• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Ajak Makan Ikan Papuyu, Dinasihati Pentingnya Sebuah Reward

by BontangPost
23 November 2017, 11:51
in Feature
Reading Time: 3 mins read
0
SERAP ILMU: Penulis berfoto bersama dengan Dahlan Iskan, selepas menggelar pertemuan dengan para Redaktur Kaltim Post Group (KPG), Senin (20/11). (Rachman Wahid/Bontang Post)

SERAP ILMU: Penulis berfoto bersama dengan Dahlan Iskan, selepas menggelar pertemuan dengan para Redaktur Kaltim Post Group (KPG), Senin (20/11). (Rachman Wahid/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu rumah di Kompleks Sakura Regency Surabaya mendadak ramai dikunjungi belasan Redaktur Kaltim Post Group (KPG), Senin (20/11). Tujuan mereka satu,  ingin bersilaturahmi dengan wartawan senior sekaligus tokoh pers Indonesia: Dahlan Iskan.

Rachman Wahid, BONTANG

Keluar dari mobil listrik abu-abu merk Tesla, Dahlan yang mengenakan baju lengan pendek biru menyambut kami di halaman rumah. Dahlan terlihat sehat di usianya yang menginjak 66 tahun. “Sebentar ya, saya masuk dulu, sambil menunggu yang lain datang,” kata Dahlan setelah bersalaman.  Kami yang datang di kediaman Dahlan saat itu datang terpisah, lantaran berbeda kendaraan.

Setelah semua redaktur lengkap, kami pun diajak Dahlan masuk rumah. Rumahnya sederhana, meski saya yakin Dahlan, punya rumah yang lain. “Kita makan dulu, lapar kan?,” ajak Dahlan saat menyambut dan menggiring kami ke ruang makan.

Jejeran mangkuk berisi lauk-pauk terhampar di atas meja, di ruang makan. Kata Dahlan, salah satu lauk ada yang sangat istimewa: ikan papuyu bumbu merah. “Ikan ini dikirimkan langsung dari Kalimantan. Suka sekali istri saya ikan ini,” kata Dahlan sambil membagikan satu per satu piring kepada kami.

Baca Juga:  Airplane Mode ke Kecamatan Sembilan Warna

Bagi masyarakat Kalimantan, ikan papuyu memang tidak asing, salah satu ikan primadona sebagai ikan konsumsi. Rasanya yang gurih dan lezat benar-benar membuat ikan ini selalu dicari dan membuat orang ketagihan untuk menyantapnya.

“Silahkan dicoba. Tapi saya harus ingatkan, hati-hati makan ikan ini, banyak tulangnya. Anda yang dari Kalimantan pasti tahu itu,” ujarnya memperingati kami yang tampak bernafsu menetapkan target lauk yang akan disantap.

Acara makan selesai, kami pindah ke musala, sekitar 8 meter dari ruang makan.

Melewati kolam ikan, kami lesehan di musala yang beralas karpet merah. Musala ini terbuka dengan tanaman bunga di sekelilingnya. Setelah menyalakan kipas angin, Dahlan dan kami duduk lesehan.

Siang itu, saya dan 10 redaktur lainnya memang diagendakan bertemu Dahlan. Dia adalah guru sekaligus idola. Tak salah jika kami butuh wejangan dari beliau. Pertemuan ini merupakan satu rangkaian orientasi dan pemagangan Redaktur KPG  selama 4 hari di Jawa Pos, Surabaya.

Sebagai seorang penyunting, seorang redaktur bertanggung jawab penuh terhadap berita yang disuguhkan kepada pembaca. Selain itu pula, redaktur turut memimpin para wartawan di perusahaan media. Karena itu, dirasa perlu arahan dan nasihat dari senior. “Saya tidak mau ditanya-tanya. Tadinya saya ajak makan biar kenyang, supaya tidak ditanya-tanya,” canda Dahlan yang langsung disambut tawa para redaktur.

Baca Juga:  Berlusconi

Duduk di antara para redaktur, mantan Menteri BUMN ini menegaskan pentingnya sebuah reward bagi pimpinan untuk karyawan termasuk wartawan. Dirinya menyebut karyawan yang berpengaruh dan berprestasi untuk perusahaan sebagai andalan. “Mereka yang menjadi andalan sebenarnya tulang punggung di perusahaan.  Nah, sebagai pemimpin, penghargaan apa yang bisa Anda berikan untuk para andalan itu?,” tanya dia.

Lanjut Dahlan, penghargaan bisa diberikan dengan cara bersikap. Salah satu sikap yang bisa dilakukan ialah memperlakukan bawahan layaknya kawan. “Memperlakukan bawahan layaknya kawan itu baik. Tapi jangan karena dianggap teman lalu Anda tak bisa marah,” ujarnya.

Lainnya, bisa memberikan penghargaan berupa kenaikan jabatan dan penghasilan. “Kalau gak ada duit, wartawan atau karyawan yang  jelek-jelek dikeluarkan saja. Gajinya berikan kepada karyawan andalan Anda. Sedikit karyawan, tapi sejahtera,” kata dia.

Baca Juga:  UUD Baru yang Sangat Yahudi

Dahlan juga memperingatkan, agar jangan menyamakan nasib karyawan andalan dan karyawan tidak andalan. “Itu namanya Anda berbuat zalim. Kan ada ayatnya. Orang zalim dilaknat oleh tuhan,” ujarnya.

Selain itu, bentuk penghargaan juga bisa dilakukan dalam bentuk pujian. Pujian dapat diberikan kepada karyawan sebagai motivasi dan bentuk perhatian. “Sebagai manusia harus terus diingatkan. Jangan sampai buta jabatan. Karena sibuk bekerja, karyawan andalan jadi tidak diperhatikan. Pujilah karyawan jika berbuat baik,” tegasnya.

Di ujung pertemuan, Dahlan berpesan kepada para redaktur agar segera identifikasi para wartwan andalan di masing-masing perusahaan asal.  “Cari siapa andalan itu, cari siapa yang menyukseskan perusahaan. Saya yakin Anda sudah melakukan itu, saya hanya mengingatkan. Kalau sudah ketemu, hargai mereka,” tukasnya.

Anjangsana dengan Dahlan pun berujung dengan foto bersama. Tak mau ketinggalan, saya pun meminta foto hanya berdua. Kesan saya di pertemuan siang itu hanya satu: Dahlan Iskan pemimpin yang baik. (***)

 

Tags: Bontang postdahlan iskanfeature
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Polwan Ikut Bantu Evakuasi Banjir

Next Post

Banjir, Empat Piton Naik ke Jalan

Related Posts

Di Balik Rambu Solo’ Terbesar di Bontang, Kisah Penghormatan Terakhir untuk Tokoh Adat Toraja Ester Madao
Feature

Di Balik Rambu Solo’ Terbesar di Bontang, Kisah Penghormatan Terakhir untuk Tokoh Adat Toraja Ester Madao

29 Juli 2026, 16:02
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
Jatuh Cinta di Desa Pela
Feature

Jatuh Cinta di Desa Pela

28 Oktober 2024, 08:18
Kisah Penjaga Pintu Air Sungai Bontang: Buaya Mengintai, Bersihkan Sampah secara Manual
Feature

Kisah Penjaga Pintu Air Sungai Bontang: Buaya Mengintai, Bersihkan Sampah secara Manual

23 Oktober 2024, 13:05
Mengenal Dokter Spesialis Bedah Fachrisatul Masruroh; Diharapkan Jadi Mantri, Belajar Banyak dari Pasien
Bontang

Mengenal Dokter Spesialis Bedah Fachrisatul Masruroh; Diharapkan Jadi Mantri, Belajar Banyak dari Pasien

30 Oktober 2023, 17:00
Mengenal Ulama Penyebar Islam di Bontang; Habib Ja’far bin Umar Al-Habsyi
Feature

Mengenal Ulama Penyebar Islam di Bontang; Habib Ja’far bin Umar Al-Habsyi

1 Mei 2023, 10:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.