• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Tak Ada Laporan Satupun Terkait Dampak Negatif Vaksin Campak dan Rubella (MR) di Kutim

by BontangPost
21 September 2018, 11:02
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
PELAJAR DIVAKSIN: Para pelajar sekolah saat melakukan vaksin MR beberapa waktu lalu.(Dok Sangatta Post)

PELAJAR DIVAKSIN: Para pelajar sekolah saat melakukan vaksin MR beberapa waktu lalu.(Dok Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Sampai saat ini di Kutim, belum ada satupun laporan terkait warga yang terkena dampak negatif vaksin campak dan rubella (MR). Artinya, vaksin MR terbilang aman. Adapun kabar yang menyatakan dapat menyebabkan autis, lumpuh, ataupun meninggal dunia, dapat  dipastikan tak berdasar alias hoaks.

Paling maksimal ialah demam. Namun, hal ini merupakan hal yang wajar. Itu merupakan efek dari suntik vaksin tersebut.

“Kalaupun ada, hanya kebetulan saja. Bertepatan dengan penyakit yang dideritanya,” ujar Kadiskes Bahrani Hasanal.

Adanya kemungkinan salah suntik, dirinya pun menepis hal itu. Sebab, semua tenaga kesehatan yang bertugas sudah dibekali pelatihan. Terbilang profesional.

“Jadi kami tegaskan, tidak ada laporan sampai saat ini. Tenaga kami yang kerja juga sudah dilatih semua. Sehingga semua aman,” katanya.

Baca Juga:  AJKT Kembali Berkurban

Sebenarnya kata dia, warga Kutim tak mempersoalkan dampak yang dihasilkan oleh vaksin MR, melainkan masalah keyakinan.

Masalah keyakinan inilah yang membuat sebagian warga enggan vaksin MR. Memang diketahui, vaksin ini haram. Akan tetapi, MUI sudah mengeluarkan fatwa mubah. Melihat, faktor kedaruratan.

“Ya masalah halal haram saja. Kalau masalah dampaknya, tidak ada laporan kepada kami. Karena memang, vaksin ini aman,” katanya.

Meskipun begitu lanjut dia, pro kontra tersebut tak mengurangi semangat diskes untuk melakukan vaksin massal. Bagi mereka yang menolak tak dipermasalahkan.

“Kami terus melayani sekolah yang ingin vaksin. Terus disosialisasikan. Seperti Muara Wahau sudah 90 persen. Sedangkan kecamatan lainnya masih rata-rata 50 persen,” katanya.

Baca Juga:  Nekat Bakar Lahan Langsung, 'Disikat' 

Jika dirangkum secara keseluruhan di Kutim, vaksin MR sudah mencapai 60 persen. Dirinya yakin dapat menembus 95 persen.

“Jika hal ini tercukupi, maka semua warga Kutim sudah terlindungi dari MR. Seperti halnya cacar. Sekarang sudah hilang,” katanya. (dy)

Tags: Sangatta PostVaksin MR
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bawaslu Tegaskan Parpol Taat Pasang APK, Melanggar Akan di Sidang Acara Cepat

Next Post

20 Persen Warga Belum Rekam KTP El 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.