• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Aturan Hibah Perumahan Korpri Bakal Ditinjau

by BontangPost
23 Februari 2017, 13:02
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Rumah-rumah di Perumahan Korpri tampak tak terurus karena belum ditempati oleh penghuninya. (Fahmi Fajri/Bontang Post)

Rumah-rumah di Perumahan Korpri tampak tak terurus karena belum ditempati oleh penghuninya. (Fahmi Fajri/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

Hasil Evaluasi Bersama Beberapa Instansi

BONTANG – Agar mengetahui akar masalah Perumahan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Bontang Lestari, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Bontang mengadakan evaluasi bersama dengan berbagai instansi terkait, Jumat (17/2).

Evaluasi dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Bagian Hukum Pemkot Bontang, serta Sekretariat Korpri Bontang pun memutuskan untuk mempercepat penyelesaian masalah lahan Perumahan Korpri yang hingga kini belum dihibahkan dari Pemkot Bontang kepada Korpri. “Kami akan meninjau aturan terkait hibah tanah tersebut sesuai peraturan menteri terkait hibah,” ujar Kepala Bidang Pertanahan DPKPP, Puguh Harjanto kepada Bontang Post, beberapa waktu lalu.

Sembari meninjau aturan terkait hibah tersebut, pihaknya pun juga akan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk melakukan pengukuran lahan tersebut guna dibuatkan sertifikat keseluruhan luas lahan.

Baca Juga:  Lahan Perumahan Korpri Segera Disertifikasi,Harap Tuntas Tahun Ini 

Sebab, agar lahan tersebut dapat dihibahkan, disyaratkan harus bersertifikat terlebih dahulu. Dari hasil evaluasi tersebut juga mengungkap, jika para pegawai yang sudah melunasi rumah-rumah tersebut, nantinya bisa dikenakan biaya pengurusan tanah. “Kalau kata BPKD, nanti tanah tersebut akan dinilai, tidak bisa gratis seperti aturan-aturan sebelumnya,” katanya.

Saat ditanya berapa kisaran yang akan dibebankan kepada pegawai yang memiliki rumah di perumahan tersebut, Puguh belum bisa memperkirakan. “Kalau sertifikat luas tanah secara keseluruhan, tetap Pemkot yang akan menanggung karena ini masih lahan Pemkot. Tapi setelah dihibahkan dan sertifikat tanah tersebut dipecah sesuai luas tanah di rumah masing-masing, barulah bebannya diserahkan ke pemilik masing-masing,” tambah Puguh.

Baca Juga:  Babak Baru Lahan Perumahan Korpri, Puguh: Minggu Ini Dievaluasi

Dia pun menyesalkan, permasalahan terkait Perumahan Korpri tidak segera diselesaikan dengan cepat sejak 2004. Sebab, mulai 2004 hingga 2017 kini, aturan-aturan mengenai hibah sudah berubah cukup pesat. “Kalau aturan dulu mungkin cukup hanya persetujuan DPRD saja. Tapi kalau sekarang, aturannya lain. Untuk itu kami akan meninjau lagi aturan mainnya, sebelum hibah ini dilakukan,” katanya

Pihaknya pun berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan-persoalan terkait pertanahan, utamanya juga Perumahan Korpri yang masih menjadi polemik. “Pada dasarnya kami mendukung ini cepat diselesaikan,” ucap Puguh.

Diberitakan sebelumnya, Pemkot Bontang hingga kini belum menerbitkan SK Wali Kota tentang memberikan atau menghibahkan tanah perumahan tersebut kepada Korpri sejak perumahan ini dibangun pada 2004. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni sudah menegaskan jika rumah-rumah di Perumahan Korpri akan segera diberikan kepada pegawai yang berhak dan sudah melunasi cicilan rumah.

Baca Juga:  Setiyoko:  Masalah Perumahan Korpri Harus Selesai

Kini, kurang lebih 200 rumah di Perumahan Korpri kondisinya memprihatinkan. Sebagian besar rumah tipe 40 di tanah dengan ukuran masing-masing 10 x 20 meter ini ditinggalkan oleh pemilik rumah karena belum memiliki sertifikat usai membayar lunas rumah tersebut. Sebagian besar PNS saat ini menunggu kejelasan akan nasib rumah mereka yang sudah terbayarkan. (zul)

Tags: masalahperumahan korpri
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PSSI Bontang Bakal Dibekukan, Asprov PSSI Kaltim Akan Tunjuk Karteker

Next Post

Komisi II Isyaratkan Setujui Tukar Guling Lahan Pemkot

Related Posts

Pemkot Bakal Sertifikasi Lahan Korpri
Bontang

Pemkot Bakal Sertifikasi Lahan Korpri

6 Oktober 2018, 11:51
Tepian, Kota Ladang “Masalah” Tambang 
Kaltim

Tepian, Kota Ladang “Masalah” Tambang 

26 Januari 2018, 11:32
Lahan Perumahan Korpri Segera Disertifikasi,Harap Tuntas Tahun Ini 
Bontang

Lahan Perumahan Korpri Segera Disertifikasi,Harap Tuntas Tahun Ini 

13 Maret 2017, 13:01
Soal Masalah Lahan Perumahan Korpri di Bontang Lestari, Neni: Masih Proses
Bontang

Soal Masalah Lahan Perumahan Korpri di Bontang Lestari, Neni: Masih Proses

28 Februari 2017, 13:02
Berjuang Keras demi Bisa Sekolah dan Bangun Pendidikan Agama
Bontang

Setiyoko:  Masalah Perumahan Korpri Harus Selesai

18 Februari 2017, 13:02
Babak Baru Lahan Perumahan Korpri, Puguh: Minggu Ini Dievaluasi
Bontang

Babak Baru Lahan Perumahan Korpri, Puguh: Minggu Ini Dievaluasi

13 Februari 2017, 12:59

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.