• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pengusaha: Bangunan Sarang Walet Berjumlah 2800

by BontangPost
21 September 2018, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
POTENSI PAD: Salah satu bangunan sarang walet yang berdiri di Jalan APT. Pranoto.(Dhedy /Sangatta Post)

POTENSI PAD: Salah satu bangunan sarang walet yang berdiri di Jalan APT. Pranoto.(Dhedy /Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Pemkab Kutim dan pengusaha berbeda data terkait jumlah bangunan sarang walet di Kutim. Pemkab Kutim sebelumnya menyebutkan sebanyak 600 bangunan, sedangkan pengusaha jauh berlipat dari jumlah tersebut.  Yakni 2.800 bangunan.

Salah Satu Pengusaha Sarang Burung Walet Kenamaan di Kutim, Hendra Kusnawan mengatakan, jumlah ini menyebar di Kutim. Terdapat di 18 kecamatan.

“Dari data asosiasi pengusaha burung walet Kutim, terdapat lebih dari 2.800 bangunan,” katanya.

Pemkab diminta lebih aktif lagi melakukan pendataan bangunan sarang walet di Kutim. Sebab, jumlahnya terbilang banyak. Bukan hanya 600 bangunan saja. Jika melihat data asosiasi, maka potensi PAD jauh lebih besar.

Selain itu, dirinya pun meminta kepada pemerintah untuk memberikan izin kepada semua pengusaha. Dalam hal ini Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Karena setahunya, hampir semua bangunan tak memiliki IMB.

Baca Juga:  Sawit  'Geser' Lahan Pertanian 

“Itu semua sebagian besar belum punya IMB,” kata Hendra, saat ditemui belum lama ini.

Pihaknya dapat saja memberikan setoran sesuai dengan yang diharapkan pemerintah. Lagi-lagi, kerjasama antar keduanya wajib sejalan. IMB diberikan, setoran jalan.

“Karena IMB belum jalan, hal itulah salah satu memicu pengusaha tak aktif membayar hasil dari sarang,” katanya.

Meskipun begitu, dirinya yang mengaku taat membayar hasil panen sarang tersebut, tetap bersyukur meskipun apa yang dilakukan pemerintah belum maksimal.

“Artinya, pemkab harus lebih meningkatkan lagi sosialisasi kepada pengusaha, dan memberi fasilitas usaha yaitu IMB. Itu akan ada timbal balik terus-menerus yang baik bila saling melengkapi dengan baik,” kata Hendra.

Baca Juga:  23 Kades Siap Menghadap 3 Menteri

Untuk diketahui, dari data juru pungut di desa yang ditangani Bapenda Kutim, saat ini jumlah sarang burung walet rumahan di Kutim sekira 600 bangunan. Target PAD kategori sarang walet berkisar sekira Rp 10 juta, dan sempat mencapai Rp 24 juta pada 2017. Padahal, potensi pajak sarang burung walet diprediksi oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencapai Rp 100 juta.

Data terakhir pada Agustus menyebut, penerimaan PAD dari seluruh objek pajak di Kutim mencapai 101 persen, dari target pajak 2018 sebesar Rp 32,9 miliar. Sedangkan realisasi penerimaan PAD Kutim pada 2017 over target hingga mencapai 335 persen dari targetnya Rp 94 miliar, meski memang belum mampu memberikan efek besar pada permasalahan keuangan Kutim.(dy)

Baca Juga:  Pilkades di 34 Desa Batal
Tags: PADSangatta PostSarang Walet
Share1TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Buaya Selangkau Meloloskan Diri

Next Post

Formasi CPNS Lulusan SMA Dihapuskan

Related Posts

Target PAD Bontang Tahun Ini Turun Rp 3 Miliar
Bontang

Target PAD Bontang Tahun Ini Turun Rp 3 Miliar

13 Juli 2023, 14:22
Tahun Ini PAD Bontang Lampaui Target
Bontang

Tahun Ini PAD Bontang Lampaui Target

27 Desember 2022, 14:08
Masih Ada Rp 41 Miliar Tunggakan Pajak di Bontang
Bontang

Proyeksi di APBD Perubahan, PAD Naik Rp 31 Miliar

27 Juli 2022, 17:00
Belasan Tahun Plasa Taman Tak Setor Retribusi, Pemkot Bontang Berpotensi Merugi Miliaran
Bontang

Belasan Tahun Plasa Taman Tak Setor Retribusi, Pemkot Bontang Berpotensi Merugi Miliaran

29 April 2022, 11:00
Mulai Tahun Ini, Plaza Taman Bontang Sumbang PAD Rp 250 Juta ke Kas Daerah
Bontang

Mulai Tahun Ini, Plaza Taman Bontang Sumbang PAD Rp 250 Juta ke Kas Daerah

28 Maret 2022, 14:57
Genjot PAD, Ketua RT Bakal Dilibatkan sebagai Agen Pajak
Bontang

Genjot PAD, Ketua RT Bakal Dilibatkan sebagai Agen Pajak

25 Januari 2022, 12:28

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.