• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Bangun Kekompakan Warga, RT Tarik Iuran Kematian

by BontangPost
6 September 2018, 11:03
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Musibah berupa kematian salah satu anggota keluarga merupakan hal yang tidak diinginkan, namun pasti akan terjadi. Selain meninggalkan rasa duka yang mendalam untuk keluarga yang ditinggalkan, juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Biaya tersebut antara lain untuk membeli peralatan perawatan jenazah seperti kain kafan, bunga, tikar, pewangi, perlengkapan pemandian jenazah, dan biaya untuk pemakaman yang meliputi sewa ambulans, gali kubur, dan bayar areal pemakaman.

Hal itu menjadi alasan Ketua RT 09 Gang Antasari, Sangatta Utara, Sirajang untuk memberlakukan penarikan iuran rutin bulanan, sebagai bentuk santunan kematian bagi warganya.

Ia mengatakan, hal itu telah berlangsung selama 11 tahun dan dianggap berhasil meringankan beban keluarga duka. Sehingga warga tidak perlu repot atau memusingkan segala biaya kematian, semuanya telah ditanggung dan dibayarkan dengan iuran yang terkumpul.

Baca Juga:  Pergi Menjaring, Pulang Jadi Mayat

“Warga hanya perlu membayar sekira Rp 5000 perbulannya, kalau ada yang meninggal, kami langsung gotong royong membelikan segala peralatan kebutuhan mayat,” ujarnya saat diwawancarai di kediamannya belum lama ini.

Dijelaskan, adanya iuran tersebut, dialokasikan untuk membantu keluarga yang sedang berduka. Selain itu dapat menciptakan sifat kepedulian dalam bertetangga juga membangun kekompakan, karena bisa berkumpul untuk saling menolong.

“Nantinya, setiap keluarga duka akan kami beri santunan Rp 1,5 juta per plafon atau saat kejadian,” ungkapnya.

Namun Sirajang menyayangkan adanya sejumlah warga yang kerap bersikap acuh. Hal itu sering terjadi pada warga yang tidak menetap atau sekadar mengontrak rumah di kawasan itu.

Baca Juga:  Pemkab Hentikan Sementara Proyek Non Prioritas, Kontraktor Terancam Resah 

“Ini kadang sulit, tapi saya tetap beri pengertian. Karena yang namanya musibah siapa yang mau. Baik pendatang atau menetap, bisa saja sewaktu-waktu mengalami ini,” tandasnya.

Ia berharap adanya kebijakan ini bisa dimengerti oleh warganya. Setidaknya tetap membayarkan iuran yang tidak begitu besar, namun berarti bagi warga yang berduka. Hal ini dilakukan untuk seluruh warga yang terdiri dari 170 KK itu.

“Warga saya banyak, kadang yang tidak bayar iuran malah datang ke saya waktu mengalami musibah. Yang begini sering sekali terjadi,” katanya. (*/la)

Tags: Iuran KematianSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bukan Mengusir, Hanya Diminta Pindah

Next Post

Meski Ditekan, Pejabat Masih Bandel 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.