bontangpost.id – Ratusan tenaga kontrak daerah (TKD) Pemkot Bontang berdesakan di halaman kantor Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Senin (3/1/2022) pagi. Mereka berdesakan untuk mengikuti tes narkotika.
Menurut penuturan seorang peserta tes Andi Ilham dari Protokol dan Pimpinan (Protokopim) Bontang, tes narkotika ini ditujukan sebagai salah satu syarat bagi Tenaga Kontrak Daerah (TKD) untuk memperpanjang kontrak di Pemkot Bontang. Bila tak ada bukti bebas narkotika, kontrak praktis tak bisa diperpanjang. Diketahui, ada sekitar 2.300 TKD di ruang lingkup pemkot Bontang.
Andi Ilham bilang, jelang akhir tahun 2021 lalu surat pemberitahuan perpanjangan kontrak diedarkan di instansi tempatnya bekerja. Dalam surat itu disebutkan, tes hanya dilaksanakan di BNNK, sementara BNNK baru mulai beroperasi pada Senin (3/1/2021) hari ini.
“Instruksinya kami diminta datang tes di sini (BNNK),” kata Andi Ilham kepada bontangpost.id.
Dia mengaku bahwa dalam surat yang diedarkan memang tak disebutkan soal jadwal tes per instansi. TKD yang ingin memperpanjang kontrak hanya diminta datang ke BNNK, dan kelengkapan perpanjangan kontrak sudah harus disetorkan ke instansi masing-masing per 7 Januari 2022.
“Enggak ada tulisan jadwal per instansi. Pokoknya kami diminta datang ke BNNK buat tes,” ujarnya.
Peserta lain, Fikri Riza Esfandiary dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengatakan sebetulnya dari instansi tempatnya bekerja, TKD disarankan untuk tes narkotika pada Jumat (31/12/2021) lalu. Namun karena informasi itu juga diketahui instansi lain, maka ia terlewat mengikuti tes tersebut.
“Makanya ikut di hari ini. Karena Jumat kemarin kelewatan, banyak juga yang ikut,” bebernya.
Pantauan bontangpost.id di lokasi sekitar pukul 10.00, ratusan peserta tes berdesakan tepat di depan gerbang kantor BNNK Bontang. Masih lengkap dengan pakaian dinas, mereka saling berdesakan agar bisa masuk ke halaman kantor untuk mendaftar tes. Karena tak ada sistem antrean yang jelas, alias siapa cepat merangsek ke depan, ia yang duluan terdaftar, alhasil kegiatan ini jadi terlihat tak tertata.
Bontangpost.id coba meminta konfirmasi petugas BNNK di lapangan, namun mereka enggan berkomentar. Mereka bilang hanya kepala BNNK yang boleh bersuara. Sementara Kepala BNNK Bontang Agustinus Widdy Harsono baru mau berkomentar sore nanti. Begitu pun dengan Kepala BKPSDM Sudi Priyanto, belum bisa dikonfirmasi karena mengaku sedang rapat. (*)







