• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Puluhan Ribu Kartu GPN Akan Diluncurkan 

by BontangPost
20 Oktober 2018, 16:10
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
PERKENALKAN: Kantor BI Wilayah Kaltim memperkenalkan kartu GPN. Dalam waktu dekat, kartu yang dapat digunakan untuk pembayaran nontunai itu akan diperkenalkan secara luas pada publik Benua Etam.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

PERKENALKAN: Kantor BI Wilayah Kaltim memperkenalkan kartu GPN. Dalam waktu dekat, kartu yang dapat digunakan untuk pembayaran nontunai itu akan diperkenalkan secara luas pada publik Benua Etam.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Kantor Perwakilah Bank Indonesia (BI) Kaltim dalam waktu dekat akan menginisiasi peluncuran kartu Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Peluncuran tersebut menandai penggunaan kartu yang dapat dimanfaatkan untuk pembayaran nontunai dalam beragam transaksi.

Kepala Kantor BI Kaltim, Muhammad Nur mengatakan, pada pukul 05.30 Wita Minggu (21/10) mendatang, pihaknya akan menggandeng sejumlah bank nasional untuk mengikuti peluncuran kartu GPN tersebut.

Kata dia, terdapat puluhan ribu kartu GPN yang  akan diperkenalkan pada masyarakat Kaltim. Kartu berlogo garuda itu bentuknya tidak berbeda dengan kartu automated teller machine (ATM) atau anjungan tunai mandiri.

Sejatinya, kartu yang diperkirakan menggeser fungsi kartu Visa dan Mastercard di tingkat nasional itu telah diperkenalkan pada Mei 2018 lalu. Namun akan lebih diperluas di Kaltim hingga Desember 2018.

Baca Juga:  Mahyudin Sesalkan Tuduhan Media 

Dia menyebut, kartu GPN akan lebih menguntungkan bagi masyarakat dibandingkan kartu yang berlogo prinsipal asing seperti Visa dan Mastercard.

“Besaran MDR (merchant discount rate, Red.) juga lebih rendah. Jadi ini akan menguntungkan bagi siapa saja yang ingin melakukan transaksi nontunai,” ungkapnya, Jumat (19/10) kemarin.

Merujuk pada data nasional, MDR itu akan lebih rendah satu persen. Berbeda dengan kartu debit keluaran prinsipal internasional yang berkisar antara dua persen sampai tiga persen.

Kendati tarif administrasi dan MDR telah turun bila menggunakan kartu debit GPN, biaya transfer dan tarik tunai masih dibebankan dengan tarif lama. Hanya saja nantinya besaran biaya tersebut akan dapat berkurang seiring besarnya transaksi menggunakan kartu itu.

Baca Juga:  Diduga Terlibat Korupsi Dana Hibah, Anggota Panwaslu Diberhentikan Sementara 

Di Bank Mandiri, penurunan tarif administrasi bulanan kartu debet Bank Mandiri adalah untuk kartu debet Platinum menjadi Rp 7.500 atau turun Rp 1.000, kartu debet Gold Rp 4.500 atau turun Rp 1.000, dan debet silver Rp 2.000 atau turun Rp 500.

Lewat GPN yang digagas oleh BI ini, sinergi sistem pembayaran akan lebih maksimal dan berdampak positif pada inklusi keuangan, dan menciptakan gerakan nontunai alias cashless society di Indonesia.

Selain penurunan biaya administrasi dan MDR, kartu GPN juga dapat memberikan akses kepada nasabah untuk menggunakan alat bayar GPN antar-bank lain alias lintas sarana dan prasarana milik perbankan.

“Jadi banyak kemudahan dan keuntungan dengan menggunakan kartu GPN ini. Sejauh ini, kekurangannya hanya satu. Belum bisa digunakan untuk transaksi di luar negeri,” ucap Nur.

Baca Juga:  Harga Ayam Potong Terus Melonjak

Data yang dihimpun media ini, segala tahapan transaksi pengalihan (routing) hingga penyelesaian (settlement) lewat kartu GPN dilakukan perusahaan dalam negeri. Berbeda dengan kartu yang terkoneksi dengan prinsipal asing yang dilakukan di luar negeri.

Secara nasional, sejak Mei 2018 lalu, sudah ada 98 bank yang telah mendapat persetujuan BI untuk menerbitkan GPN tersebut. Setidaknya telah diterbitkan 400 ribu kartu GPN dan sebagian besar telah didistribusikan di seluruh wilayah di Indonesia. (*/um)

Tags: Kartu GPNMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bapenda Sebut Kenaikan Target Pajak Tidak Sesuai Data

Next Post

Pemkot Bakal Dinilai Plinplan 

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.