• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Anggota Damkar ‘Kenyang’ Dapat Sumpah Serapah Warga

by BontangPost
1 April 2017, 12:31
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
SERING DISALAHKAN: Petugas sedang memadamkan kobaran api yang melalap rumah warga.(IST)

SERING DISALAHKAN: Petugas sedang memadamkan kobaran api yang melalap rumah warga.(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

Masih Banyak Warga Tak Paham Prosedur Pemadaman

Menjadi anggota pemadam kebakaran sudah pasti bekerja dengan mempertaruhkan nyawa. Ironisnya, mereka juga justru sering mendapat sumpah serapah dari warga yang tak paham prosedur pemadaman kala bertugas.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Kutim Rizali Hadi menuturkan, timnya sudah sering mendapat sumpah serapah saat bertugas di lapangan. Pasalnya, mereka dianggap lamban memadamkan api. Padahal, kondisi tersebut tak seperti yang dilihat masyarakat. Rizali mencontohkan, pada saat terjadi kebakaran di salah satu gang di Kutim. Saat itu, armada memang sudah berada di lokasi kebakaran. Warga yang melihat langsung mengintimidasi petugas untuk menyemprotkan air ke arah api. Padahal, pada saat itu pihak PLN belum memutus aliran listrik. Jika air disemprotkan, justru berisiko membuat bencana semakin besar.

Baca Juga:  Kompolotan Pencuri Sapi Didor 

“Kalau sudah begitu, warga yang tak tahu, langsung marah-marah. Makanya, kami sudah kenyang makan sumpah serapah kalau bertugas di lapangan,” ungkap Rizali.

Jika saja petugas memenuhi keinginan warga tersebut saat arus listrik belum padam, justru akan memicu kobaran api lebih besar. Parahnya, akan merembet ke rumah lain yang disebabkan korsleting.

“Juga membahayakan petugas pemadam. Air baru boleh disemprotkan jika arus listrik sudah diputus,” terangnya.

Contoh lain niat baik masyarakat yang ternyata malah blunder adalah saat membantu petugas menarik selang. Beberapa kali kejadian, selang yang seharusnya berada di depan, justru di belakang. Hal ini tentu saja memperlambat proses pemadaman.

“Makanya perlu terus disosialisasikan soal penanganan kebakaran ini,” katanya.

Baca Juga:  Lowongan Panwaslucam ‘Dikeroyok’ 260 Orang

Berbicara soal penanggulangan bencana kebakaran, saat ini Kutim masih minim armada,  di Sangkulirang misalnya, dengan kondisi pemukiman yang padat, keberadaan satu unit mobil Damkar sudah tidak sesuai lagi. Sehingga ke depan perlu diusulkan penambahan armada baru.

“Jumlah personil kami di Sangkulirang sudah cukup, yakni ada satu regu (setara 16 personel). Namun, mobil Damkar yang memang kurang. Apalagi yang ada sekarang kapasitas tangkinya hanya 3000 liter. Sehingga jika ada kebakaran besar, tidak mampu mengatasinya,” ujarnya.

Gang sempit di tengah pemukiman padat juga kerap menyulitkan petugas. Makanya DPK berencana menyedian unit pemadam yang lebih ‘ramping’. Caranya dengan melakukan modifikasi armada yang kapasitasnya sekira 1200 liter saja.

Baca Juga:  Jatah Penerbangan Kutim Berkurang

“Ini bagian dari strategi kami ,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Kutim Ismunandar meminta kepada DPK Segera membuat kajian kebutuhan armada. Realiasi kajian kebutuhan ini nantinya tidak akan menjadi tanggung jawab Pemkab saja. Tetapi bupati akan melibatkan seluruh stakeholder di Kutim.

“Di Musrenbang pada umumnya masyarakat minta pemadam.  Makanya saya minta dibuat kajian, dan saya mau dibawa ke stakeholder untuk mengajak berpartisipasi.  Kemudian soal prosedur memang perlu disosialisasikan lebih gencar ke masyarakat,” pungkas Ismunandar. (hd)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pemadam KebakaranSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Banyak Aset Tidak Terdata, Pegawai Pensiun Masih Bawa Mobil Dinas 

Next Post

Kenaikan Tarif Air Dianggap Tidak Beratkan Masyarakat, Sebulan, Golongan III Hanya Bayar Rp 91 Ribu 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.