• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Mengenal Lebih Dekat Kajari Bontang Definitif, Agus Kurniawan

by BontangPost
22 Februari 2018, 09:50
in Feature
Reading Time: 3 mins read
0
Agus Kurniawan(IST)

Agus Kurniawan(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

Menjadi jaksa bukanlah hal yang mudah. Perlu perjuangan untuk bisa mewujudkan mimpi hingga berada di titik kesuksesan saat ini. Dari Plt Kajari Bontang, kini dikukuhkan menjadi Kajari Bontang tertanggal 19 Februari 2018.

MEGA ASRI, Bontang

TERUS belajar dan berusaha, itulah yang dilakukan oleh Agus Kurniawan. Pria  yang lahir di Serang 9 Agustus 1969 silam ini, mengarungi berbagai macam pendidikan untuk mencapai kesuksesan. Agus yang kini menuju usia 49 tahun itu menyelesaikan sarjana hukumnya di Universitas Lampung (Unila) tahun 1992 dengan predikat sangat memuaskan dan dikukuhkan sebagai wisudawan terbaik.

Setelah lulus, dirinya mulai meniti karir di Kejaksaan RI semenjak tahun 1995 dengan penempatan pertama di Kejaksaan Negeri Kalianda. Saat itu, Agus diangkat menkadi jaksa semenjak 1 Maret 1999 setelah menjalani Pendidikan Pembentukan Jaksa (PPJ) selama 6 bulan di Pusdiklat Kejaksaan Agung RI.

“Menjadi jaksa itu panggilan saja, semua seperti sudah tergaris,” ujarnya.

Jabatan Eselon V yang pernah diembannya yaitu Kasubsi Oharda pada Seksi T.P. Umum Kejaksaan Negeri Palu Sulawesi Tengah tahun 1999 dan Kasubsi Ekonomi Moneter pada Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Palu Sulawesi Tengah pada tahun 1999 s/d 2001, kemudian mutasi menjadi Jaksa Fungsional di Kejaksaan Negeri Pandeglang tahun 2001. Kembali menjabat sebagai Kasubsi Ekonomi dan Moneter pada Seksi Ekonomi Moneter Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Banten tahun 2002.

Jabatan Esselon IV pertama yang diembannya adalah sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Cilegon (Kasi TP Khusus Kejari Cilegon) pada tahun 2003 dengan pangkat Jaksa Pratama (III/c).  Tahun 2004 dimutasikan menjadi Kepala Seksi Penerangan Hukum pada Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Banten. Selanjutnya pada tahun 2005 sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Karawang Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dengan pangkat Jaksa Muda (III/d) terhitung Oktober 2005.

Baca Juga:  Sekilas Mengenal Ida Idris, Akrab dengan Masyarakat, Sering Kunjungi Rumah Warga

Pada awal bulan Januari tahun 2007 mutasi ke Kejaksaan Negeri Serang dengan jabatan sebagai Kasi Tindak Pidana Khusus sampai dengan tahun 2009. Selanjutnya pada bulan Juli tahun 2009  menjabat sebagai Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tangerang dan pernah menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Pembinaan Kejaksaan Negeri Purbalingga tahun 2010 sampai dengan tahun 2011 selanjutnya terhitung mulai tanggal 30 Mei 2011 diangkat menjadi Anggota Satgas Intelijen  pada Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI sampai dengan tahun 2016.

Untuk Jabatan eselon III, Berdasarkan SK Jaksa Agung RI No: KEP-052/C/01/2017 tanggal 20 Januari 2017,  dipromosikan menjadi Koordinator  pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur di Samarinda sampai dengan sekarang, dan mendapatkan tugas sebagai Plt. Kepala Kejaksaan Negeri Bontang sejak tanggal 31 Juli 2017 sampai dengan saat ini.

“Kenaikan Pangkat Jaksa Madya (IV/a) terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2011,” terang dia.

Pernah dilibatkan dalam Tim Tracking (Rekam Jejak) Calon Pimpinan KPK Tahun 2011, berdasarkan Surat Perintah Jaksa Agung Muda Intelijen Nomor : PRINTUG-036/D/Dsp/08/2011 tanggal 09 Agustus 2011, bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Nomor Perintah Tugas : 28/PANSEL-KPK/VIII/2011 tanggal 05 Agustus 2011.

Baca Juga:  Janji Tak Tebang Pilih, Ingin Tuntaskan Kasus Perusda 

“Karena saat ini saya masih umrah, dan surat keputusan Jaksa Agung sudah terbit mengenai penetapan saya sebagai Kajari, maka Insyaallah saya akan dilantik sepulang umrah,” ungkapnya.

Selama jadi jaksa, Agus pernah menangani kasus yang menarik perhatian yakni kasus kerusuhan Poso Sulawesi tengah pada tahun 2000, serta kasus penyerobotan lahan petani Pandeglang tahun 2002. Sementara itu, sebanyak kurang lebih 19 kasus korupsi pernah ia tangani di berbagai daerah, termasuk kasus korupsi pengadaan eskalator DPRD Bontang yang sempat menyita perhatian masyarakat Bontang.

“Selama 7 bulan saya tinggal di Bontang pun, saya merasa Bontang itu kota yang smart dan cukup hegemonik. Hanya 3 kecamatan, tetapi riak-riaknya cukup lumayan,” ujar dia.

Menjabat sebagai Plt Kajari Bontang, Agus pun melakukan inovasi dan rehab sarana dan prasarana di kantor Kejari Bontang. Inovasi dilakukan untuk meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan tugas-tugas kejaksaan di daerah. Baik itu di bidang pembinaan, intelijen, tindak pidana khusus, tindak pidana umum, bidang perdata, dan tata usaha negara. Hal tersebut membuat Kejari Bontang mendapat apresiasi dan penghargaan dari Kajati Kalimantan Timur sebagai juara terbaik II atas upaya yang telah dilakukan dalam meningkatkan kinerja Kejaksaan tahun 2017.

Baca Juga:  Mengenal Christian Kustedi, CEO Muda Perusahaan Reseller

Sementara itu, untuk menunjang kinerja dan kenyamanan para pegawai dalam bekerja, Agus juga melakukan rehabilitasi sarana dan prasarana gedung kantor. Mulai dari pintu gerbang, pagar kantor, ruang pelayanan publik, front office, ruang kerja Kajari, ruang sekretariat, ruang meeting dan ruang ekspose.(***)

Biodata

Nama: Agus Kurniawan, SH.MH

NRP: 6956920

NIP: 19690809 1995031002

Jaksa Madya (IV/a) TMT 01-10-2011

PENGALAMAN KERJA :

— Kasi TP. Khusus Kejari Cilegon Tahun 2003-2004;

— Kasi Penkum Kejati Banten 2004

— Kasi Sospol Kejati Banten 2005

— Kasi Intelijen Kejari Karawang 2006

— Kasi TP. Khusus Kejari Serang 2007 s/d 2009

— Kasi Intelijen Kejari Tangerang dari tahun 2009-2010, pernah juga jadi Kasubagbin Kejari Purbalingga.

— Jaksa Fungsional pada JAM Intel Kejagung RI (Anggota Satgas Intel semenjak 30 Mei 2011 s/d 20 Januari 2017).

—  Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur

TMT tanggal 20 Januari 2017

—  Plt. Kepala Kejaksaan Negeri Bontang sejak tanggal 31 Juli 2017

—  Pendidikan/Diklat :

  1. PPJ tahun 1998-1999
  2. Diklat TP. Khusus 2000,
  3. Diklat Datun Tahun 2001
  4. Diklat Susar Intel 2001
  5. Diklat PIM 3 Tahun 2007
  6. S2 Magister Hukum Wisuda Tahun 2009
  7. Diklat Refreser Course Angkatan I di Bandung Tahun 2008.

Pernah jadi anggota Tim Tracking untuk Calon Pimpinan KPK Tahun 2011.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kajari BontangProfil
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Orang Utan itu Ditembak Bergiliran dan Membabi Buta

Next Post

Banyak Suspek TB Sembunyikan Penyakit 

Related Posts

Satriansyah Didakwa Rugikan Negara Rp3,9 Miliar dalam Kasus Lahan Labkesda Bontang
Bontang

Mutasi Kajari Bontang, Philipus Siahaan Jabat Aspidum Kejati Kaltara, Ini Sosok Penggantinya

13 Januari 2026, 19:21
Kajari Alor Dimutasi ke Bontang
Bontang

Kajari Alor Dimutasi ke Bontang

20 Februari 2022, 19:43
Kisah Afifah Pertama Kali Ikut MTQ, Harumkan Bontang di Kancah Provinsi
Bontang

Kisah Afifah Pertama Kali Ikut MTQ, Harumkan Bontang di Kancah Provinsi

17 Mei 2020, 15:00
Kajari Bontang Berganti, Dasplin Akan Utamakan Pengembalian Duit Negara
Bontang

Kajari Bontang Berganti, Dasplin Akan Utamakan Pengembalian Duit Negara

24 Januari 2020, 10:30
Mengenal Christian Kustedi, CEO Muda Perusahaan Reseller
Feature

Mengenal Christian Kustedi, CEO Muda Perusahaan Reseller

21 April 2018, 07:00
Tiga Hari Hanya Makan Pisang, Kencing Darah di Daerah Konflik 
Feature

Tiga Hari Hanya Makan Pisang, Kencing Darah di Daerah Konflik 

17 April 2018, 11:50

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.