• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Bantuan Pemerintah Lamban, Korban Banjir Kesulitan Makanan 

by BontangPost
24 Maret 2018, 11:35
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
KORBAN BANJIR: Korban banjir di Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Loa Janan Ilir mengaku mulai kesulitan mendapatkan makanan.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

KORBAN BANJIR: Korban banjir di Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Loa Janan Ilir mengaku mulai kesulitan mendapatkan makanan.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Dampak musibah banjir yang terjadi selama dua hari terakhir mulai dirasakan warga. Selain harus mengungsi karena rumah yang terendam air, para korban banjir juga sudah mulai merasakan kesulitan mendapatkan makanan. Seperti yang dialami para korban banjir di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda Seberang.

Pasalnya, sejak banjir merendam rumah mereka, Kamis (22/3) lalu sampai dengan kemarin, uluran bantuan dari pemerintah belum ada yang turun. Akibatnya, banyak di antara para korban yang mulai merasakan kesulitan mendapatkan makanan. Bahkan akibat dari bencana banjir itu, para korban mengaku kelaparan.

Salah seorang warga di RT 19, Kelurahan Simpang Tiga yang enggan disebutkan namanya mengaku, sudah sejak pagi dirinya tak mendapatkan makanan. Ia bersama keluarganya telah menunggu bantuan makanan dari pemerintah. Namun relawan atau pemerintah tak kunjung mengantarkan bantuan. “Kami di sekitar sini belum dapat makanan,” katanya.

Baca Juga:  Jaang Bantah Keluarkan SK Pungli

Meski sudah disediakan posko pengungsian, dia memilih enggan memanfaatkannya. Dia beralasan, sementara ini dia dan keluarganya masih bisa bertahan di bagian lantai dua rumahnya. Hanya saja, semua peralatan rumah tanggan miliknya telah terendam banjir. Begitupun dengan beras dan bahan pokok lainnya.

KORBAN BANJIR: Korban banjir di Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Loa Janan Ilir mengaku mulai kesulitan mendapatkan makanan.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Samarinda, Ridwan Tasa membantah belum memberikan bantuan makanan. Menurutnya, sejak pagi kemarin, di posko sudah dibagikan makanan untuk para pengungsi dan warga yang masih bertahan di rumah.

“Kami sudah kirimkan nasi bungkus. Mungkin ini hanya yang belum terbagi saja. Karena bencana ini mendapat perhatian serius, terutama dari pemerintah kota dan provinsi,” ujarnya.

Baca Juga:  Ribuan Jemaat Ramaikan Paskah 

Kata dia, ketika banjir mulai menimpa korban di Kelurahan Simpang Tiga, Dinsos telah mendata korban dan bantuan yang harus segera disalurkan. “Hasilnya hari ini (kemarin, Red.) kami membuka dapur umum di dua tempat. Di sini ada sekitar 5.708 orang korban banjir. Kami akan siapkan makanan,” tegasnya.

Bantuan makanan, tambah Ridwan, tidak hanya datang dari pemerintah kota dan provinsi. Ada pula dari Lembaga Swadaya Masyarakat, perusahaan swasta, hingga rumah zakat. “Perusahan-perusahaan besar di daerah juga ikut memberikan bantuan,” sebutnya.

Selain menyiapkan makanan, tak ketinggalan dibangun posko untuk melayani korban. “Di posko akan disediakan makanan, pakaian, dan peralatan tidur. Apa saja keperluan korban, kami akan siapkan,” katanya.

Disebutkan Ridwan, kebutuhan mendasar  untuk korban banjir di lokasi tersebut yakni makanan dan layanan kesehatan. Pasalnya, dua hari setelah banjir, diperkirakan akan muncul beragam penyakit. “Kalau sampai besok (hari ini, Red.) belum ada bantuan kesehatan, maka akan muncul beragam penyakit,” bebernya.

Baca Juga:  Kaltim Bisa Jadi Pusat Wisata 

Dinsos sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda untuk segera melayani para korban banjir. “Kami sudah siapkan posko untuk Dinkes. Saya usahakan segera didatangkan petugas kesehatan. Sehingga masyarakat yang terkena penyakit, bisa segera ditangani,” tutupnya.

Diketahui, terdapat 12 RT di Kelurahan Simpang Tiga yang terkena dampak banjir.  Hingga kemarin, kedalaman air bah masih mencapai 1,2 meter. Akibatnya, aktivitas warga dinyatakan lumpuh total.

Di kelurahan tersebut, sudah banyak posko yang dibentuk. Bahkan terdapat posko yang dibangun relawan yang berasal dari pasangan calon yang bertarung dalam Pemilihan Gubernur Kaltim 2018. (*/um)

Tags: banjirKorbanmakananMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pasca Meninggal, Tak Semua PNS Haknya Terpenuhi

Next Post

Dituding Sebagai Penyebab Banjir, Perumahan Tanpa Polder Disorot Pemerintah

Related Posts

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase
Bontang

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase

10 Maret 2026, 08:00
Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon
Bontang

Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon

6 Maret 2026, 14:03
Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan
Bontang

Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan

17 Februari 2026, 18:29
Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak
Bontang

Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak

14 Februari 2026, 18:21
Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar
Nasional

Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar

11 Januari 2026, 08:00
Wali Kota Andi Harun Tetapkan Samarinda Darurat Bencana
Kaltim

Matangkan Skema Pengendalian Banjir di Samarinda, Andi Harun Kunci RTRW Bebas Pertambangan

11 Juni 2025, 07:44

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.