• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kriminal

Diperkosa Wanita Paruh Baya, Pelajar SMK Alami Depresi Berat

by Redaksi Bontang Post
24 Mei 2022, 16:00
in Kriminal
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Seorang remaja laki-laki di Nunukan, Kalimantan Utara, mengalami gangguan mental akibat disetubuhi perempuan dewasa. Karena mengalami depresi, korban yang masih berusia 16 tahun itu bahkan sampai harus menjalani perawatan intesif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan.

Informasi dihimpun, korban — sebut saja dia — Guntur (16), diperkosa oleh tersangka bernama samaran Mentari (42) pada Sabtu (14/5) lalu. Kala itu Mentari yang tengah menjalin hubungan asmara dengan pelajar 16 tahun tersebut, mengajak korban untuk berkencan di rumahnya.

Lantaran sudah lama tidak berhubungan badan dengan pria dewasa, Mentari malah merenggut keperjakaan pelajar SMK tersebut. Guntur kehilangan keperjakaan setelah lebih duhulu dicekoki obat kuat oleh Mentari. Sepulangnya dari rumah Mentari, korban mengalami depresi berat. Guntur lebih banyak murung dan tidak nafsu makan hingga akhirnya jatuh sakit. Setelah sekian lama bungkam, Guntur akhirnya memberanikan diri menceritakan apa yang dialaminya itu kepada orang tuanya.

Baca Juga:  Korban Pencabulan Pemilik Ponpes Masih di Bawah Umur

Singkatnya, orang tua korban melaporkan kejadian itu ke polisi. Akibat menyetubuhi anak laki-laki di bawah umur, Mentari diringkus Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Nunukan dan dijebloskan ke dalam Sel Tahanan KSKP Nunukan. “Iya benar, sudah kami tangani. Kami masih melakukan penyelidikan. Untuk tersangka sudah kami tahan,” ungkap Kanit PPA Satreskrim Polresta Nunukan Ipda Martha saat dihubungi JPNN.com, Senin (23/5) sore.

Ipda Martha menerangkan, perbuatan asusila yang dilakukan Mentari terhadap Guntur terungkap pada Jumat (20/4) lalu. Korban yang mengalami depresi berat, mengaku kepada orang tuanya telah diperkosa oleh Mentari setelah lebih dulu diberi obat kuat.

“Orang tua korban tidak terima, melaporkan ke kami pada 20 Mei lalu. Kami langsung lakukan penyelidikan dan kami amankan tersangka di rumahnya pada hari itu juga,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ayah di Kukar Tega Perkosa Anak Tiri yang Tengah Hamil 6 Bulan

Kepada polisi, Mentari mengaku kalau dirinya memang menyetubuhi korban. Namun hubungan seksual layaknya suami istri itu diakuinya bukan pertama kalinya terjadi. Keduanya sudah berulang-ulang kali melakukan persetubuhan sejak Febuari lalu dengan alasan kerena suka sama suka. Mentari juga menyebutkan, kalau keduanya menjalin hubungan atau berpacaran sejak Febuari 2022 lalu. Jalinan cinta pasangan beda usia ini bermula dari perkenalan melalui media sosial Tiktok.

Sejak kejadian itulah keduanya kerap melakukan hubungan seksual. “Keduanya berpacaran, kenalannya lewat chatingan di TikTok. Kemudian keduanya jalin hubungan sejak Febuari lalu,” terangnya.

Ipda Martha mengatakan kalau Mentari membantah telah memberikan vitamin ataupun sejenis obat kuat kepada korban. Mentari juga menolak karena disebut-sebut sebagai mantan PSK. Bahkan Mentari mengaku terkejut mengetahui korban depresi karena persetubuhan berulang-ulang kali.

Baca Juga:  BEJAT!!! Ayah 'Garap' Anak Tiri, Dua Bulan, Korban Dicabuli Berulang Kali 

Pasalnya sejak melakukan hubungan badan pertama pada Februari lalu, korban masih seringkali berkencan dengan dirinya. “Dari hasil pemeriksaan, tersangka tidak pernah memberikan obat kuat. Namun, tersangka mengakui semuanya, kalau berhubungan seks dengan korban sudah berulang-ulang kali,” terangnya.

Ditambahkannya, bahwa kasus persetubuhan yang dilakukan Mentari terhadap Guntur masih dalam tahap penyidikan. Sejauh ini pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi dari pihak sekolah dan dinas terkait. Sementara itu, korban masih belum bisa dimintai keterangan penyidik lantaran masih mengalami depresi. Unit PPA Satreskrim Polres Nunukan juga telah berkoordinasi dengan dokter spesialis anak, kulit dan kelamin, serta spesialis ahli jiwa. “Masih kami dalami, korban saat ini belum bisa diminta keterangan karena masih dalam penanganan rawat inap rumah sakit,” tandasnya. (mcr14/jpnn)

Source: jpnn
Tags: pemerkosaan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dua Hakim Rangkasbitung Nyabu di Sela-sela Sidang

Next Post

Maling Ponsel di Berebas Tengah Diringkus, Terancam 5 Tahun Penjara

Related Posts

Diduga Korban Kekerasan Seksual, Gadis di Bawah Umur asal Balikpapan Meninggal
Kriminal

Pria di Bontang Barat Ditangkap karena Perkosa Anak di Bawah Umur

20 September 2025, 19:19
Gagal Memperkosa, Pria di Samarinda Malah Pukul Korban
Kriminal

Ketahuan Hendak Perkosa Tetangga yang Masih di Bawah Umur, Pria di Bontang Selatan Ditangkap

25 Januari 2025, 14:59
Paman di Bontang Kuala yang Nyaris Perkosa Keponakan Dituntut 2,5 Tahun Penjara
Kriminal

Paman di Bontang Kuala yang Nyaris Perkosa Keponakan Dituntut 2,5 Tahun Penjara

2 Juli 2024, 15:34
Habis Mabuk, Paman di Bontang Kuala Nyaris Perkosa Keponakan
Kriminal

Habis Mabuk, Paman di Bontang Kuala Nyaris Perkosa Keponakan

29 Januari 2024, 17:01
Habis Pesta Miras, Dua Pria di Bontang Perkosa Pelajar di Bawah Umur
Kriminal

Habis Pesta Miras, Dua Pria di Bontang Perkosa Pelajar di Bawah Umur

17 Oktober 2023, 12:32
Bocah 11 Tahun di Kukar Tega Perkosa Balita 4 Tahun di Kebun Sawit
Kriminal

Bocah 11 Tahun di Kukar Tega Perkosa Balita 4 Tahun di Kebun Sawit

8 Juni 2023, 16:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.