• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Bantuan Perlengkapan Sekolah, Tak Terkejar di Bulan Juli

by BontangPost
23 Juni 2017, 13:24
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Akhmad Suharto

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Akhmad Suharto

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Akhmad Suharto merespon baik desakan Anggota Komisi I DPRD Bilher Hutahaean, ihwal bantuan perlengkapan sekolah gratis yang sedianya per Juli bulan depan sudah terdistribusi ke pelajar se-Bontang. Meski demikian, ia realistis jika melihat waktu yang kurang dari dua minggu, distribusi tak akan terkejar.

Menurutnya, bantuan tersebut tak bisa di ‘bim salabim kan’, sebab semuanya memerlukan proses yang cukup panjang. Paket item perlengkapan yang terdiri dari sepatu, tas, dan seragam sekolah sebelum dilelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Bontang, pihaknya harus menentukan spek barang, dan uji lab untuk menentukan laik atau tidaknya barang tersebut.

“Kita harus hati-hati memilih speknya seperti apa, supaya jelas sesuai anggaran yang kami miliki. Tidak mungkin kita cari dengan kualitas yang rendah, setelah itu kita uji lab sudah pas gak kainnya,” ungkapnya saat ditemui Bontang Post, Rabu (22/6) kemarin.

Baca Juga:  DKPP Bontang Dapat Bantuan dari Pusat

Harto menuturkan, dari ketiga item yang sudah dilelang, hanya sepatu dan tas yang telah ada pemenang lelang. Untuk item sepatu, lelang dilakukan dua kali lantaran saat lelang pertama dibuka, peserta yang melakukan penawaran saat dievaluasi tak lolos dokumen kualifikasi yang di persyaratkan. Sehingga lelang kedua harus dilakukan.

Sementara, lanjut dia pelelangan item tas berjalan tanpa hambatan, lelang hanya dilakukan satu kali. “Nah untuk item seragam sama dengan sepatu juga dilakukan dua kali, ini prosesnya agak lama, karena kita harus nunggu lagi libur panjang. Sementar masih dibuka untuk lelang,” tuturnya.

Perihal desakan segera merealisasikan program prioritas duet Neni-Basri, pihaknya tak bisa memaksakan ULP harus segera mengumumkan pemenang. Alasannya, ia menghormati tahapan lelang yang sedang berjalan yang sepenuhnya merupakan kewenangan ULP.

“Kami memang kuasa pengguna anggaran, tapi soal lelang kami tidak boleh ikut campur,” ucapnya.

Baca Juga:  Edukasi Siswa dengan Ratusan Tanaman, SMA Vidatra Raih Adiwiyata Tingkat Provinsi  

Pun begitu, mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) ini memastikan lelang bantuan perlengkapan sekolah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Bahkan untuk mensurvei kualitas barang tiga item tersebut, pihaknya melibatkan tim kejaksaan dan inspektorat, memantau langsung proses produksi dan kualitas barang.

“Kami ingin ini terbuka, tidak ada yang ditutup-tutupi, kami tidak punya  niatan sama sekali untuk memperlambat. Bahkan Pak Saparuddin sebagai PPTK selalu saya tanyakan kapan selesai. Tapi kami pastikan tahun ini akan terdistribusi, sulit dikejar jika tahun ajaran baru, apalagi jumlah penerima sekira 38 ribu pelajar,” pungkasnya.

Di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bontang, belanja pakaian seragam sekolah masih dalam tahap evaluasi penawaran, evaluasi dokumen kualifikasi, dan pembuktian kualifikasi. Pemerintah menganggarkan Rp 6,04 miliar dan akan dibagikan kepada 38.727 anak didik.

Total untuk pengadaan perlengkapan sekolah sebesar Rp 18 miliar. Selain pengadaan seragam, Rp 6,7 miliar digunakan untuk pengadaan sepatu dan tas senilai Rp 5,9 miliar.

Baca Juga:  3.196 Siswa SD Akan Hadapi USBN

Sebelumnya diberitakan, komitmen Pemkot  memberikan bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi pelajar se-Bontang disoal anggota Komisi I DPRD Bontang Bilher Hutahaean. Pasalnya, memasuki pekan ketiga bulan Juni, belum ada pemenang lelang untuk item seragam sekolah di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Bontang. Padahal, 17 Juli bulan depan para siswa-siswi akan masuk sekolah.

Bilher menyayangkan tak adanya keseriusan dari dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) yang dianggap lemah melakukan pengawasan. Sedianya, bulan Juni semua item yang bakal diberikan mulai dari sepatu, tas, dan seragam sudah rampung pengerjaannya. Nyatanya, baru item sepatu dan tas saja yang sudah ada pemenang lelang.

“Kedua item ini pun baru akan dikerjakan, sedangkan sebentar lagi anak sekolah masuk, bagaimana bisa terealisasi,” ujarnya saat menghubungi Bontang Post, Rabu (21/6) kemarin. (*/nug)

Tags: bantuanpendidikanPerlengkapan Sekolah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sukardi Minta Warga Sekitar Pelabuhan yang Belum Jelas Nasibnya Menghadap Ke Dinas Terkait

Next Post

Buka Bersama Akbar Asy Syuhada Dibanjiri Warga

Related Posts

Paket Perlengkapan Sekolah Gratis di Bontang Belum Merata, Orangtua Keluhkan Penyaluran
Bontang

Paket Perlengkapan Sekolah Gratis di Bontang Belum Merata, Orangtua Keluhkan Penyaluran

23 September 2024, 13:05
Viral Pelajar di NTT Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, Ini yang Dilakukan Kemendikbud
Nasional

Viral Pelajar di NTT Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, Ini yang Dilakukan Kemendikbud

1 Maret 2023, 10:35
Berpotensi Jadi Temuan BPK, Tahun Ini Foto Ijazah Tak Lagi Dibebankan ke Sekolah
Bontang

Berpotensi Jadi Temuan BPK, Tahun Ini Foto Ijazah Tak Lagi Dibebankan ke Sekolah

25 Februari 2023, 21:13
HUT Bontang, 6.023 Pelajar Dapat Perlengkapan Sekolah Gratis
Bontang

Bantuan Perlengkapan Sekolah di Bontang Dilanjutkan

19 Februari 2023, 11:52
Nadiem Ubah Pola Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri
Pendidikan

Nadiem Ubah Pola Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri

8 September 2022, 10:07
Hetifah Tekankan Tak Boleh Ada yang Berhenti Kuliah Karena Pandemi
Kaltim

Hetifah Tekankan Tak Boleh Ada yang Berhenti Kuliah Karena Pandemi

31 Juli 2021, 21:36

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.