• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pemborong Rusus Belum Dibayar

by BontangPost
18 November 2018, 17:30
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Agus Haris(DOK/BONTANG POST)

Agus Haris(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Pembangunan rumah khusus (rusus) nelayan di samping perumahan Korpri, Bontang Lestari, menyisakan masalah. Hingga kini nasib para pekerja pemborong menggantung. Mereka mengaku belum mendapatkan upah dari pemenang lelang proyek, PT QRA.

Dikatakan Ketua Komisi I DPRD Agus Haris, sebanyak 10 pekerja belum mendapatkan upah sejak lima bulan lalu. Totalnya mencapai Rp 58 juta. Jika dikalkulasikan maka tiap orang belum mendapatkan upah sekira Rp 5,8 juta.

Kondisi ini membuat pekerja protes. Mereka belum juga menyerahkan kunci rumah. Bahkan langkah penyegelan bangunan pun dilakukan. Kondisi ini membuat perusahaan tidak bisa menyerahkan kepada satuan kerja (satker). “Untuk ukuran para nelayan nominal itu cukup besar,” ucapnya.

Baca Juga:  HORE!!! Rumah Nelayan Siap Dihuni Usai Lebaran

Dipaparkan Agus, awalnya PT QRA memborongkan pekerjaannya. Kemudian pemborong tersebut mengambil jasa para nelayan di sekitar lokasi proyek.“Sistemnya satu rumah dikerjakan tiga orang,” paparnya.

Setiap kali diundang rapat membicarakan hal ini, kata Agus, kontraktor tak pernah hadir. Dia mengaku telah mendatangi kantor perusahaan di Samarinda. Tapi, tidak ada penghuninya. “Alamatnya benar ada tetapi kosong tidak ada orangnya,” terangnya.

Pada akhir bulan ini, Komisi I bakal memanggil Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP). Agus pun mendesak kepada OPD tersebut agar perusahaan tersebut didatangkan.

“Lunasi dulu. Supaya perusahaan itu menyelesaikan hak-hak para pekerja,” pintanya.

Diketahui, pembangunan rusus bersumber dari APBN 2017. Nilai kontraknya mencapai Rp 7,8 miliar. (ak)

Baca Juga:  80 Orang Terdata untuk Rumah Khusus, Nelayan Dibatasi 3 Tahun
Tags: pembayaranPemborongrumah nelayan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Daging Ayam Naik

Next Post

Indah Sari dan Wulan Dari Wakili Kampung Mandar

Related Posts

Nelayan Senang Dapat Rumah, Tapi Bingung Soal Transportasi
Bontang

Seleksi Penghunian Rusus Nelayan, DPKPP Harus Terbuka

26 Februari 2019, 19:30
Nelayan Senang Dapat Rumah, Tapi Bingung Soal Transportasi
Bontang

Penyerahan Rumah untuk Nelayan Dipercepat

14 Februari 2019, 20:00
Nelayan Senang Dapat Rumah, Tapi Bingung Soal Transportasi
Bontang

Nelayan Senang Dapat Rumah, Tapi Bingung Soal Transportasi

14 Februari 2019, 19:30
Pembangunan Rusunawa Berebas Tengah Menggantung
Bontang

Penghunian Rumah Nelayan Molor

15 November 2018, 17:10
Diminati, Rumah Nelayan Diusulkan Kembali
Bontang

Diminati, Rumah Nelayan Diusulkan Kembali

6 Oktober 2018, 11:50
HORE!!! Rumah Nelayan Siap Dihuni Usai Lebaran
Bontang

HORE!!! Rumah Nelayan Siap Dihuni Usai Lebaran

24 April 2018, 11:53

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.