• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pemkot Bontang

Meski Turun ke 14,05 Persen, Stunting di Enam Kelurahan Bontang Masih Tinggi

by Dwi Kurniawan Nugroho
24 Juli 2026, 14:00
in Pemkot Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menargetkan prevalensi stunting di Kota Bontang turun hingga satu digit pada tahun depan melalui penguatan intervensi gizi, layanan kesehatan, serta peningkatan akses air bersih dan sanitasi.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menargetkan prevalensi stunting di Kota Bontang turun hingga satu digit pada tahun depan melalui penguatan intervensi gizi, layanan kesehatan, serta peningkatan akses air bersih dan sanitasi.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Prevalensi stunting di Kota Bontang kembali menunjukkan tren penurunan berdasarkan hasil Operasi Timbang Balita yang dilaksanakan pada Juni 2026. Angkanya kini berada di 14,05 persen, turun dari kisaran 15 persen sebelum kegiatan tersebut dilakukan.

Data Dinas Kesehatan Kota Bontang mencatat sebanyak 9.884 balita menjadi sasaran Operasi Timbang. Seluruh balita berhasil ditimbang atau mencapai cakupan 100 persen. Dari hasil tersebut, terdapat 1.389 balita yang masuk kategori stunting.

Berdasarkan persentase, Kelurahan Tanjung Laut Indah menjadi wilayah dengan prevalensi stunting tertinggi, yakni 19,44 persen. Disusul Bontang Lestari (19,35 persen), Berbas Pantai (18,09 persen), Tanjung Laut (17,90 persen), Berbas Tengah (17,65 persen), dan Loktuan (17,59 persen).

Baca Juga:  Kampung Percontohan Penurunan Stunting dan Laskar Ceria Diresmikan

Sementara berdasarkan jumlah kasus, Loktuan menjadi kelurahan dengan balita stunting terbanyak, yakni 213 anak.

Selain stunting, persoalan gizi lainnya juga masih menjadi perhatian. Hasil Operasi Timbang mencatat 581 balita mengalami wasting (kurus) dengan prevalensi 5,88 persen, sedangkan balita dengan status underweight (berat badan kurang) mencapai 1.264 anak atau 12,79 persen.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan penanganan masalah gizi harus dilakukan secara menyeluruh. Pemerintah tidak hanya berfokus pada penurunan angka stunting, tetapi juga wasting dan underweight yang saling berkaitan dengan tumbuh kembang anak.

“Semua itu harus diselesaikan karena berkaitan dengan masalah gizi secara bertahap,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).

Menurut Neni, tingginya prevalensi stunting di sejumlah kawasan pesisir tidak hanya dipengaruhi asupan gizi, tetapi juga masih terbatasnya akses sanitasi yang layak.

Baca Juga:  Pemkot Bontang Komitmen Cegah dan Kurangi Stunting

Karena itu, Pemkot Bontang terus memperluas layanan air bersih dan sanitasi, termasuk jaringan PDAM di wilayah pesisir.

“Yang masih perlu diperbaiki itu sanitasi, seperti akses jamban dan air bersih. Makanya sekarang jaringan PDAM sudah masuk ke kawasan pesisir, tinggal beberapa wilayah lagi yang belum terlayani,” katanya.

Berdasarkan hasil Operasi Timbang, terdapat enam kelurahan yang menjadi prioritas intervensi karena secara konsisten mencatat angka tinggi pada indikator stunting, wasting, maupun underweight, yakni Bontang Lestari, Loktuan, Tanjung Laut Indah, Tanjung Laut, Berbas Tengah, dan Bontang Baru.

Pemerintah Kota Bontang menargetkan berbagai program intervensi, mulai dari pemenuhan gizi, peningkatan layanan kesehatan, hingga penyediaan air bersih dan sanitasi, mampu mempercepat penurunan angka stunting.

Baca Juga:  Nasib Penanganan Balita Stunting di Sidrap, Sempat Terkendala Status Wilayah

“Kami menargetkan tahun depan angka stunting Kota Bontang sudah berada di satu digit,” pungkas Neni. (*)

Tags: stunting
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Nelayan Diterkam Buaya di Perairan Pulau Kedindingan Bontang, Alami Luka Serius di Kedua Bahu

Next Post

Serahkan Bantuan untuk Dua Lansia di Bontang Baru, Agus Haris Pastikan Program Tengok Tetangga Tepat Sasaran

Related Posts

21 Kasus Stunting Tersisa, Kanaan Ditargetkan Zero dalam 56 Hari
Bontang

21 Kasus Stunting Tersisa, Kanaan Ditargetkan Zero dalam 56 Hari

2 Oktober 2026, 11:00
Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Bontang

Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan

6 Maret 2026, 06:00
Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini
Bontang

Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini

21 Januari 2026, 12:00
Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen
Bontang

Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen

16 Januari 2026, 11:00
Kasus Pernikahan Dini di Bontang Masih Tinggi, Mayoritas di Kawasan Pesisir
Bontang

Kasus Pernikahan Dini di Bontang Masih Tinggi, Mayoritas di Kawasan Pesisir

22 Desember 2025, 16:25
Pemberian Makanan Tambahan Sasar 1.219 Balita di Bontang
Bontang

Pemberian Makanan Tambahan Sasar 1.219 Balita di Bontang

6 Agustus 2025, 08:32

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.