Hari Raya Idulfitri yang identik tradisi halalbihalal selalu dimanfaatkan untuk bersilaturahmi. Tak terkecuali yang dilakukan Paguyuban Sukowati Sragen Bontang (PSSB), dengan menggelar halalbihalal dan silaturahmi warga Sragen di Kota Bontang pada Minggu (5/8).
Bertempat di Danau PC 6 Pupuk Kaltim, kegiatan ini dihadiri para pengurus PSSB meliputi Ketua PSSB Suparno, Wakil Ketua Sumardi Syawal, Sekretaris H Harsono, Bendahara I Suhartati, Bendahara II Ninik Wartini, serta Dewan Penasehat yang terdiri H Suwarno, Adi Partono, H Giyanto, dan H Rustam HS. Turut hadir dalam halalbihalal ini perwakilan Ketua DPD Ikapakarti Bontang bersama pengurus yang dipimpin Sutrisno.
Halalbihalal diikuti ratusan warga Sragen yang mengadu nasib ke Bontang, yang tergabung dalam PSSB. Keluarga besar warga Sragen menjadikan kesempatan ini sebagai ajang silaturahmi dengan para anggota paguyuban yang bernaung di bawah Ketua DPD Ikapakarti Kota Bontang yang di pimpin Dasuki.
Selain untuk merekatkan hubungan selama tinggal di daerah lain yang jauh dari tempat tinggal kelahirannya, keberadaan paguyuban juga bermanfaat untuk saling berbagi dan bergotong royong.
“Paguyuban itu tempat member, bukan mencari. Masuklah ke paguyuban kalau niatnya memberi. Bersatu mari meningkatkan persatuan dan kerukunan dan gotong royong di antara kita sehingga bisa meringankan beban mereka,” demikian diungkapkan Ketua PSSB Suparno dalam sambutannya.
Ketua Panitia Pelaksana Joko Isnoto menyampaikan, acara seperti ini menjadi salah satu wujud kecintaan terhadap tanah kelahiran. “Kesadaran atas kecintaan terhadap daerahnya tidak pernah luntur dan pudar. Bekerjalah di mana pun, tetapi tetaplah hadir terhadap kecintaan terhadap tanah yang kita cintai Sragen, Jawa Tengah, dan tanah negeri yang kita cintai Republik Indonesia,” ujar pria yang karib disapa Song itu.
Sementara itu Wakil Ketua PSSB Sumardi Syawal menambahkan, semangat tersebut menurut dia dapat dijadikan modal melakukan kegiatan pembangunan. Dengan menanamkan persatuan menjadi tujuan yang satu yakni membangun Kota Bontang.
“Hadirlah menjadi sahabat kami, hadirlah menjadi saudara kita. Hadirlah menjadi kawan atau sahabat sejati. Maka hadir dengan menjadi kawan atau sahabat ingatkanlah kami jika ada yang kurang di antara kami. Sahabat hadir untuk saling mengingatkan,” tutur Sumardi. (dar/adv)
















