• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Hasil Pengaspalan Jalan Bergelombang, Ini Permintaan Komisi III

Minta Dinas PUPRK Tegas ke Kontraktor

by M Zulfikar Akbar
2 Januari 2020, 20:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Proyek pengerjaan aspal di Jalan MT Haryono dikeluhkan karena hasilnya bergelombang.(prokal)

Proyek pengerjaan aspal di Jalan MT Haryono dikeluhkan karena hasilnya bergelombang.(prokal)

Share on FacebookShare on Twitter

Komisi III DPRD Bontang menyoroti proyek pengaspalan Jalan MT Haryono. Kontraktor pelaksana diminta memperbaiki lagi jalan tersebut karena bergelombang.

BONTANG–Pengerjaan proyek pengaspalan Jalan MT Haryono menuai kritik dari legislator. Pasalnya, kondisi jalan justru bergelombang seusai ditambal menggunakan mekanisme slurry seal. Ketua Komisi III Amir Tosina menilai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) wajib tegas kepada kontraktor pelaksana.

“Saya minta untuk jalan yang bergelombang ini segera diperbaiki kembali,” kata Amir Tosina sembari melakukan tinjauan lapangan.

Menurut dia, kapasitas wakil rakyat ialah dalam hal pengawasan terhadap proyek pengerjaan. Terlebih, dia telah sering mendapatkan keluhan dari masyarakat. Baik dalam bentuk surat maupun secara lisan. Apalagi ruas jalan itu masuk jalan protokoler.

Baca Juga:  DPRD Bontang Desak Pemasangan PJU di Jalan Soekarno-Hatta Masuk Prioritas Anggaran

Dia sempat menanyakan terkait pemilihan ruas jalan yang diperbaiki. Untuk diketahui, panjang jalan yang dilapisi slurry seal hanya 600 meter. Akan tetapi, pengerjaannya secara parsial. Hal tersebut dibuktikan dengan tidak ratanya lapisan jalan dalam lokasi proyek.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III, Abdul Malik meminta pemeliharaan jalan ini tidak hanya berhenti di lokasi tersebut. Mengingat masih banyak titik ruas jalan protokoler lain yang rusak. Namun, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut meminta agar pemeliharaan jalan ini tidak menggunakan APBD Bontang.  Melainkan mendapat bantuan dari anggaran pemerintah pusat.

“Saran saya supaya semua dipetakan secara integral. Sehingga tidak hanya mandek di sini,” ujarnya.

Awak media Kaltim Post (induk Bontangpost.id) lantas meminta keterangan dari pengguna jalan. Roni selaku warga Apiapi mengeluhkan pengerjaan proyek yang terkesan asal-asalan. Sebab, kontur jalan justru tidak rata setelah diperbaiki. Walhasil, kenyamanan warga terganggu.

Baca Juga:  Gugatan Tapal Batas Sidrap Diajukan Bulan Ini

“Kasihan sekali jalan yang semula rata justru berubah menjadi bergelombang akibat penambalan parsial ini,” kata dia.

Ketebalan lapisan juga menjadi sorotan karena ukurannya tipis. Ukurannya 5–8 milimeter. Pengerjaan ini masuk proyek Preservasi Rekonstruksi Sp.3 Lempake–Sp.3 Sambera–Santan–Bontang–Dalam Kota Bontang–Sangatta dengan sumber anggaran tahun jamak 2018–2019.

Total nilai kontraknya Rp 155,5 miliar. Adapun kontraktor pelaksana ialah PT Harlis Tata Tahta. Sementara itu, Kasi Pemeliharaan Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Bambang Danisworo mengaku proyek ini bertujuan menutup pori-pori jalan yang mulai terkelupas.

Disebutkan, proyek ini masuk kategori pengerjaan minor. Ranah proyek ini ialah Badan Pelaksanaan Jalan Nasional (BPKN) XII. Dia pun tidak mengetahui penunjukan jalan yang diperbaiki. “Sejauh ini, kami sudah berkoordinasi dengan pihak balai. Ini masuk pemeliharaan berkala,” kata Bambang.

Baca Juga:  Soroti Layanan Kesehatan dan Aplikasi Berlapis, Heri Keswanto; Masyarakat Jangan Dipersulit dengan Sistem

Penilaian dia, daya tahan jalan yang telah dilapisi slurry seal tidak kuat lama. Sekitar satu tahun. Itu pun bergantung intensitas berat muatan yang melintas. Terkait dengan pengerjaan di lokasi lain itu menjadi wewenang pemerintah pusat. Sejauh ini, Dinas PUPRK sebatas mengajukan.

“Kami pasti mengusulkan tinggal pusat setujui atau tidak. Harapan kami ini dilanjutkan,” pungkasnya. (*/ak/kri/k8/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Source: Prokal
Tags: Dinas PUPRKdprd bontangKomisi IIIproyek aspal jalanpt htt
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Enam Tuntutan untuk Pemerintah dan Pengunjung Pulau Beras Basah

Next Post

Dinas PUPRK Sering Tegur Kontraktor, Karel: Respons Mereka Selalu Siap

Related Posts

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans
Bontang

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans

3 September 2025, 12:30
Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan

29 Agustus 2025, 15:00
DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD
DPRD Bontang

DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD

29 Agustus 2025, 11:53
Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026

29 Agustus 2025, 11:00
Proyek SDN 007 Bontang Utara Jadi Sorotan DPRD, Terlambat Lelang Dikhawatirkan Molor
DPRD Bontang

Komisi A DPRD Bontang Usul Operasi Timbang Serentak Dilaksanakan Berkala

29 Agustus 2025, 10:00
DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak
DPRD Bontang

DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak

29 Agustus 2025, 08:00

Terpopuler

  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.