• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Akhir Agustus, Rumah Nelayan Rampung

by BontangPost
4 Agustus 2017, 12:55
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
PATOK TARGET: Sekretaris DPKPP Maksi Dwiyanto menargetkan pembangunan perumahan kampung nelayan selesai akhir bulan ini, sehingga pada September bisa dilakukan peresmian.(DOK/BONTANG POST)

PATOK TARGET: Sekretaris DPKPP Maksi Dwiyanto menargetkan pembangunan perumahan kampung nelayan selesai akhir bulan ini, sehingga pada September bisa dilakukan peresmian.(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

50 Unit untuk Tipe 36, Berharap Segera Diresmikan

BONTANG – Perumahan kampung nelayan ditargetkan rampung akhir bulan ini oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP). Sekretaris DPKPP Maksi Dwiyanto mengatakan, perumahan yang terletak di samping perumahan Korpri ini sudah merampungkan proses revisi terhadap perbaikan struktur bangunan.

“Akhir Agustus fisik bangunan dan infrastruktur siap,” ungkap Maksi.

Saat ini progres pengerjaan yakni berkaitan dengan penataan lingkungan. Pengerjaan tersebut ditopang melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Berjalan penanaman sekarang dengan sistem kerja keroyokan,” tambahnya.

Agenda selanjutnya, ialah pengecekan kelayakan fungsi yang dijadwalkan berkisar antara akhir Agustus hingga awal September. Proses tersebut dilanjutkan dengan penghunian pada September. Ia mengharapkan agar pengerjaan cepat selesai, sehingga launching juga segera dilakukan, sambil menunggu proses hibah dari pemerintah pusat ke Pemkot Bontang. “Supaya cepat di tangan,” singkatnya.

Baca Juga:  Penyerahan Rumah untuk Nelayan Dipercepat

Program ini merupakan program pemerintah pusat dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) dengan nilai kontrak Rp 7.871.203.000. Pembangunan perumahan kampung nelayan ini memiliki tipe 36 dengan jumlah 50 unit.

Diberitakan sebelumnya, Komisi III DPRD melakukan sidak terkait pembangunan perumahan kampung nelayan ini. Dari hasil sidak, ditemukan beberapa unit rumah dengan kondisi berbahaya.

Ketua Komisi III Rustam mendorong kontraktor untuk lebih mempercepat lagi pengerjaannya. “Ini tinggal beberapa bulan lagi harusnya sudah 50 persen progresnya, tetapi masih berkisar 36 persen sekarang. Saya minta kontraktor menambah karyawan untuk pengerjaannya. Sekarang total pekerja berjumlah 50 orang. Itu kurang ideal. Harus ditambah 14 orang lagi,” tegasnya.

Baca Juga:  Perumahan Nelayan Masih 80 Persen

Apabila pengerjaannya tidak selesai sesuai waktu pelaksanaan yang tertuang dalam kontrak, maka perusahaan bisa mendapat denda sebesar 50 persen. Bahkan jika terlalu lama molornya bisa berujung penalti berupa blacklist.

Mengenai teknis siapa yang berhak menerima rumah tersebut, ada beberapa poin yang ditekankan. Pertama, masyarakat penghasilan rendah di bawah Upah Minimum Kota (UMK). Kedua, dikhususkan bagi nelayan melalui verifikasi dengan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, dan Kartu Nelayan bagi yang sudah memilikinya.

Ketiga, prioritas untuk warga Bontang Lestari. Hal tersebut diungkapkan oleh Rani Nur Hayati, Kasi Perumahan dan Permukiman, Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP).

“Rumah ini tidak gratis, tetapi kami nanti menunggu kebijakan Wali Kota Bontang melalui peraturan wali kota (Perwali) berkaitan dengan jangka waktu orang bisa tinggal dalam rumah ini dan  berapa restribusinya. Tetapi yang jelas pemilik rumah membayar biaya listrik dan air sendiri. Terakhir, yang paling penting apabila tingkat kesejahteraan hidupnya sudah naik maka tidak boleh lagi berada di rumah ini,” tegasnya. (*ak)

Baca Juga:  Diminati, Rumah Nelayan Diusulkan Kembali
Tags: rumah nelayan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Beberapa Perumahan Dapat Penilaian Buruk, Tahun Ini Bontang Absen Adipura

Next Post

It’s Show Time 

Related Posts

Nelayan Senang Dapat Rumah, Tapi Bingung Soal Transportasi
Bontang

Seleksi Penghunian Rusus Nelayan, DPKPP Harus Terbuka

26 Februari 2019, 19:30
Nelayan Senang Dapat Rumah, Tapi Bingung Soal Transportasi
Bontang

Penyerahan Rumah untuk Nelayan Dipercepat

14 Februari 2019, 20:00
Nelayan Senang Dapat Rumah, Tapi Bingung Soal Transportasi
Bontang

Nelayan Senang Dapat Rumah, Tapi Bingung Soal Transportasi

14 Februari 2019, 19:30
Dewan Sebut Seleksi CPNS Gagal
Bontang

Pemborong Rusus Belum Dibayar

18 November 2018, 17:30
Pembangunan Rusunawa Berebas Tengah Menggantung
Bontang

Penghunian Rumah Nelayan Molor

15 November 2018, 17:10
Diminati, Rumah Nelayan Diusulkan Kembali
Bontang

Diminati, Rumah Nelayan Diusulkan Kembali

6 Oktober 2018, 11:50

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.