• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam

Ini Penyebab Bayi Muntah Setelah Minum ASI

by M Zulfikar Akbar
16 April 2019, 12:00
in Ragam
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Hampir semua ibu menginginkan bayinya mendapatkan asupan ASI yang cukup agar kebutuhan gizinya terpenuhi dan tak mudah sakit. Alhasil, sebagai ibu, Anda menjadi semangat sekali dalam memberikan ASI kepada sang buah hati. Sayangnya, semangat tersebut menurun ketika si bayi muntah setelah minum ASI.

Di satu sisi, Anda sedih dan berpikir bahwa mungkin ada yang salah dengan ASI Anda. Namun di sisi lain, Anda juga berpikir pasti ada penyebab lain yang melatarbelakangi hal ini.

Bayi gumoh, wajarkah?

Kondisi saat bayi muntah setelah minum ASI sering disebut sebagai gumoh. Gumoh dianggap normal jika tidak disertai dengan kondisi rewel ataupun sesak napas.

Kondisi ini disebabkan oleh susu yang sebelumnya telah ditelan, naik kembali ke kerongkongan. Hal ini dapat terjadi karena bagian kerongkongan dan lambung bayi masih lemah sehingga memicu terjadinya refluks.

Baca Juga:  Segelas Jus Bayam Redakan Kram Menstruasi

Kecilnya lambung bayi membuat organ pencernaan tersebut cepat penuh sehingga hal tersebut membuat isi perut kembali ke atas. Selain itu, refluks juga terjadi karena kerongkongan bayi belum sempurna untuk menahan isi lambung.

Kondisi gumoh biasanya berlangsung hingga si Kecil berusia 4-5 bulan. Bila kondisi kesehatannya baik-baik saja, usai menginjak usia tersebut, muntah setelah minum ASI akan hilang dengan sendirinya.

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, bila bayi Anda hanya mengeluarkan cairan sedikit-sedikit, kemungkinan gumoh disebabkan oleh jumlah cairan yang masuk terlalu banyak.

“Namun, jika bayi muntah dengan jumlah yang cukup banyak, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut dengan pemeriksaan fisik ke dokter spesialis anak. Hal ini untuk mengetahui apakah ada masalah terkait dengan saluran cerna buah hati Anda,” ujar dr. Sepriani.

Baca Juga:  Antisipasi Malaria, Buka Lahan Baru Wajib Lapor Diskes

Pemicu muntah usai minum ASI

Masalah saluran cerna yang bisa saja dialami oleh bayi terkait gumoh adalah gastroenteritis. Umumnya, bayi yang mengalami gastroenteritis juga akan mengalami diare.

Selain gastroenteritis, beberapa faktor lain yang dapat memicu muntah pada bayi usai minum ASI, antara lain alergi, pilek, infeksi telinga, infeksi saluran kemih, dan stenosis pilorus atau penyempitan lambung.

Perhatikan juga beberapa gejala yang datang usai si Kecil memuntahkan ASI. Bila gumoh disertai gejala di bawah ini, maka bisa jadi itu bukan sekadar kekenyangan atau terlalu banyak cairan yang masuk. Anda pun harus segera memeriksakannya ke dokter.

Adapun gejala yang dimaksud, ialah:

  • Muntah disertai darah atau cairan hijau
  • Sesak napas
  • Perut bengkak
  • Muntah terus-menerus lebih dari 1 atau 2 hari
  • Demam
  • Timbul ruam
  • ulit tidur dan rewel
  • Tidak mau menyusu sama sekali setelah itu
  • Ubun-ubun menonjol
  • Mengalami dehidrasi dengan tanda-tanda bibir kering, menangis tanpa air mata, ubun-ubun cekung, dan jarang buang air kecil
Baca Juga:  Warga Lebih Percaya ‘Isap Buyu’

Untuk mencegah bayi muntah setelah minum ASI, sebaiknya selalu posisikan kepala bayi lebih tinggi dari tubuhnya saat menyusu. Satu hal lagi yang tak kalah penting untuk meminimalkan terjadinya gumoh, yaitu hindari menggoyang-goyangkan bayi atau membuat bayi aktif saat menyusu.

Jangan lupa juga untuk membuat bayi bersendawa usai menyusu agar tidak kembung. Biasakan juga si kecil menyusu secukupnya, jangan sampai terlalu kenyang. Dengan hal-hal tersebut, frekuensi gumoh pun bisa dikurangi.(HNS/RVS/klikdokter/jpnn)

Tags: bayi gumohkesehatan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tidak Terapkan Uang Jaminan Karyawan, Perusahaan Bakal Disanksi

Next Post

Jelang Coblosan, Ini Sikap Resmi NU-Muhammadiyah

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06
Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar
Bontang

Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar

24 Maret 2023, 13:30

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.