• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pinsar Akui Stok Ayam Dikurangi 

by BontangPost
31 Juli 2018, 11:31
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
LANGKA: Sepekan terakhir harga daging ayam meroket naik.(DEVI/METRO SAMARINDA)

LANGKA: Sepekan terakhir harga daging ayam meroket naik.(DEVI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Kelangkaan daging ayam di sejumlah pasar dalam sepekan terakhir diakui Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Samarinda sebagai akibat pengurangan stok bibit ayam dari distributor.

Hal ini diungkapkan Ketua Pinsar Samarinda, Dhana Rosaeri, usai tinjauan ke beberapa pasar tradisional bersama Pemkot Samarinda, Senin (30/7) kemarin. Kendati demikian, ia meyakinkan bahwa stok daging ayam akan segera normal.

“Kami akui bahwa kemarin-kemarin stok daging ayam berkurang karena regulasi dari pusat. Di sisi lain, kebutuhan ayam di Samarinda meningkat karena adanya peningkatan harga jual batu bara. Inilah salah satu faktornya. Namun, memasuki minggu ini, stok daging ayam akan segera normal,” kata dia meyakinkan.

Baca Juga:  Isran : “KPK Gagal Cegah Korupsi”

Selain dikarenakan pasokan yang berkurang, Dhana menjelaskan, banyaknya anakan ayam yang mati karena adanya virus juga menjadi salah satu faktor pendukung. Virus yang kini menyerang bibit ayam itu adalah Inclusion Body Hepatitis (IBH).

Untuk diketahui, kebutuhan ayam di Samarinda dan sekitarnya dalam sehari bisa mencapai 65 sampai 70 ribu ekor. Sedangkan ayam yang disuplai ke pasar setiap harinya hanya berkisar 50 hingga 60 ribu ekor.

Sementara bila ada sekira delapan sampai 10 persen ayam mati diakibatkan virus, maka jumlah ketersediaan ayam tersebut akan berkurang lagi. Hal itu diakui pengurus Pinsar Samarinda, mempengaruhi pendistribusian ke daerah-daerah.

“Sedangkan stok daging ayam yang ada tidak hanya dipasok ke Samarinda, namun juga ke Bontang dan Kutai Kartanegara. Sehingga ada selisih sekira 10 ribu ekor per harinya,” tutur dia.

Baca Juga:  Belasan Asrama Mahasiswa Tak Layak Huni 

Lebih lanjut, Dhana berkata, di tengah kelangkaan daging ayam ini, seharusnya Pemkot Samarinda dapat mengambil kebijakan dengan merubah aturan pembelian daging ayam dari per ekor menjadi per kilonya. Pasalnya, jika hanya dijual per ekor pembeli tidak akan mengetahui berat sesungguhnya daging ayam tersebut.

“Hal ini dilakukan untuk mengurangi tingkat kecurangan yang  biasanya dilakukan banyak penjual ayam. Karena pembeli tidak mengetaui secara pasti berapa berat ayam itu. Yang menjadi patokan hanya jika dagingnya agak kecil, maka harganya murah. Jika agak besar maka harganya mahal,” usulnya. (*/dev)

Tags: Metro SamarindaStok Ayam
Share3TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

WADUH!!! Dinding Flyover Air Hitam Retak, Warga Khawatir Roboh 

Next Post

PGRI Soroti Kesejahteraan Guru Honorer

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.