• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Anggaran ‘Seret’, Kutim hanya Kebagian 350 H 

by BontangPost
27 Juli 2017, 12:08
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
ilustrasi

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Program Cetak Sawah Bantuan Pusat

SANGATTA – Kondisi keuangan negara yang sedang membuat penghematan besar-besaran membuat program bantuan di bidang pertanian, seperti pencetakan sawah ikut terkena imbas. Buktinya, tahun ini Kutai Timur (Kutim) hanya kebagian jatah cetak sawah yang anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) seluas 350 hektar. Padahal, total luasan yang semula diajukan mencapai 500 hektar.

“Yang disetujui hanya 350 hektar. Pengurangan terjadi karena kondisi keuangan negara tidak memungkin untuk menyetujui usulan yang kita minta,” jelas Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutim Mardjoni.

Kendati demikian, kata dia, pihaknya tetap akan memaksimalkan batuan program pencetakan sawah tersebut. Sebab, Kutim akan segera memasuki musim tanam pada bulan Agustus dan September. Sehingga, perlu dilakukan persiapan dan pembinaan yang baik agar hasil panen yang diperoleh tahun ini juga maksimal.

Baca Juga:  MEMBANGGAKAN!!! Dua Atlet Kutim Sumbang 2 Medali Perak 

“Program cetak sawah ini nanti akan kami prioritaskan pada daerah, yang memang berpotensi melakukan musim tanam padi sawah dua kali dalam setahun. Seperti Kecamatan Long Mesangat, Kaubun dan Kongbeng yang memang juga ditunjang dengan fasilitas bendungan,” jelasnya.

Marjoni mengakui, saat ini gabah yang dihasilkan petani memang belum mampu memenuhi kebutuhan beras di Kutim. Sehingga untuk mencukupinya, banyak beras yang didatangkan dari wilayah Sulawesi Selatan, Jawa dan Kutai Kartanegara. Namun, jika program pencetakan sawah yang dilakukan berhasil dijalankan, maka tidak menutup kemungkinan, beras lokal dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kutim.

“Makanya setiap tahun kami selalu mengajukan usulan batuan ke pusat. Supaya lahan tidur yang berpotensi dikembangkan jadi lahan pertanian bisa dimaksimalkan untuk produksi gabanh,” sebut Marjoni. (aj)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Sangatta PostSawah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Orang Kaya, Harus Jadi Contoh, 2019, Semua Wajib Daftar BPJS 

Next Post

Jangan Abaikan Hak Karyawan, Perusahaan Wajib Buat Laporan 

Related Posts

Melihat Hijaunya Hamparan Sawah di Tengah Kota Bontang
Bontang

Melihat Hijaunya Hamparan Sawah di Tengah Kota Bontang

21 September 2020, 14:01
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.