• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Didukung Wali Kota, Yakin Bisa Jadi Wakil Rakyat di Karang Paci

by BontangPost
18 Juli 2018, 11:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ardiansyah(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Ardiansyah(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu memberikan peluang bagi seluruh warga negara untuk dapat memilih dan dipilih. Begitu juga dengan warga negara yang masuk dalam golongan penyandang disabilitas. Salah satunya Ardiansyah yang mendapat satu tiket untuk memperebutkan kursi DPRD Kaltim pada pemilu 2019.

UFKIL MUBIN, Samarinda

Ardiansyah adalah satu dari dua ribu orang yang tergolong kelompok penyandang disabilitas di Kota Samarinda. Kedua kakinya tidak lagi berfungsi. Sehingga hanya dapat beraktivitas menggunakan kursi roda.

Di tengah keterbatasan tersebut, tidak membuat laki-laki yang memiliki tiga orang anak itu menyurutkan niat menantang para peserta pemilu lainnya tahun depan. Saat ditemua Metro Samarinda, Ardiansyah optimistis akan dapat satu tiket untuk menjadi wakil rakyat.

Baca Juga:  Antisipasi Lonjakan Harga Sembako Selama Ramadan, Kepolisian Bakal Patroli Pasar 

“Saya yakin dua ribu orang penyandang disabilitas akan memilih saya. Saya sudah banyak mengenal mereka. Sebagian besar dekat dengan saya,” ungkapnya, Selasa (17/7) kemarin.

Ardiansyah menyatakan, pada awalnya hanya diminta untuk menjadi calon DPRD Samarinda daerah pemilihan (dapil) Samarinda Ilir. Namun Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kaltim yang juga Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang memintanya untuk mencalonkan diri di DPRD Kaltim.

“Pak Jaang yang mendorong dan mendukung saya untuk maju. Namanya juga perintah pimpinan, ya saya ikut saja. Sebagai kader memang harus begitu,” tuturnya.

Niat untuk mencalonkan diri di Pileg 2019 tidak selamanya mendapat dukungan penuh dari keluarga dan pengurus partai. Ketika ditunjuk Jaang untuk maju menjadi calon DPRD Kaltim, dia harus meyakinkan kerabat dan pengurus partai berlambang mercy itu.

Baca Juga:  Makmur Pastikan Loyalitas Pada Beringin

“Tetapi yang paling utama itu ada di keluarga. Awalnya mereka sudah yakin saya jadi calon DPRD Samarinda. Saya yakinkan mereka, ini amanat rakyat,” ucapnya.

Lewat pencalonan dirinya di DPRD Kaltim melalui partai besutan Susilo Bambang Yudhono (SBY) tersebut, Ardiansyah ingin penyandang disabilitas memiliki wakil di Gedung Karang Paci.

“Karena selama ini masih ada diskriminasi terhadap penyandang disabilitas. Makanya saya bulatkan tekad untuk maju mewakili mereka. Minimal suara mereka bisa saya sampaikan lewat DPRD,” sebut Ardiansyah.

Umumnya dari segi pendidikan, kesehatan, tenaga kerja, dan status sosial masih belum dijalankan sesuai undang-undang yang berlaku. Padahal semua warga negara memiliki hak yang sama.

Baca Juga:  KPU Kaltim Datangi Dua Parpol

Dia melihat, di Benua Etam sudah banyak penyandang disabilitas yang memiliki gelar sarjana. Namun hak-hak mereka belum sepenuhnya dipenuhi pemerintah dan pelaku usaha yang menyerap tenaga kerja.

“Saya kira menyuarakan tuntutan dan harapan penyandang disabilitas adalah spirit utama saya. Walaupun mereka tidak semuanya memilih saya, tetapi saya yakin banyak yang akan mendukung,” katanya.

Meski begitu, maju sebagai penyandang disabilitas tidak berarti membuatnya mengabaikan masyarakat umum. Hal itu dia sampaikan hanya untuk menjadi spirit utama agar dapat membuktikan bahwa semua orang bisa mencalonkan di Pileg 2019.

“Ya bukan berarti masyarakat umum tidak saya wakilkan dan suarakan masalahnya di pemerintah. Semuanya akan saya upayakan untuk diperjuangkan,” tegasnya. (*/um)

Tags: kisah inspiratifMetro SamarindaPendaftaran Bacaleg
Share1TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gotong Royong Bersihkan Sisa kebakaran

Next Post

Pengedar Narkoba Lintas Provinsi Dibekuk 

Related Posts

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.