• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Penataan Lapak Pasar Tamrin Bontang Buntu

by BontangPost
8 Juni 2021, 15:10
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Salah satu objek retribusi yang akan menyesuaikan target yakni kios pasar (Fitri Wahyuningsih/Bontangpost.id)

Salah satu objek retribusi yang akan menyesuaikan target yakni kios pasar (Fitri Wahyuningsih/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Upaya penataan lapak di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) menemui kendala. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang Asdar Ibrahim mengatakan, bahkan pertemuan yang digagas dengan koordinator pedagang pekan lalu belum ada titik temu.

“Semuanya hanya menonjolkan kepentingan masing-masing. Sehingga tidak ketemu solusinya,” kata Asdar.

Semula, Diskop-UKMP dan UPT Pasar memiliki skema tukar lapak. Pedagang sembako yang mengeluh karena menempati lantai tiga bisa turun ke lantai dasar. Tetapi dengan syarat pedagang di lantai dasar harus berpindah ke lantai tiga.

Skema itu dapat dijalankan karena masa pemeliharaan bangunan pasar telah habis dari kontraktor. Terhitung satu tahun setelah pembangunan selesai, yakni Desember 2019 silam. Alhasil, UPT Pasar memiliki kewenangan penuh untuk melakukan pengaturan ulang.

Baca Juga:  SK Digodok, Pedagang di Luar Pasar Tamrin Bakal Diminta Masuk

“Tetapi harus ada yang saling mengalah. Itu tidak kami temukan dalam rapat,” katanya.

Sehubungan dengan banyaknya lapak yang masih kosong juga menjadi buah simalakama  bagi Diskop-UKMP dan UPT Pasar. Pasalnya, berdasarkan notulen rapat saat itu akan ditindaklanjuti dengan pemberian surat peringatan ketiga. Draf surat pun telah disusun.

Akan tetapi setelah informasi itu, instansi tersebut menerima aduan yang bertubi-tubi. Telepon pejabat UPT pasar pun tidak berhenti. Umumnya, mereka meminta ada kebijakan karena usaha belum dimulai karena terkendala menipisnya modal. Imbas kondisi pandemi Covid-19 yang menimpa pedagang.

“Kami mendapat informasi dari mereka (pedagang yang belum menempati lapak) maka pemkot tega mau menarik lapak. Sementara pedagang belum jualan,” keluhnya.

Dijelaskan dia, jika langkah penarikan lapak tetap berjalan. Maka lapak kosong akan diisi oleh pedagang baru. Secara otomatis gejolak akan muncul kembali. Akibatnya, hingga sekarang belum ada keputusan terkait nasib lapak kosong.

Baca Juga:  Gelar Lapak Lagi Setelah Ditertibkan, Pedagang Tamrin Ancam Jualan di Luar Pasar

“Begitu diisi menimbulkan konflik yang luar biasa,” sebutnya.

Sebelumnya, pedagang menuntut ketegasan pemerintah, dalam menegakkan regulasi yang telah dibuat. Tidak terlampau lembek, atau memberi banyak toleransi.

Seperti diungkapkan Koordinator Ayam Pasar Tamrin Nasir. Kata dia, sebelum pengundian lapak dulu, pedagang dan UPT Pasar telah membuat kesepakatan, dan itu ditandatangani.

Bila dalam jangka tiga bulan lapak tak ditempati, pemerintah berhak menarik lapak. Realitanya kini, pemerintah tidak menjalankan aturan itu. Lapak tidak ditarik. Pedagang tak menempati lapak dan membiarkannya kosong begitu saja.

“Tarik, Pak. Kan sudah ditandatangani itu. Sudah dibuat aturannya. Kan aturan itu dibuat untuk dijalankan. Bukan buat dilihat saja,” tegas Nasir.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Bontang Minta Penertiban 84 PKL di Sekitar Pasar Tamrin Dilakukan Persuasif

Dia mengatakan, sejatinya salah bila pemerintah ingin menata pedagang yang berjualan dalam Pasar Tamrin. Sebab selama ini mereka tidak bermasalah. Selalu menuruti aturan pemerintah.

Mestinya, semua dimulai dari penataan pembersihan pedagang di sepanjang Jalan KS Tubun. Katanya, seharusnya jalan itu bersih dari pedagang. Alhasil, itu menarik pedagang dalam gedung untuk ikut keluar. Karena jualan di luar pun pemerintah tidak persoalkan. Sementara bila bertahan di gedung baru, pembeli enggan masuk ke dalam.

“Rapikan dulu itu di luar sana, Pak. Di sepanjang KS Tubun. Baru bapak atur kami yang di dalam,” urainya. Diketahui jumlah lapak di Pasar Tamrin mencapai 1.366. (*/ak/rdh/k15)

 

Tags: lapak pasarpasar tamrin
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Polemik Tapal Batas Sidrap “Menguap”

Next Post

Bakhtiar Wakkang Minta Pemkot Siapkan Cadangan 100 Ton Beras

Related Posts

Besok, PKL di Sekitar Pasar Rawa Indah Kembali Ditertibkan
Bontang

Besok, PKL di Sekitar Pasar Rawa Indah Kembali Ditertibkan

19 Agustus 2025, 11:18
Wakil Wali Kota Bontang Minta Penertiban 84 PKL di Sekitar Pasar Tamrin Dilakukan Persuasif
Bontang

Wakil Wali Kota Bontang Minta Penertiban 84 PKL di Sekitar Pasar Tamrin Dilakukan Persuasif

11 Agustus 2025, 12:52
Pedagang Pasar Tamrin Protes, Barang Dagangan Dikeluarkan dari Kios oleh Petugas
Bontang

Kios Kosong hingga Diperjualbelikan di Pasar Tamrin Jadi Temuan BPK

21 Januari 2025, 14:08
Soal Disegelnya Kios Pasar Tamrin, Pemkot Sebut Sudah Terbitkan Surat Teguran
Bontang

Soal Disegelnya Kios Pasar Tamrin, Pemkot Sebut Sudah Terbitkan Surat Teguran

21 Januari 2025, 12:59
Berjualan di Atas Trotoar, Pedagang di Sekitar Pasar Rawa Indah Ditertibkan
Bontang

Berjualan di Atas Trotoar, Pedagang di Sekitar Pasar Rawa Indah Ditertibkan

6 Desember 2024, 15:49
Dilema Penataan Lapak Pasar Tamrin, Pedagang Emperan di Pinggir Jalan Boleh Jualan di Area Parkir
Bontang

SK Digodok, Pedagang di Luar Pasar Tamrin Bakal Diminta Masuk

22 Juli 2024, 11:04

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.