• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Makin Percaya Diri Berkat Jadi Vlogger 

by BontangPost
17 Februari 2017, 13:02
in Feature
Reading Time: 3 mins read
0
Hendra Pranata Khosasi (Dok. Pribadi)

Hendra Pranata Khosasi (Dok. Pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

 

 

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Hendra Pranata Khosasi (167)

Video Blogger atau Vlogger memang masih awam, terutama di telinga masyarakat Bontang. Namun, tren gaul anak muda tersebut sudah sangat populer di kota-kota besar, bahkan menjadi salahsatu mata pencaharian utama. Putra daerah Bontang ini salahsatunya. Menjadi vlogger, membuat dia mengalami perubahan yang  besar dalam hidupnya.

Muhammad Zulfikar Akbar, Bontang

TAK pernah terpikir dalam benak Hendra Pranata Khosasi, pria yang baru saja merayakan hari ulang tahunnya ke- 25 tahun, 12 Februari lalu untuk menjadi seorang vlogger. Alumnus Universitas Ciputra Surabaya ini sejatinya berprofesi sebagai marketing properti di Surabaya. Keisengan dengan teman semasa kuliahnya lah, yang membuatnya kini menjadi salahsatu vlogger dengan pengikut kurang lebih 3 ribu orang. “Awal kali jadi vlogger sekitar bulan kedua atau ketiga, tahun lalu,” kata Hendra yang saat diwawancara masih berada di Surabaya.

Bersama rekan kuliah yang juga teman nongkrongnya, Hendra kala itu iseng untuk membuat video instagram (vidgram) dan diunggah di akun media sosial instagram. Namun, keterbatasan alat yang dimiliki, membuat Hendra mengurungkan niatnya. Selain itu, baik Hendra dan rekannya tidak menguasai dasar kamera maupun editing video. “Ngambil sudut atau angle-nya pas-pasan, lah,” ujarnya.

Meski serba terbatas, Hendra tak patah arang. Putra sulung dari pasangan Andhi Pranata dan Surati ini mencari referensi  berbagai jenis vlogger di dunia maya. Dirinya pun menemukan genre yang masih jarang dibuat di Indonesia, yakni special challenge. “Kalau di Indonesia, yang umum kan beauty vlogger, review barang, komedi, dan lain-lain,” jelasnya.

Baca Juga:  Ditentang Orangtua saat Ingin Mondok, Kini Kembangkan Ponpes Wirausaha

Setelah memastikan genre video yang akan diambil, Hendra lantas mulai mempersiapkan berbagai hal yang dibutuhkan seperti kamera digital untuk mengambil video. Dengan menggunakan kamar tidurnya sebagai studio mini, Hendra dan rekannya mulai beraksi membuat video pertamanya.

Video pertama buatannya berjudul Egg Roulette Challenge. Dengan berbekal sepuluh telur yang empat diantaranya masih mentah, sedangkan sisanya berupa telur matang, Hendra dan rekannya secara acak memilih telur-telur tersebut secara bergantian, kemudian memecahkannya di kepala masing-masing. Yang tidak beruntung, maka telur mentah akan pecah di kepala dan membasahi kepalanya. “Itu video pertama kami, ternyata yang suka di minggu-minggu awal mencapai 100 like. Kaget juga ternyata banyak yang suka,” tutur Hendra.

Berbagai pujian dan semangat untuk membuat video-video tersebut pun muncul dari commenters yang memberikan komentar di videonya. Hingga kini, sekitar 18 video sudah diproduksi oleh Hendra dengan menggunakan nama Dua Banana di channel youtube-nya. Pemilihan nama Dua Banana, kata Hendra karena baik dia dan rekannya sama-sama menyukai pisang. “Awalnya kepikiran dua kuli atau dua tukang, tapi kurang menjual, he he,” kata pria yang gemar running dan hiking ini.

Menjadi vlogger, lanjut Hendra membawa perubahan besar dalam dirinya. Hendra, yang semasa SMA di SMAN 1 Bontang ini terkesan pemalu dan tidak percaya diri di hadapan umum, kini menjadi lebih percaya diri dan justru kerap kali diundang menjadi pembawa acara. Bahkan di suatu kesempatan, Hendra justru di dapuk menjadi pembawa acara ulang tahun seorang anak kelas 5 SD yang menjadi penonton setiap video-videonya di Youtube. “Kaget juga dia suka nonton videonya, padahal dia anaknya yang punya hotel berbintang di Surabaya,” ujar Hendra.

Baca Juga:  Didukung Wali Kota, Yakin Bisa Jadi Wakil Rakyat di Karang Paci

Respon yang positif baik dari keluarga dan teman-temannya membuat Hendra semakin bersemangat memproduksi video-video baru di akun youtube Dua Banana. Jumlah pengikut akunnya yang besar, membuat Hendra dan rekannya pun diundang dalam kegiatan Youtube Creator Surabaya yang mengundang seluruh vlogger di Surabaya saat itu. “Disitu juga dipuji beberapa vlogger yang lebih dulu eksis. Jadi makin semangat lah,” tambahnya.

Namun, di tengah semangat yang menggebu-gebu ini, beberapa minggu terakhir Hendra belum mengunggah video terbarunya karena kesibukannya di pekerjaan. Hal ini pun sempat disesali Hendra kala sudah menjadi vlogger. “Saya menyesal, seharusnya sejak kuliah sudah mengenal dunia youtube, sehingga bisa menekuni menjadi pekerjaan utama. Karena banyak vlogger bisa hidup hanya dari video-video yang diunggahnya di youtube saja,” ujar Hendra.

Meski begitu, Hendra pun tetap optimis. Terlebih, dunia kreatif di Indonesia dipercaya akan terus tumbuh mengikuti perkembangan zaman. “Industri kreatif itu tidak ada matinya, akan terus berkembang. Karena kreatifitas itu nilainya mahal,” ucap Hendra yang bisa meraup penghasilan hingga lebih dari Rp 4 juta keatas dari profesinya sebagai vlogger. Angka tersebut, belum termasuk pendapatan dari iklan yang tertanam di video-videonya.

Baca Juga:  Satu-satunya dari Kaltim, Punya Lisensi Tingkat Internasional 

Melihat peluang yang tak pernah habis, Hendra pun menyarankan terutama pemuda di Bontang untuk mulai memperhatikan peluang usaha ini. Hanya bermodal kamera dan komputer atau laptop untuk editing video, selama video dikemas dengan kreatifitas yang tinggi, maka akan mengasilkan pendapatan untuk hidup. “Selama ada kemauan, pasti ada jalan. Saya yang tidak ada basic di kamera maupun editing, kalau mau belajar juga bisa kok,” katanya.

Hendra pun, lanjutnya tak segan untuk membagi-bagikan ilmunya jika kembali pulang ke Bontang, suatu hari nanti. Bontang, menurut Hendra punya potensi untuk besar dari sisi industri kreatifnya. Sebab, banyak putra daerah Bontang kini yang melanjutkan studi di berbagai kampus seni maupun kreatif, sudah berkarya dan dihargai hingga level internasional. “Saya hanya mengajak untuk berani berkarya, mengasah kreatifitas. Karena dengan kreatifitas, jika ditekuni akan menghasilkan pendapatan,” pungkasnya. (***)

Tentang Hendra

Nama: Hendra Pranata Khosasi

TTL: Bontang, 12 Februari 1992

Alamat: Jl WR Supratman no 4 Tanjung Laut

Nama Ortu: Andhi Pranata dan Surati

Nama Saudara: Sherli Pranata Khosasi

Riwayat Pendidikan: S1 Universitas Ciputra Surabaya

Hobi: Running & Hiking

Motto Hidup: Life by faith not by sight

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dompet Peduli Disalurkan, Wali Kota Berharap Masyarakat Tergerak untuk Berbagi 

Next Post

Sempat Dipanggil 3 Kali, Tadjuddin Akhirnya Dieksekusi

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.