• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Banyak Suspek TB Sembunyikan Penyakit 

by BontangPost
22 Februari 2018, 11:00
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
BERANTAS TB: Penyuluhan yang digelar di SD 007 Filial Jalan Suparman KM 13 poros Bontang-Sangatta, Rabu (21/2).(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

BERANTAS TB: Penyuluhan yang digelar di SD 007 Filial Jalan Suparman KM 13 poros Bontang-Sangatta, Rabu (21/2).(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Kader Kesehatan Kutai Timur memiliki tanggung jawab untuk menekan angka penyakit. Salah satunya penyakit Tuberculosis (TB). Kader Pengawas Menelan Obat (PMO) TB, yang dibina oleh Persatuan Pemberantasan Tuberculosis Indonesia (PPTI) Kutim. Dan diketuai oleh istri wakil bupati, Tirah Satriani. Banyak program yang dilaksanakan, salah satunya penyuluhan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat.

Kader PMO Sangatta Selatan Jusmiati, kegiatan penyuluhan yang mereka lakukan rutin paling minim sebulan sekali. Dirinya mengungkapkan pentingnya mengetahui penyakit TB atau biasa dikenal TBC.

“Kami selalu lakukan penyuluhan. Baik di posyandu, pengajian, atau di rumah-rumah warga. Hal tersebut bertujuan untuk menjelaskan pada masyarakat tentang apa itu TB, penyebabnya, pengobatannya, dan hal lainnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Buron 3 Tahun, Mantan Kades Akhirnya Ditangkap

Menurutnya tugas PMO tidak hanya menyuluh, melainkan mencari suspek TB. Dan mendampingi penderita untuk meminum obatnya setiap hari.

“Kami mencari suspek TB. Jika sudah ketemu membawanya periksa ke layanan kesehatan. Lalu kader mengawasi penderita untuk meminum obatnya pagi dan sore. Jadi setiap hari kami mendatangi rumah-rumah penderita,” paparnya.

Bagi Jusmiati, pekerjaan tersebut dilakukannya sejak beberapa tahun silam. Beberapa kendala kerap dialaminya. Salah satu permasalahan yang berat perihal warga yang dicurigai berpotensi terkena TB tapi menolak diperiksa.

“Saya sudah bertahun-tahun menggeluti kegiatan menjadi kader. Namun masih ada saja warga yang menyembunyikan penyakitnya. Padahal kami hanya ingin membantu mereka sembuh. Di satu sisi kami menginginkan Kutim terbebas dari penyakit mengerikan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga:  Mulai dari Pedesaan, Pembangunan Mulai Sasar Perkotaan

Dirinya mengingatkan jika ada warga yang memiliki ciri-ciri seperti batuk berdahak bercampur darah lebih dari dua minggu, nafsu makan menurun, berkeringat malam hari tanpa aktivitas, nyeri dada dan sesak nafas. Diharapkan melaporkan pada PMO. Jika tidak bertemu dengan kader, suspek maupun keluarganya dapat melapor ke puskesmas.

“Untuk semua warga yang mengetahui dirinya atau orang disekitarnya terlihat mengalami ciri-ciri tersebut, dapat melaporkan kepada kami maupun puskesmas. Nanti kami akan membantu untuk mengawasi pengobatan,” tutupnya. (*/la)

Tags: Penyakit TBpenyuluhanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Mengenal Lebih Dekat Kajari Bontang Definitif, Agus Kurniawan

Next Post

Pipa WC Komunal Biang Banjir 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.