KPSP Siap Bermitra Dengan Pemerintah
MESKIPUN baru lahir, Pengajian Silaturahmi Seni dan Budaya Masyarakat Pare-Pare (KPSP) Kutim mulai menunjukkan eksistensinya. Salah satunya menggelar pengajian rutin kepada masyarakat Pare-Pare serta masyarakat sekitar. Dikatakan Ketua Umum KPSP, Syahrudin Siddik, pengajian bulanan ini untuk menangkal krisis moral yang saat ini terus menggerogoti masyarakat Indonesia khususnya Kutim.
“Saat ini kita sudah krisis moral. Terlebih, pemahaman radikalisme juga kian merajalela. Karenanya kami hadir untuk memberikan pemahaman agama kepada masyarakat Kutim khususnya warga Pare-Pare yang ada di Kutim. Meskipun saat ini Kutim tengah defisit, tetapi pengajian tetap berjalan seperti biasa,” ujar Siddik.
Selain itu, terbentuknya KPSP ini juga bertujuan untuk merangkul semua masyarakat Pare-Pare yang tersebar di Kutim. Sehingga, dapat mempererat tali silaturahi serta bersatu membangun Kutim dibawah kepemimpinan Ismunandar dan Kasmidi Bulang.
“Jadi, keberadaan kami tentunya akan memberikan sumbangsi besar kepada Pemerintah. Untuk itu, kami semua siap bermitra, bekerja sama dalam membangun Kutim kedepan. Makanya kami bentuk organisasi KPSP ini,” katanya.
Dirinya juga mengimbau, bagi warga Pare-Pare maupun masyarakat umum yang akan bergabung mengikuti pengajian KPSP dipersilahkan untuk berkumpul di sekretariat KPSP di Jalan Ilham Maulana atau poros Pasar Induk Sangatta samping Polder. Bisa juga menghubungi HP 081350409838 atau 085248266703. “Mari kita bersama-sama menangkal krisis moral saat ini. Jika bukan sekarang kapan lagi dan jika bukan kita siapa lagi,” katanya.
Sebelumnya, organisasi KPSP ini dibuka langsung oleh Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Hasanuddin Sakka, dan Camat Sangatta Utara, Muhammad Basuni. Dalam acara tersebut, sempat hadir, Ketua Kerukunan Keluarga Dearah Barru (KKDB) Agus Riansyah, Ketua Ikatan Keluarga Masyarakat Pare-Pare (IKM-Pare) , R Bambang, BS, Lurah Teluk Lingga, Baharuddin serta Ketua Basnaz, Harun Rasyid.
Dalam sambutannya, Ketua KKSS, Hasanuddin Sakka, memberikan apresiasi kepada KPSP lantaran geliat menggelar pengajian untuk menangkal krisis moral serta pemahaman radikal. “Pada prinsipnya kami sangat mendukung. Mudahan saja, KPSP bertambah sekses dan program pengajiannya terus berjalan,” harap Sakka yang juga diaminkan Camat Sangatta Utara. (dy/ser)







