• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Aksi Kamisan, 39 Ribu Orang Tolak Rencana Penempatan TNI di Jabatan Sipil

by M Zulfikar Akbar
1 Maret 2019, 14:30
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Aktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) menggelar aksi Kamisan ke-575 di depan Istana Merdeka menolak kembalinya militer di jabatan sipil, Jakarta, Kamis (21/2/2019). (Tirto.id)

Aktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) menggelar aksi Kamisan ke-575 di depan Istana Merdeka menolak kembalinya militer di jabatan sipil, Jakarta, Kamis (21/2/2019). (Tirto.id)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Aksi Kamisan ke-576 turut membawa misi khusus. Yakni, menyuarakan penolakan rencana penempatan perwira TNI aktif dalam jabatan sipil. Kemarin sore (28/2) puluhan orang dari berbagai kalangan berunjuk rasa di depan istana dan meminta pemerintah tidak melaksanakan rencana tersebut. Para aktivis juga menggalang petisi yang sudah diteken 39 ribu orang.

Direktur Imparsial Al Araf menyampaikan, koalisi masyarakat sipil tidak ingin masa kelam Orde Baru saat TNI menjalankan fungsi ganda dalam ranah sipil terulang. Karena itu, dia bersama koalisi masyarakat sipil menolak tegas rencana yang sedang dikaji pemerintah. ’’Penempatan TNI di jabatan sipil itu tidak sesuai undang-undang,’’ imbuhnya.

Dia pun mencontohkan Kementeriaan Koordinator Bidang Kemaritiman. Menurut Al Araf, kementerian itu tidak termasuk salah satu instansi sipil yang bisa diisi TNI. Karena itu, pemerintah tidak bisa menarik TNI untuk menempati jabatan di kementerian tersebut. Harus ada perubahan peraturan apabila pemerintah ingin melakukan hal tersebut. ’’Basisnya akan revisi Undang-Undang TNI atau melalui perubahan PP atau perpres,’’ jelasnya.

Baca Juga:  Enzo, Taruna Akmil Keturunan Prancis Jadi Viral, Lancar Baca Alquran

Dia menilai, saat ini sudah banyak anggota TNI yang masuk dalam ranah sipil. Misalnya, lewat berbagai nota kesepahaman alias memorandum of understanding (MoU) antara TNI dan instansi sipil. Tentu, lanjut Al Araf, koalisi masyarakat sipil tidak hanya turun ke jalan untuk menolak rencana tersebut. Langkah-langkah lain juga sudah dan akan mereka tempuh.

Di antaranya, pembuatan petisi penolakan. Sampai kemarin malam, sudah lebih dari 39 ribu orang yang menandatangani petisi tersebut. Kemudian, kata Al Araf, koalisi masyarakat sipil juga berniat membuka ruang dengan pemerintah dan DPR untuk menyampaikan sikap mereka secara langsung.

’’Kami coba melakukan lobi dengan Komisi I DPR,’’ katanya. Hal tersebut sangat penting lantaran komisi itulah yang selama ini menjadi mitra TNI di DPR.

Baca Juga:  Duh... Militer Australia Lecehkan Pancasila

Aksi Kamisan kemarin juga akan ditindaklanjuti dengan pengiriman surat. Seperti biasa, Al Araf menyebutkan, surat bakal dikirim langsung kepada presiden. Diharapkan, berbagai langkah dan jalan yang ditempuh bisa menggerakkan pemerintah untuk tidak meneruskan rencana yang mereka nilai keliru.

Hal serupa disampaikan Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid. Menurut dia, keterangan Ombudsman kepada pemerintah sudah sangat jelas. ’’Sudah dikatakan maladministrasi. Sudah dikatakan salah,’’ tegasnya.

Karena itu, pemerintah seharusnya tidak melanjutkan kajian dan rencana menempatkan perwira TNI aktif di jabatan sipil. (syn/c5/git/jpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kamisantni
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pernikahan Dini Ternyata Picu Stunting

Next Post

Makin Mudah, Lunasi Biaya Haji Tak Perlu ke Bank

Related Posts

Sidang Militer Kasus Pembunuhan di Balikpapan, Praka MAM Dituntut 20 Tahun Penjara dan Pemecatan
Kriminal

Sidang Militer Kasus Pembunuhan di Balikpapan, Praka MAM Dituntut 20 Tahun Penjara dan Pemecatan

12 November 2021, 16:30
Kampung Isinya Cuma 20 Orang, Tapi Terima Dana Desa Rp 1 Miliar
Nasional

THR Cair, Pemerintah Gelontorkan Rp 29,3 T untuk ASN Hingga TNI/Polri

12 Mei 2020, 04:00
Kerumunan Warga Dibubarkan
Bontang

Kerumunan Warga Dibubarkan

26 Maret 2020, 20:30
TNI Buka Peluang Carter Pesawat untuk Evakuasi WNI di Wuhan
Nasional

TNI Buka Peluang Carter Pesawat untuk Evakuasi WNI di Wuhan

30 Januari 2020, 16:00
TNI-AL Beri Warning, Ancam Tindak Tegas Aktivitas Ilegal
Nasional

TNI-AL Beri Warning, Ancam Tindak Tegas Aktivitas Ilegal

6 Januari 2020, 11:00
Separatis Kembali Tembaki Anggota Polri dan TNI
Nasional

Separatis Kembali Tembaki Anggota Polri dan TNI

15 Agustus 2019, 14:00

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.