• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pendapatan Daerah Capai Rp 2,89 Triliun

by BontangPost
10 Oktober 2018, 11:03
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
PENYAMPAIAN: Bupati Ismunandar didampingi Wabup Kasmidi Bulang mewakili Pemkab Kutim menyampaikan Nota Pengantar RAPBD TA 2019 pada Rapat Paripurna DPRD Kutim, Senin (8/10).(Dhedy /Sangatta Post)

PENYAMPAIAN: Bupati Ismunandar didampingi Wabup Kasmidi Bulang mewakili Pemkab Kutim menyampaikan Nota Pengantar RAPBD TA 2019 pada Rapat Paripurna DPRD Kutim, Senin (8/10).(Dhedy /Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Struktur anggaran pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran (TA) 2019 adalah Pendapatan Daerah mencapai Rp 2,89 triliun. Demikian disampaikan Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar dalam Rapat Paripurna XXXI, Senin (8/10).

Dijelaskan Ismunandar, angka tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 116,58 miliar, Dana Perimbangan sebesar Rp 2,04 triliun, dan pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp 732,53 miliar. Kata dia, belanja daerah yang disusun harus menjadi stimulus perekonomian daerah serta harus memperhatikan kemampuan keuangan daerah.

Dalam nota RAPBD TA 2019, Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp 2,94 triliun. Terdiri dari Belanja Tidak Langsung (BTL) direncanakan sebesar Rp 1,3 triliun. Terbagi atas belanja pegawai, belanja subsidi, hibah, bantuan sosial, dan belanja bantuan keuangan kepada pemerintah desa.

Baca Juga:  Pengurus IKA Kehutanan Dilantik

Selanjutnya Belanja Langsung (BL) direncanakan sebesar Rp 1,63 triliun. Terbagi atas belanja pegawai, belanja barang, dan jasa serta belanja modal yang diarahkan untuk belanja organisasi perangkat daerah (OPD). Kemudian infrastruktur tahun jamak, pemenuhan kepada pihak ketiga, pembayaran gaji TK2D, dan pembebasan lahan.

Komponen ketiga adalah pembiayaan daerah. Ismunandar menyebut, ini merupakan konsekuensi penerapan sistem surplus/defisit anggaran.

Dalam RAPBD TA 2019, pembiayaan direncanakan sebesar Rp 350 miliar. Selain realisasi pembiayaan yang tercatat di tahun berikutnya (2019) sebesar Rp 200 miliar, pelunasan pokok pinjaman sebesar Rp 150 milliar harus dilunasi oleh pemerintah.

Selain itu dalam struktur anggaran terjadi defisit sebesar Rp 50 miliar. Hal ini terjadi karena pendapatan daerah sebesar Rp 2,89 triliun. Sedangkan pada pos belanja daerah sebesar Rp 2,94 trilyun. Hal ini harus diseimbangkan dengan skema pembiayaan daerah melalui pinjaman.

Baca Juga:  Tak Ada Laporan Satupun Terkait Dampak Negatif Vaksin Campak dan Rubella (MR) di Kutim

Dalam kesempatan tersebut Ismunandar menegaskan, dalam penetapan APBD harus berpedoman pada perundang-undangan yang berlaku. Kepada OPD, Ismu menginstruksikan agar menggunakan anggaran berdasarkan RKP Daerah yang bersifat “top priority” serta menganut prinsip “money follow program”.

Ismu juga meminta dukungan penuh legislatif kepada pemerintah dalam menciptakan sinergitas diantara kedua lembaga. “Sehingga pembangunan bisa berjalan fokus dan tuntas,” katanya.

Sebelumnya, dilakukan penandatanganan  Kebijakan Umum Anggaran dan Program Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) pada pertengahan Agustus lalu.

Pada kesempatan itu, Bupati Ismunandar didampingi Wakil Bupati Kasmidi Bulang mewakili Pemkab Kutim, menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2019 dalam Rapat Paripurna ke-31 di ruang Sidang Utama DPRD Kutim.

Baca Juga:  Tiga Fokus Prioritas On The Track, Infrastruktur, Listrik, dan Air Bersih

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Mahyunadi, dihadiri 21 anggota DPRD. Pejabat lingkup Pemkab dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD).

Sebelum penyampaian Nota Pengantar  RAPBD 2019 ini,  telah dilakukan pembahasan KUA-PPAS secara bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD Kutim. Dalam rapat tersebut ditetapkan RAPBD sebesar Rp 2,89 triliun.

Di dalam Nota Pengantar RAPBD TA 2019, sejalan dengan tema pembangunan nasional yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019. Yakni pemerataan pembangunan untuk pertumbuhan berkualitas dan tema RKPD Daerah Provinsi Kaltim 2019. Yaitu memperkuat daya saing investasi untuk mempercepat  hilirisasi industri.

“Dengan melihat kondisi sekarang ini, permasalahan yang dihadapi serta potensi wilayah yang dimiliki, maka Kutim menetapkan tema pembangunan yakni pemantapan produksi pangan dan komoditas unggulan,” jelas Ismunandar. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pendapatan DaerahSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gempa Susulan Bikin Relawan Panik 

Next Post

Korban Bencana Minta Bantuan PMI Kutim

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.