• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Sudah 1.620 Relawan Disuntik Vaksin Covid-19

by Redaksi Bontang Post
18 Oktober 2020, 21:46
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Direktur Registrasi Obat Badan POM Riska Andalusia (kiri) inspeksi ke salah satu puskesmas penyelenggara uji klinis fase 3 vaksin COVID-19 didampingi Kepala Divisi Surveilance dan Uji Klinis Bio Farma Novilias S. Bachtiar pada Jumat (16/10/2020). (ANTARA/HO-Humas Bio Farma)

Direktur Registrasi Obat Badan POM Riska Andalusia (kiri) inspeksi ke salah satu puskesmas penyelenggara uji klinis fase 3 vaksin COVID-19 didampingi Kepala Divisi Surveilance dan Uji Klinis Bio Farma Novilias S. Bachtiar pada Jumat (16/10/2020). (ANTARA/HO-Humas Bio Farma)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Tim peneliti telah berhasil menyuntikkan vaksin Covid-19 buatan Sinovac, China, terhadap 1.620 relawan di Bandung, Jawa Barat. Penyuntikkan ini dilakukan dalam beberapa sesi uji klinis fase tiga vaksin tersebut.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, pengadaan vaksin COVID-19 untuk Indonesia telah ditetapkan pemerintah sebanyak 170 juta dosis atau sekitar 60 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.

Secara keseluruhan, Indonesia sendiri membutuhkan vaksin Covid-19 sebanyak 340 juta dosis dalam waktu setahun. Program besar ini menurut Honesti, harus dikelola dengan baik sejak awal. “Mulai uji klinis fase tiga, produksi hingga distribusi dari Bio Farma, mulai tingkat provinsi sampai ke puskesmas. Termasuk tenaga kesehatan yang memberikan vaksin Covid-19 kepada masyarakat,” katanya dalam siaran persnya, Minggu (18/10/2020).

Program vaksinasi Covid-19 harus dikawal sebaik mungkin oleh seluruh pemangku kepentingan agar sesuai prosedur. Sehingga, ketika nanti dieksekusi masyarakat yakin bahwa vaksin ini sudah sesuai peraturan Badan POM, untuk menghentikan penyebaran coronavirus. Sebelumnya Bio Farma bersama Badan POM telah melakukan inspeksi ke beberapa site uji klinis fase tiga vaksin tersebut di Bandung.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Siapkan 3 Lokasi untuk Vaksinasi Tahap Kedua

Direktur Registrasi Obat Badan POM Riska Andalusia mengapresiasi kerja tim peneliti uji klinis fase tiga bersama tim Bio Farma yang sudah menjalankan tahapan sesuai dengan rencana dan jadwal yang ketat.

Badan POM sebagai regulator memiliki fungsi tidak hanya melakukan fungsi pengawasan, tetapi juga berupaya untuk melakukan pendampingan. “Kami berharap juga uji klinis fase tiga ini dilaksanakan sesuai dengan prinsip Cara Uji Klinis yang Baik (CUKB), dan validitas data dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Riska.

Dia menjelaskan sampai dengan hari ini tidak ada laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau efek samping yang berat atau serius di antara relawan vaksin Covid-19. Hasil dari uji klinis ini dapat menjadi data pendukung Badan POM saat mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 yang akan diajukan oleh Bio Farma pada saat uji klinis fase tiga berakhir. Nantinya, hasil uji klinis fase tiga itu akan digabungkan dengan hasil uji klinis fase tiga di negara lain, seperti Brazil, Chile, Turki dan Bangladesh.

Baca Juga:  Bontang Minta Jatah 100 Ribu Vaksin Covid-19

“Uji klinis fase tiga ini dilakukan multicenter study atau dilakukan di banyak tempat. Hal ini berarti uji klinis tidak hanya dilakukan di Indonesia saja, tetapi juga di empat negara lain yaitu Brazil, Chile, Turki, dan Bangladesh,” jelasnya. Hasil setiap uji klinis di lima negara tersebut akan digabungkan dan dijadikan dasar pemberian izin untuk memproduksi vaksin COVID-19 pada masa mendatang.

Setelah uji klinis fase tiga selesai, vaksin Covid-19 diproduksi oleh Bio Farma. Sedangkan dalam proses produksi harus memenuhi aspek mutu. Dalam proses produksinya, Bio Farma tetap di bawah pengawasan Badan POM untuk pemenuhan peraturan cara pembuatan obat yang baik. “Tiga aspek tadi, khasiat, keamanan, dan mutu harus dipenuhi oleh Bio Farma sebagai pendaftar vaksin Covid-19 untuk nanti dinyatakan layak atau tidak oleh Badan POM untuk diproduksi hingga distribusi,” jelas Riska.

Baca Juga:  Vaksinasi Sasar Calon Jemaah Haji dan TKBM Pelabuhan Loktuan

Badan POM akan berkunjung ke Sinovac China dalam rangka audit proses pengembangan dan produksi vaksin corona di fasilitas Sinovac di Beijing, China. Termasuk LP POM MUI untuk melaksanakan audit halal. Hal itu dilakukan untuk menjaga dan menjamin kualitas vaksin Covid-19 taat prosedur. Sekaligus, memastikan fasilitas dan proses produksi vaksin COVID-19 di Bio Farma memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

Saat ini, uji klinis fase tiga vaksin Covid-19 buatan Sinovac, China masih berjalan di minggu kedua Oktober 2020, di Bandung. (antara/jpnn)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: vaksin covid-19
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tenaga Administrasi Positif Covid-19, Puskesmas Bontang Selatan II Ditutup Sementara

Next Post

Wakil Ketua DPRD Tolak Pemberlakuan Jam Malam

Related Posts

6 Ribu Anak di Bontang Belum Dapat Vaksin Lengkap Difteri
Nasional

Tahun Depan Vaksin Covid Masyarakat Umum Tidak Lagi Gratis

27 Juli 2023, 14:30
6 Ribu Anak di Bontang Belum Dapat Vaksin Lengkap Difteri
Bontang

Puskesmas Bontang Kembali Layani Vaksinasi Covid Semua Jenis

12 Juni 2023, 09:02
STR Berlaku Seumur Hidup, Ketua IDI Bontang Khawatirkan Kompetensi Nakes
Bontang

Stok Vaksin Covid-19 Menipis, Diskes Imbau Segera Daftar

25 Mei 2023, 16:00
Uji Klinis Vaksin Merah Putih Mulai 8 Februari
Bontang

Pekan Depan Bontang Dapat Jatah Vaksin Covid, Diskes; Segera Daftar Stok Terbatas

29 April 2023, 09:00
Waktu Terbaik untuk Suntik Vaksin Booster saat Ramadan
Kesehatan

Kemenkes Wacanakan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat, Ini Kelompok Prioritas

25 Juli 2022, 10:54
BIN Gelar Vaksinasi Lanjutan bagi Pelajar dan Masyarakat, 6.500 Dosis Sudah Tersalurkan
Bontang

Dapat Pasokan 1.500 Vial Vaksin, Prioritas untuk Pelajar

14 Oktober 2021, 13:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Cumi Hitam, Lezat dan Memanjakan Lidah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amparan Tatak Samarinda Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.