• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Aksi Mafia Tanah Jadi Atensi Serius di Kaltim

Manfaatkan Oknum Ormas, Bermodal Spanduk dan Surat Palsu

by Redaksi Bontang Post
3 November 2023, 11:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kasus tumpang tindih surat kepemilikan tanah yang melibatkan mafia bukan hal baru di Kaltim. Karena itu Polda Kaltim memberi atensi serius.

Hingga jelang akhir 2023 ada dua kasus sengketa tanah ditangani Subdit Harta Benda Bangunan Tanah (Hardabangtah) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kaltim yang diduga terindikasi mafia tanah.

“Satu kasus sudah tahap persidangan di Pengadilan Negeri Balikpapan. Satu kasus lagi masih proses,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Kombespol Kristiaji melalui Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Kaltim AKBP Harun Purwoko.

Menurut Harun, kasus melibatkan mafia tanah kini menjadi atensi serius Polri. Apalagi, ada instruksi agar aparat bertindak tegas terhadap para mafia tanah yang kerap menghalalkan segala cara dalam menjalankan aksinya.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Mafia Tanah di Bontang, JPU Tuntut Terdakwa Penjara Sembilan Tahun

“Tapi, tak semua kasus pertanahan dapat dikategorikan mafia tanah. Dugaan keterlibatan mafia tanah cenderung melibatkan oknum Ormas maupun pejabat publik,” jelas mantan Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kaltim itu.

Saat beraksi, mafia tanah biasanya akan memanfaatkan oknum ormas untuk menduduki lahan yang diincar. Biasanya, lahan perusahaan yang dianggap berpotensi mendatangkan fulus. Modusnya mereka akan memasang spanduk yang mengeklaim kepemilikan, lalu memblokade akses menuju tanah tersebut.

Jika pemblokadean ini tak membuahkan hasil, langkah selanjutnya mereka akan menggugat melalui jalur perdata di pengadilan.

“Upaya gugatan perdata ini bisa dibilang untung-untungan. Jika gugatan diterima, maka mereka akan mendapatkan keuntungan. Biasanya, mereka bermodalkan surat tanah palsu. Satu surat tanah palsu ini bisa digunakan untuk mengeklaim berbagai bidang tanah,” jelasnya.

Baca Juga:  Aset Tersangka Kasus Dugaan Mafia Tanah Lahan Bandara Disita Kejaksaan Bontang

Tak hanya satu surat palsu, mafia tanah juga biasanya memiliki sejumlah surat palsu yang memang digunakan untuk menggugat kepemilikan lahan pihak lain.

Salah satu kasus dugaan mafia tanah, yang saat ini masuk meja hijau, kata Harun adalah kasus yang melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Paser, berinisial A yang bergulir di pengadilan. (ms/k15)

Tags: Mafia Tanah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

UU ASN Baru Diteken, PPPK Kini Berhak Dapat Uang Pensiun Seperti PNS

Next Post

KPU Bontang Tetapkan 294 Caleg, 1 Orang Kena Coret

Related Posts

Dua Tahun Tanah Terlantar atau Tidak Dimanfaatkan, Statusnya Bakal Jadi Tanah Negara
Kaltim

Dua Tahun Tanah Terlantar atau Tidak Dimanfaatkan, Statusnya Bakal Jadi Tanah Negara

20 Juni 2025, 13:32
Kasus Dugaan Mafia Tanah di Bontang, JPU Tuntut Terdakwa Penjara Sembilan Tahun
Bontang

Kasus Dugaan Mafia Tanah di Bontang, JPU Tuntut Terdakwa Penjara Sembilan Tahun

8 Februari 2025, 10:30
Terpidana Korupsi Pengadaan Lahan Autis Center di Bontang Bayar Uang Pengganti
Kriminal

Terpidana Korupsi Pengadaan Lahan Autis Center di Bontang Bayar Uang Pengganti

29 September 2024, 13:56
Berkas Kasus Dugaan Mafia Tanah di Bontang Sudah Lengkap, Siap Masuk Ruang Sidang
Kriminal

Berkas Kasus Dugaan Mafia Tanah di Bontang Sudah Lengkap, Siap Masuk Ruang Sidang

28 September 2024, 13:31
Perkara Mafia Tanah Lahan Bandara di Bontang Masuk Tahap Penyidikan
Kriminal

Aset Tersangka Kasus Dugaan Mafia Tanah Lahan Bandara Disita Kejaksaan Bontang

2 September 2024, 10:00
Korban Mafia Tanah di Kaltim Capai 165, di Bontang Ada 5 Kasus
Kaltim

Korban Mafia Tanah di Kaltim Capai 165, di Bontang Ada 5 Kasus

29 Juni 2024, 09:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.