• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

40 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan

by BontangPost
1 Desember 2018, 17:40
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
BELUM TERSENTUH: Kondisi jalanan di wilayah Sidrap yang diakui warga tak mendapat bantuan dari Pemkot Bontang dan Kabupaten Kutim akibat sengketa tapal batas.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

BELUM TERSENTUH: Kondisi jalanan di wilayah Sidrap yang diakui warga tak mendapat bantuan dari Pemkot Bontang dan Kabupaten Kutim akibat sengketa tapal batas.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Warga yang berdomisili di wilayah Sidrap menyatakan 40 tahun sejak ditinggali, di daerahnya tak pernah mendapatkan perhatian pemerintah. Hal ini buntut ketidakjelasan status wilayah Sidrap, masuk Bontang atau Kutai Timur (Kutim).

Edy Setiawan, Ketua RT 24 Kelurahan Guntung yang masuk wilayah Sidrap mengucapkan terima kasih atas kebijakan gubernur. Karena sudah 40 tahun sejak dirinya menjadi warga Sidrap, tak pernah mendapat hak seperti warga lainnya. “Jika memang mau dimasukkan menjadi wilayah Bontang, artinya semua infrastruktur di Sidrap mulai bisa tersentuh pemerintah,” jelas Edy.

Yang paling memprihatinkan kata Edy jalanan di wilayah Sidrap tak ada yang mulus. Semua masih beralaskan tanah uruk yang akan becek ketika hujan. “Kami biasanya swadaya untuk memperbaiki akses jalan di wilayah kami. Tetapi memang tak ada perubahan yang berarti. Karena setiap hujan tetap jalanan akan becek,” paparnya.

Baca Juga:  PKH Bontang Ketambahan 856 Keluarga

Bukan hanya jalanan yang jauh dari kata layak, berbagai fasilitas umum pun sama. Mulai dari layanan kesehatan, sekolah, hingga jaminan sosial dari Kemensos yang tak bisa dinikmati masyarakat Sidrap. Belum lagi, kebutuhan pokok seperti air bersih yang tak bisa dinikmati. “Selama ini, masyarakat Sidrap ambil air dari PT Pupuk Kaltim, ada yang ngambil di RS Pupuk Kaltim,  juga Hotel Equator,” ungkap Edy.

Hak lain yang tak di dapat oleh warga Sidrap yaitu lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dibangun di luar wilayah Sidrap. “Kami juga tak ada yang mendapat bantuan beras sejahtera serta KIS, bahkan selama 5 tahun saya sebagai RT tak pernah dapat insentif,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sensus Ekonomi Dilanjutkan Agustus

Edy merincikan jumlah RT di Sidrap yakni 7 RT. Satu RT bisa memiliki ratusan KK. Tapi ada satu RT yang masuk wilayah Kutim walaupun hanya terdapat 5 KK. “Mereka ingin dapat beras murah, makanya KTP Kutim. Tapi kalau infrastruktur sama saja,” ujarnya.

Mata pencarian warga Sidrap rata-rata berkebun dan bertani. Sehingga bagi mereka mendapat bantuan beras murah sangatlah berarti. “Ada memang beberapa karyawan swasta. Makanya pernyataan gubernur kemarin menurut kami titik terang untuk Sidrap. Karena kami sangat berharap masuk Bontang, agar menjadi warna negara sejati tidak lagi di wilayah sengketa,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Forum RT Sidrap Yohanis. Pernyataan gubernur bakal disambut baik warga Sidrap. Karena sudah puluhan tahun berjuang agar Sidrap masuk Bontang. mengingat banyaknya pelayanan yang tidak dapat dinikmati warga Sidrap. “Kalau sudah masuk Bontang, diharapkan warga Sidrap tak lagi dibedakan oleh pemkot,” tukasnya. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangSidrap
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Modal Seret, Beban Target Tinggi

Next Post

Komisi I: Pemerintah Harus Segera Bergerak

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Terkait Tapal Batas Sidrap Bontang, MK Beri Waktu Sehari Kepastian Kelanjutan Pengujian Undang-Undang
Bontang

Terkait Tapal Batas Sidrap Bontang, MK Beri Waktu Sehari Kepastian Kelanjutan Pengujian Undang-Undang

28 April 2025, 14:46
Ingin Temui PJ Gubernur, Warga Sidrap Gelar Aksi di Jalan Pipa
Bontang

Warga Sidrap Demo Minta Gabung ke Bontang, Kepala Desa Martadinata Kecewa

31 Agustus 2024, 12:34
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Gugatan ke MK, Jurus Terakhir Sengketa Tapal Batas Bontang
Bontang

Pemkot Bontang Anggarkan Rp 3,7 Miliar untuk Kuasa Hukum Judicial Review Tapal Batas

4 Mei 2023, 17:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana 10 Persen Nelayan Muara Badak Dipersoalkan, Polisi Lakukan Pemantauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Avtur Naik, Harga Tiket Pesawat dari Samarinda Ikut Melambung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.