• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Disdikbud Bontang: Sekolah Haram Jual Beli Seragam dan Buku

by Fitri Wahyuningsih
16 Juli 2020, 15:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kabid Dikdas Disdikbud Bontang, Saparuddin. (Fitri Wahyuningsih/Bontangpost.id)

Kabid Dikdas Disdikbud Bontang, Saparuddin. (Fitri Wahyuningsih/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang kembali menegaskan sekolah dilarang keras melakukan praktik jual beli seragam. Hal ini sebagaimana termaktub dalam Peraturan Menteri Pendidikan (Permendikbud) Nomor 45 tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah.

“Enggak boleh. Dilarang itu (jual seragam),” ujar Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Bontang, Saparuddin kepada Bontangpost.id, Rabu (16/7/2020) sore.

Dia membeber, di tahun akademik 2020/2021 ini, aduan soal dugaan jual beli seragam sekolah di Bontang masih ada. Namun tidak banyak. Pihaknya telah menyambangi sekolah dimaksud. Sekolah negeri. Dan persoalan sudah rampung.

“Sudah kami datangi. Sekolah enggak jual seragam. Cuma beda persepsi saja dengan orang tua murid,” bebernya.

Baca Juga:  SMP 8 Bontang Diusulkan Dapat 8 Ruang Kelas Baru, Lahan Dinilai Paling Siap untuk Pengembangan

Kata Saparuddin, seluruh sekolah di Bontang, SD-SMP memang memiliki seragam tertentu. Yang membuat murid harus menebusnya. Misalnya seragam pramuka, batik, dan olahraga. Lantaran di seragam tersebut, terdapat identitas atau ciri yang membedakan sekolah satu dengan lainnya.

“Sekolah kan punya batik atau logo sendiri. Makanya harus dibeli seragamnya oleh murid,” bebernya.

Namun dari hasil tinjauan Disdikbud, dia berani memastikan tak ada sekolah di Bontang yang menjual seragam. Adapun seragam tertentu pengadaannya tak dilakukan sekolah. Namun melalui pihak lain, yakni koperasi. Sehingga sekolah tidak bisa ikut campur atas pengadaan dan menentukan harganya.

“Kalau melalui koperasi, ya kami enggak bisa melarang,” ujarnya.

Kemudian soal harga. Sebab nilai seragam di tiap sekolah di Bontang bervariasi. Menanggapi itu, Saparuddin menuturkan pihaknya pun telah memberi imbauan ke seluruh sekolah. Agar tidak ada pemaksaan membeli seragam. Tidak membebani dengan harga tinggi.

Baca Juga:  UNBK, Sekolah Menumpang Diprediksi Menurun

Terlebih selama pandemi ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak dilakukan tatap langsung di ruang kelas. Namun masih pembelajaran jarak jauh (PJJ). Sehingga pengadaan seragam tertentu sejatinya tidak terlalu mendesak.

“Masih pandemi, jadi seragam tidak terlalu mendesak. Kalau memang harus beli, jangan dipersulit. Kalau bisa cicil 4-5 kali, kenapa tidak. Yang penting kan lunas,” tegasnya.

Selain seragam, hal lain yang kerap disorot tiap pembukaan tahun ajaran baru ialah soal buku pelajaran. Sama dengan seragam, sekolah juga dilarang melakukan praktik jual beli buku. Untuk ini (Buku) setidaknya berlaku bagi seluruh sekolah SD-SMP negeri di Bontang.

Kata dia, pengadaan buku cetak dan buku sekolah elektronik (BSE) sudah dianggarkan dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Besarannya 20 persen dari bantuan tersebut. Diberlakukan pinjam pakai untuk buku pelajaran itu. Misal, sekolah meminjamkan seluruh buku pelajaran untuk kelas 8. Ini untuk sepanjang tahun atau hingga tahun ajaran usai. Bila murid kelas 8 sudah naik ke kelas 9, maka buku akan dipinjamkan ke juniornya yang naik kelas 8. Dan begitu seterusnya.

Baca Juga:  Sekolah di Zona Hijau Mulai Buka Juli Mendatang, Bontang Masih Ditutup

“Kecuali rusak. Maka harus diganti. Sesuai nilai buku,” beber Sapar. (*)

Tags: disdikbud bontangSeragam Sekolah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PJJ Perlu Server Memadai

Next Post

UPT Pasar Pastikan Kebersihan dan Keamanan di Pasar Taman Rawa Indah Terjaga

Related Posts

Disdikbud Bontang Pastikan Penempatan Guru Pengganti Bertahap, Tiga Terkendala Regulasi BOS
Bontang

Disdikbud Bontang Pastikan Penempatan Guru Pengganti Bertahap, Tiga Terkendala Regulasi BOS

23 Juli 2026, 14:51
Disdikbud Bontang Mulai Salurkan Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP
Bontang

Disdikbud Bontang Mulai Salurkan Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

13 Juli 2026, 14:31
Janji Manis Program Gratispol Menguap, Orang Tua Murid di Samarinda Tetap Menjerit Bayar Seragam Jutaan Rupiah
Kaltim

Janji Manis Program Gratispol Menguap, Orang Tua Murid di Samarinda Tetap Menjerit Bayar Seragam Jutaan Rupiah

12 Juli 2026, 13:03
Antusias Sambut MBG, SMA 1 Bontang Minta Pedagang Kantin Tetap Dilibatkan
Society

Antusias Sambut MBG, SMA 1 Bontang Minta Pedagang Kantin Tetap Dilibatkan

9 Desember 2025, 11:27
SMPN 9 Bontang Mantapkan Budaya Peduli Lingkungan, Raih Adiwiyata Tingkat Provinsi
Society

SMPN 9 Bontang Mantapkan Budaya Peduli Lingkungan, Raih Adiwiyata Tingkat Provinsi

7 Desember 2025, 19:22
Konsisten Jaga Lingkungan, SDN 016 Tihi-Tihi Naik Peringkat Raih Adiwiyata Provinsi
Society

Konsisten Jaga Lingkungan, SDN 016 Tihi-Tihi Naik Peringkat Raih Adiwiyata Provinsi

7 Desember 2025, 17:41

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.