, 16:30
Balita di Berau Tewas Dibunuh Ayah Kandung
Kaltim

Balita di Berau Tewas Dibunuh Ayah Kandung

11 Juli 2024, 15:49
Tunggu Keputusan Sanksi, PNS Narkoba di Disdamkartan Masih Masuk Kerja
Bontang

Tunggu Keputusan Sanksi, PNS Narkoba di Disdamkartan Masih Masuk Kerja

22 Mei 2023, 11:03
Dua PNS Disdamkartan Positif Konsumsi Sabu, Jalani Asesmen di BNNK
Bontang

Dua PNS Disdamkartan Positif Konsumsi Sabu, Jalani Asesmen di BNNK

16 Mei 2023, 12:08
Ratusan PNS dan PPPK yang Baru Dilantik, Diminta Taat Aturan
Bontang

Ratusan PNS dan PPPK yang Baru Dilantik, Diminta Taat Aturan

11 Mei 2023, 09:53

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.