• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

3 Hari Muncul di Selambai, Buaya 4 Meter Malah Jadi Hiburan Warga

by Yulianti Basri
13 Maret 2021, 16:40
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Buaya yang kerap muncul di Selambai malah jadi hiburan warga.

Buaya yang kerap muncul di Selambai malah jadi hiburan warga.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Buaya berukuran sekira 4 meter, 3 hari berturut-turut sejak Selasa (9/3/2021) muncul di sekitar permukiman warga Selambai, Loktuan. Kemunculan hewan predator tersebut pun justru menjadi hiburan warga dan para remaja pesisir. Mereka kompak merekam kehadiran buaya di perairan Selambai menggunakan kamera ponsel.

Hari berikutnya, buaya yang sama kembali muncul. Dalam video yang beredar di sosial media, buaya tersebut muncul di sekitar RT 03 Selambai tak jauh dari kapal nelayan. Nampak warga memberi makan ke buaya itu.

Melihat hal ini, Bhabinkamtibas Loktuan Aipda Ahmad Bajuri, khawatir jika warga kembali menjadi korban serangan buaya. Meski sebelumnya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim telah merelokasi buaya 4 meter yang sempat menyerang dua remaja di Selambai, Loktuan.

Baca Juga:  4 Pawang Gagal Tangkap Buaya, Warga Sepakat Minta Bantuan Pemerintah 

 

Bajuri mengatakan telah berkoordinasi dengan BKSDA. Dia kembali meminta agar buaya tersebut juga ikut direlokasi. Pasalnya, sudah cukup meresahkan. “Entah itu buayanya berkonflik dengan manusia atau tidak, yang jelas ketika sudah berani menampakkan diri berhari-hari seperti itu, seharusnya sudah menjadi hal yang mengkhawatirkan,” ujarnya.

Bajuri juga mengimbau kepada warga agar tidak memberi makan ketika buaya tersebut muncul. Hal itu dinilai menjadi pemicu buaya tersebut akan lebih sering muncul ke sekitar permukiman. “Sudah kami sosialisasi juga jangan banyak beraktivitas di sekitar perairan, tetap waspada, jangan dianggap remeh,” katanya.

Diketahui, sepanjang tahun 2017 hingga 2021, sudah 8 orang yang menjadi korban serangan buaya. Adapun 7 buaya telah direlokasi oleh BKSDA. Di antaranya 3 buaya di RT 18, 2 buaya direlokasi dari perairan Selambai, Kampung Mandar 1 buaya, dan 1 buaya lagi di RT 25 yang berada di area Sintuk.

Baca Juga:  Hingga Maret, Tiga Buaya Telah Direlokasi, Warga Diminta Waspada Dekati Perairan

“Kami berharap tidak ada lagi lah konflik antara buaya dan manusia. Tidak hanya di Loktuan, tapi di seluruh wilayah Bontang, ini kami menunggu tindak lanjut dari instansi terkait dan BKSDA Kaltim,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: buayaSerangan Buaya
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Buaya Kerap Muncul di Selambai, Faisal; Bangun Penangkaran Buaya

Next Post

Pemindahan IKN, Bulan Depan Peletakan Batu Pertama Istana Negara

Related Posts

Remaja Diserang Buaya Saat Bantu Perbaiki Kapal di Tanjung Limau Bontang
Bontang

Remaja Diserang Buaya Saat Bantu Perbaiki Kapal di Tanjung Limau Bontang

24 Maret 2026, 17:29
Populasi Dinilai Membahayakan, Wali Kota Bontang Instruksikan Penangkapan Buaya
Bontang

Populasi Dinilai Membahayakan, Wali Kota Bontang Instruksikan Penangkapan Buaya

3 Maret 2026, 15:07
BPJS Akhirnya Aktif, Korban Buaya Loktuan Bontang Masih Berjuang di ICU
Bontang

BPJS Akhirnya Aktif, Korban Buaya Loktuan Bontang Masih Berjuang di ICU

2 Maret 2026, 19:20
Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Kritis, Dirawat Intensif di ICU
Bontang

Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Tak Punya BPJS, Biaya Perawatan Andalkan Urunan

2 Maret 2026, 13:00
Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Kritis, Dirawat Intensif di ICU
Bontang

Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Kritis, Dirawat Intensif di ICU

2 Maret 2026, 07:15
Serangan Buaya di Loktuan Bontang, Bocah 11 Tahun Jadi Korban
Bontang

Serangan Buaya di Loktuan Bontang, Bocah 11 Tahun Jadi Korban

28 Februari 2026, 17:14

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.