• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

FGD Bersama Penggiat Agama, BPJAMSOSTEK Ingatkan Pentingnya Jaminan Sosial

by Fitri Wahyuningsih
10 November 2020, 10:15
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Bontang Muhammad Romdhoni secara simbolis menyerahkan kartu kepesertaan BPJAMSOSTEK kepada perwakilan FKUB. (Andre/BPJAMSOSTEK Bontang)

Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Bontang Muhammad Romdhoni secara simbolis menyerahkan kartu kepesertaan BPJAMSOSTEK kepada perwakilan FKUB. (Andre/BPJAMSOSTEK Bontang)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – BPJAMSOSTEK Cabang Bontang menghelat focus discussion group (FGD) di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Senin (9/11/2020) pagi. FGD digelar untuk mensosialisasikan kembali pentingnya perlindungan jaminan sosial untuk pekerja. Temasuk bagi penggiat agama di Bontang.

FGD digelar dengan menghadirkan perwakilan forum kerukunan umat beragama (FKUB) di Bontang. Hadir pula Pjs Wali Kota Bontang Riza Indra Riadi dan Asisten I Pemkot Bontang Muhammad Bahri.

Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Bontang Muhammad Romdhoni menjelaskan, penggiat agama dalam menjalanlan tugasnya tidak lepas dari risiko dan konsekuensi pekerjaan. Tak beda dengan pekerja lainnya. Guna menghadapi ketidakpastiaan ini, mereka harus membentengi diri dengan perlindungan jaminan sosial. BPJAMSOSTEK yang ditunjuk negara sebagai penyelenggara jaminan sosial berupaya memberikan solusi. Ini juga manifestasi nyata hadirnya negara di tengah-tengah warganya.

“Pegiat agama juga perlu dilindungi. Kita tidak pernah tahu, ketika kerja apa saja yang terjadi. Kami hadir untuk meminimalisasi dampak buruknya itu,” ujar Romdhoni.

Baca Juga:  Hari ini, Jokowi Serahkan BSU Kepada Pekerja Peserta BPJAMSOSTEK

Dijelaskan dia, ada dua skema pembayaran yang pihaknya tawarkan bila ingin menjadi peserta BPJAMSOSTEK. Pertama, mandiri informal dengan iuran Rp 16.800 per bulan. Kedua, formal atau ada satu lembaga atau forum yang mewadahi, iuran bulanan hanya Rp 10.800. Ini dibedakan lantaran formal ruang lingkup kerjanya terbatas. Sementara informal bisa 24 jam selama mereka bekerja.

“Iurannya terbilang sangat kecil, tapi manfaat yang diterima sangat besar,” bebernya.

Dengan iuran tersebut, penggiat agama akan memperoleh jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM). Bila satu waktu penggiat agama mengalami kecelakaan, ketika bekerja maka JKK dapat diklaim. BPJAMSOSTEK akan men-cover seluruh biaya pengobatan, sejak masuk ruang perawatan hingga keluar. Bahkan tak ada batasan biaya perawatan. Semua ditanggung BPJAMSOSTEK.

Kemudian untuk JKM. Ketika kelak penggiat agama meninggal dunia. BPJAMSOSTEK akan memberikan santunan kematian kepada ahli waris sebesar 42 dikali upah minimal yang dilaporkan. Sebagai contoh. Biaya kepesertaan Rp 16.800 per bulan mengambil asumsi pendapatan dasar Rp 1 juta. Jadi, ketika meninggal, maka jumlah klaimnya ialah 42 dikali Rp 1 juta. Akumulasi klaim, Rp 42 juta. Ketika mengalami kecelakaan kerja meninggal, maka santunannya sebesar 48 kali upah atau sebesar Rp 48 juta.

Baca Juga:  BPJAMSOSTEK Serahkan Data Calon Penerima BSU Gelombang III ke Kemenaker

“BPJAMSOSTEK menjalankan amanah negara untuk melindungi seluruh pekerja,” ungkapnya.

BPJAMSOSTEK FGD bersama penggiat agama Bontang. Tampak juga Pjs Wali Kota Bontang Riza Indra Riadi (enam kiri). (Andre/BPJAMSOSTEK Bontang)

Adapun pada 2020 ini, penggiat agama baru bisa mendaftar kepesertaan BPJAMSOSTEK mandiri iuran Rp 16.800 per bulan. Ke depan, ujar Romdhoni, pihaknya mendorong agar Pemkot ikut memprogramkan dan menganggarkan khusus untuk penggiat agama. Seperti halnya pengurus RT di Bontang. Adapun untuk saat ini, jumlah penggiat agama yang tergabung dalam FKUB sebanyak 1.206 orang.

“Bisa lewat insentif, dibayarkan Rp 10.800 per bulan,” beber Romdhoni.

Sementara Pjs Wali Kota Bontang, Riza Indra Riadi berterima kasih kepada BPJAMSOSTEK telah menggelar FGD ini. Ditegaskan, bila penggiat agama memegang peranan penting, serta bagian tak perpisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Khususnya di Bontang. Dalam membimbing sisi spiritual masyarakat. Mengingat Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan.

Baca Juga:  Kado Spesial Dari Jokowi Untuk Pekerja Indonesia

Lanjutnya, dalam perundangan disebutkan bila seluruh warga negara, khususnya pekerja wajib mendapat perlindungan jaminan sosial. Ini termasuk kepada penggiat agama. Dalam menjalankan tugasnya, risiko dan konsekuensi tetap menghantui mereka. Kondisi rentan ini harus diantisipasi sejak dini, agar bila terjadi hal tidak diinginkan, dampak buruknya bisa diminimalisasi.

“Ini semua merupakan bentuk hadirnya negara kepada masyarakat,” tegas Riza.

Namun ditekankan Riza, bila BPJAMSOSTEK hendak menggandeng seluruh penggiat agama di Bontang. Hendaknya agar semuanya dibuat transparan sejak awal. Semisal nilai iuran yang mesti dibayar per bulannya. Apa saja manfaat yang bisa diterima. Bagaimana cara melakukan klaim, dan berapa lama waktu dibutuhkan untuk itu. Ini semua harus dilakukan, ujar Riza, agar tidak ada salah kaprah antara penggiat agama dan BPJAMSOSTEK. Terpenting, untuk menghindari persoalan kemudian hari.

“Semua dipertegas dan dibuka di awal, agar tidak ada salah kaprah atau masalah di kemudian hari,” tandasnya. (adv)

Tags: bpjamsostek
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bontang Lestari Masuk Zona Hijau

Next Post

Komisi II Bahas Ripda untuk Antisipasi Pasca Migas

Related Posts

Pencairan JHT Dikembalikan ke Permenaker Lama
Nasional

Pencairan JHT Dikembalikan ke Permenaker Lama

3 Maret 2022, 17:30
BPJAMSOSTEK Bontang Gelar FGD sekaligus Bentuk Tim Kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Society

BPJAMSOSTEK Bontang Gelar FGD sekaligus Bentuk Tim Kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

3 Agustus 2021, 12:35
BPJS Ketenagakerjaan Borong 4 Penghargaan dalam Human Capital on Resilience Excellence Award 2021
Society

BPJS Ketenagakerjaan Borong 4 Penghargaan dalam Human Capital on Resilience Excellence Award 2021

9 Juli 2021, 18:12
7 Perusahaan Terima Penganugerahan Employment Sosial Security Award dari BPJAMSOSTEK Cabang Bontang
Society

7 Perusahaan Terima Penganugerahan Employment Sosial Security Award dari BPJAMSOSTEK Cabang Bontang

10 Maret 2021, 16:50
BPJAMSOSTEK Terapkan Lapak Asik Online dan Onsite untuk Klaim JHT
Advertorial

BPJAMSOSTEK Terapkan Lapak Asik Online dan Onsite untuk Klaim JHT

5 November 2020, 09:54
Final! BSU Gelombang Terakhir Diserahkan BPJAMSOSTEK ke Kemenaker
Advertorial

Final! BSU Gelombang Terakhir Diserahkan BPJAMSOSTEK ke Kemenaker

2 Oktober 2020, 08:56

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.