• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 

by BontangPost
11 Agustus 2018, 11:33
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
FOTO WAJAH: Meiliana(DOK/METRO SAMARINDA)

FOTO WAJAH: Meiliana(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

“Saya kira usulan atau masukan mencarikan lapangan pengganti Kinibalu cukup bagus. Pemprov masih ada banyak aset yang bisa disediakan untuk itu. Bila perlu nanti akan kami carikan lokasi yang berada di sekitar Kampung Jawa dan Bugis.” Meiliana, Pj Sekprov Kaltim

SAMARINDA – Pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda sampai saat ini masih menuai pro dan kontra dari masyarakat. Akibatnya, pelaksanaan pembangunan masjid itu belum sepenuhnya bisa dikerjakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Dalam jumpa persnya, Jumat (10/8) kemarin, Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim, Meiliana mengakui, pembangunan masjid di lapangan Kinibalu memang masih menuai pro dan kontra. Hal itu dikarenakan masih adanya beberapa ketua Rukun Tetangga (RT) yang menolak proyek tersebut.

Meski begitu, Meiliana meyakinkan, pembangunan masjid bernilai Rp 81.853.936.000 telah memenuhi prosedur. Salah satunya sudah mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) yang belakangan disebut tidak dimiliki Pemprov Kaltim.

Baca Juga:  Terkait Penolakan Pembangunan Masjid AN NUR, Klaim Perluasan Sesuai Aturan 

“Lahan masjid itu bersertifikat. Hak guna pakai untuk pemprov juga ada. Sertifikatnya itu ada di BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Red.). Memang, dari 40 RT di Kelurahan Jawa, masih ada 4 RT yang menolak. Tapi setiap hari kami memberikan pengertian,” kata Meiliana.

Selain itu, Meiliana menyebutkan, seperti lurah dan camat setempat telah memberikan persetujuan atas pelaksanaan pembangunan masjid. Karenanya, tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan proyek yang dibangun di atas lahan seluas 16.261 meter persegi itu.

“Pemprov sudah pernah mengajukan IMB dan IMB-nya sudah ada dengan nomor 693/DPMPTSP-KS/IMB/C/4/2018. Nomor registernya juga sudah ada,” ungkapnya.

Diakui, sejauh ini pembangunan masjid belum mendapatkan rekomendasi atau persetujuan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Walau begitu, pemprov akan terus membangun komunikasi dengan jajaran FKUB maupun dengan semua pihak terkait.

Karena dia tidak ingin pembangunan masjid yang direncanakan memiliki tiga lantai utama dengan luas mencapai 6.514 meter persegi itu menjadi konflik di masyarakat. “Jangan sampai masalah masjid ini menjadi konflik di masyarakat. Itu yang penting,” ujarnya.

Baca Juga:  Angka ODHA Samarinda Masih Tinggi 

Dia menerangkan, tujuan pembangunan masjid oleh gubernur pada dasarnya untuk mengganti Masjid Al Mu’min yang berada di Kompleks Lamin Etam Kantor Pemprov Kaltim. Pasalnya, kapasitas Masjid Al Mu’min dinilai sudah tidak representatif untuk menampung jemaah masjid.

“Gubernur menagaskan pembangunan masjid tetap dilanjutkan. Tidak boleh berhenti. Karena sudah ada persetujuan DPRD. Dananya sudah ada,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Meiliana turut meminta saran dan masukan awak jurnalis. Setidaknya ada dua saran yang diberikan awak media. Pertama, menyarankan pemprov membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dalam waktu segera.

Lewat pertemuan itu diharapkan ada solusi untuk menyelesaikan permasalahan pembangunan masjid yang direncanakan memiliki kapasitas 3.500 jemaah tersebut. Saran kedua yang diberikan awak media, yakni mengusulkan adanya lapangan baru untuk menggantikan lapangan Kinibalu.

Untuk saran yang kedua ini, Meiliana mengaku cukup terbuka menerimanya. Menurut dia, saran tersebut bisa jadi alternatif untuk menengahi sengkarut pembangunan masjid di Kinibalu. Pasalnya, salah satu alasan di balik penolakan masyarakat, karena masyarakat tidak ingin kehilangan lapangan Kinibalu.

Baca Juga:  Menggali Ekonomi Alternatif, Membangun Kaltim 2030 Tanpa Pertambangan (3-habis)

Apalagi selama ini, lapangan Kinibalu adalah lapangan bersejarah dan menjadi salah satu sarana olahraga bagi anak muda di Kelurahan Jawa dan Kelurahan Bugis. Di sisi lain, lapangan itu menjadi salah satu ruang terbuka hijau yang dimiliki masyarakat.

“Saya kira usulan atau masukan mencarikan lapangan pengganti Kinibalu cukup bagus. Pemprov masih ada banyak aset yang bisa disediakan untuk itu. Bila perlu nanti akan kami carikan lokasi yang berada di sekitar Kampung Jawa dan Bugis,” tuturnya.

Namun demikian, berbagai usulan tersebut akan dirapatkan terlebih dahulu di internal Pemprov Kaltim. Sehingga semua keputusan dan kebijakan yang nanti diambil tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.  “Nanti akan kami bahas lagi secara khusus,” tandasnya. (drh)

Tags: Metro SamarindaPolemik Masjid Kinibalu
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sawit Penyumbang Ketiga PDRB Kaltim 

Next Post

Keberadaan THM Minta Dikaji Ulang

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.