• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Pernikahan Dini Ternyata Picu Stunting

by M Zulfikar Akbar
1 Maret 2019, 14:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ikut menyemarakkan Hari Gizi Nasional 2019. Secara khusus mereka memaparkan soal upaya  prevalensi stunting dan diabetes dengan asupan nutrisi dari bahan pangan lokal.

Tahun lalu proporsi stunting pada balita Indonesia mencapai 30,8 persen. Sementara itu prevalensi penderita diabetes juga mengalami peningkatan. Yakni dari 6,9 persen menjadi 8,5 persen. Nah dengan kondisi tersebut, baik stunting maupun diabetes harus ditangani.

Untuk mengatasi stunting misalnya, Peneliti Kependudukan LIPI Yuly Astuti menuturkan hasil kajiannya menunjukkan pernikahan dini ikut memicu terjadinya stunting. “Sebab ketika perempuan menikah pada usia dini, kemudian hamil, maka rentan mengalami anemia,” katanya di kantor LIPI kemarin (28/2). Ibu hamil yang anemia, berpotensi menimbulkan persoalan gizi pada anaknya.

Baca Juga:  Kampung Percontohan Penurunan Stunting dan Laskar Ceria Diresmikan

Yuly mengatakan mencegah stunting terdiri dari dua upaya. Pertama adalah upaya langsung seperti pemenuhan gizi pada ibu hamil maupun bayi baru lahir sampai usia dua tahun. Namun intervensi langsung seperti ini ternyata hanya berdampak 30 persen pada pengurangan stunting.

Justru yang menimbulkan dampak besar hingga 70 persen adalah intervensi tidak langsung. Meliputi faktor sosial, ekonomis, kemiskinan, dan pendidikan. Urusan pernikahan dini tersebut masuk dalam intervensi tidak langsung. Dia mengapresiasi upaya Puskesmas di Kota Mataram yang membuat program Peduli Ibu Hamil Anemia (PIHA).

Sementara itu itu terkait dengan mengurangi kasus diabetes, peneliti LIPI menawarkan konsumsi singkong kaya vitamin dan buah kedondong. “Sayangnya singkong dicap makanan desa. Padahal saya suka singkong,” kata peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Ahmad Fathoni.

Baca Juga:  Keluarga Berisiko Stunting Bakal Dapat Bantuan Daging Ayam dan Telur

Dia mengatakan tantangan saat ini adalah bagaimana menyajikan olahan singkong sehingga menjadi menarik. Dia mencontohkan ada olahan kue bolu dan brownies berbahan singkong. Kemudian juga ada singkong “keju” yang lembut dimakan setelah digoreng. “Padahal itu tidak ada kejunya,” katanya.

Selain itu konsumsi olahan daun kedondong hutan juga bisa mengurangi diabetes. Peneliti Balai Konservasi dan Tumbuhan Kebun Raya Eka Karya Bali Wawan Sujarwo mengatakan masyarakat Bali selama berabad-abad sudah menggunakan daun kedondong hutan sebagai obat tradisional diabetes. Sebab ada kandungan antioksidan dan polifenolnya. “Mereka biasanya mengkonsumsi daun kedondong segar sebagai sayuran. Atau direbus dahulu sebagai minuman obat,” pungkasnya.  (wan/jpg)

Tags: pernikahan dinistunting
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Coba Berhenti Minum Kopi? 8 Hal ini yang Akan Anda Alami

Next Post

Aksi Kamisan, 39 Ribu Orang Tolak Rencana Penempatan TNI di Jabatan Sipil

Related Posts

21 Kasus Stunting Tersisa, Kanaan Ditargetkan Zero dalam 56 Hari
Bontang

21 Kasus Stunting Tersisa, Kanaan Ditargetkan Zero dalam 56 Hari

2 Oktober 2026, 11:00
Meski Turun ke 14,05 Persen, Stunting di Enam Kelurahan Bontang Masih Tinggi
Pemkot Bontang

Meski Turun ke 14,05 Persen, Stunting di Enam Kelurahan Bontang Masih Tinggi

24 Juli 2026, 14:00
Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Bontang

Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan

6 Maret 2026, 06:00
Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini
Bontang

Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini

21 Januari 2026, 12:00
Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen
Bontang

Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen

16 Januari 2026, 11:00
Kasus Pernikahan Dini di Bontang Masih Tinggi, Mayoritas di Kawasan Pesisir
Bontang

Kasus Pernikahan Dini di Bontang Masih Tinggi, Mayoritas di Kawasan Pesisir

22 Desember 2025, 16:25

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.