• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Perdesaan Jadi Lumbung Kemiskinan 

by BontangPost
28 Agustus 2018, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Achmad Zaini(DOK/METRO SAMARINDA)

Achmad Zaini(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

 “Jumlah penduduk miskin di daerah perdesaan lebih banyak dibanding di daerah perkotaan. Jumlah penduduk miskin di perkotaan mengalami penurunan. Sedangkan daerah perdesaan, penduduk miskinnya meningkat”. Achmad Zaini (Kepala TU BPS Kaltim)

SAMARINDA – Meski dikenal sebagai daerah yang kaya sumber daya alam seperti batu bara, minyak, dan gas, bukan berarti masyarakat Kaltim terlepas dari kemiskinan. Hingga 2018 terdapat ratusan ribu penduduk yang tergolong hidup di bawah garis kemiskinan.

Kepala Tata Usaha (TU) Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Achmad Zaini menuturkan, berdasarkan data yang dihimpun lembaga tersebut, pada 2018 terdapat penduduk miskin sebanyak 218,90 ribu atau 6,03 persen dari seluruh penduduk.

Jika dibandingkan dengan 2017 lalu, angka kemiskinan di Kaltim mengalami penurunan dari segi persentase. Penurunannya mencapai 0,05 persen. Namun secara absolut, penduduk miskin bertambah 0,23 ribu orang.

Baca Juga:  Pemilu Meksiko Lebih Maju

“Jumlah penduduk miskin di daerah perdesaan lebih banyak dibanding di daerah perkotaan. Jumlah penduduk miskin di perkotaan mengalami penurunan. Sedangkan daerah perdesaan, penduduk miskinnya meningkat,” kata Zaini belum lama ini.

Dia menyebut, pada kurun waktu September 2017 hingga Maret 2018, penduduk miskin di daerah perkotaan turun sebanyak 1,94 ribu orang atau 0,13 persen. Tahun lalu jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan sebanyak 102,39 ribu orang. Kemudian menurun di angka 100,45 ribu orang pada triwulan pertama 2018.

Sedangkan di wilayah perdesaan, penduduk miskin naik sebanyak 2,16 ribu orang atau 0,09 persen. Pada 2017, tercatat masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan sebanyak 116,28 ribu orang.

Baca Juga:  Banyak Calon Guru Ogah Pulang Kampung 

Kemudian pada 2018 meningkat sebanyak 118,44 ribu orang. “Persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada Maret 2018 dan September 2017 masing-masing sebesar 9,84 persen dan 9,74 persen,” bebernya.

Di daerah perkotaan, persentase kemiskinan pada 2017 sebanyak 4,27 persen. Menurun pada 2018 menjadi 4,14 persen. “Besar atau kecilnya jumlah penduduk miskin ini sangat dipengaruhi oleh garis kemiskinan. Karena penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita setiap bulan,” sebutnya.

Kata Zaini, garis kemiskinan rata-rata pada September 2017 hingga Maret 2018 naik 2,28 persen. Tahun lalu dipatok sebesar Rp 261.868 per kapita per bulan. Kemudian meningkat sebesar Rp 574.704 per kapita di tahun 2018.

Baca Juga:  Berkarya Sambil Kuliah, Dari Restoran hingga Pemasaran

Garis kemiskinan tersebut, lanjut dia, diukur dari komponen makanan dan nonmakanan. Komoditas makanan memiliki andil terbesar dibanding makanan dalam membentuk garis kemiskinan di Kaltim.

“Garis kemiskinan di daerah perkotaan sebesar Rp 576.265 per kapita per bulan. Sedangkan di daerah perdesaan sebesar Rp 570.012,” jelasnya.

Adapun komoditas terbesar penyumbang garis kemiskinan nonmakanan di perkotaan dan perdesaan antara lain perumahan, listrik, bensin, dan pendidikan. “Sumbangan pembentuk garis kemiskinan nonmakanan terbesar tercatat pada perumahan. Di perkotaan sebesar 37,66 persen dan perkotaan sebesar 42,06 persen,” tutupnya. (*/um)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kemiskinanMetro SamarindaPedesaan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Terkait Penerimaan CPNS, BKD Tunggu Rekomendasi Kementerian 

Next Post

Indikasi Mark Up Bisa Diungkap 

Related Posts

Tingkat Kemiskinan Kaltim Turun
Kaltim

Tingkat Kemiskinan Kaltim Turun

21 Maret 2019, 17:30
21 Tahun di Kursi Roda, Tiyong Benar-benar Menderita
Feature

21 Tahun di Kursi Roda, Tiyong Benar-benar Menderita

19 Januari 2019, 14:00
Ini Penyumbang Kemiskinan Terbesar di Kaltim
Kaltim

Ini Penyumbang Kemiskinan Terbesar di Kaltim

16 Januari 2019, 10:20
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.