• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Bareskrim Ungkap Peran Anak dan Istri Ismail Bolong dalam Kasus Setoran Tambang Ilegal

by Redaksi Bontang Post
5 Desember 2022, 11:41
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ismail Bolong

Ismail Bolong

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kasus dugaan setoran tambang ilegal terus bergulir. Jumat (2/12), Bareskrim Polri memastikan bahwa anak Ismail Bolong terlibat dalam praktik perusahaan tambang ilegal. Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Brigjen Pipit Rismanto mengatakan, peran dari keluarga Ismail Bolong telah diketahui. Anak Ismail diduga menjabat direktur utama perusahaan tambang ilegal. ”Perusahaan keluarga,” ujarnya.

Lalu, istri Ismail juga diduga terlibat dalam transaksi yang dilakukan perusahaan tambang ilegal. Pipit menyebut keluarga Ismail terlibat dalam kasus itu. ”Kalau tidak ada hubungannya, tentu tidak diperiksa,” terangnya.

Pengamat kepolisian dari Partnership for Advancing Democracy and Integrity (PADI) M Zuhdan menilai, penanganan kasus setoran tambang ilegal memerlukan tim khusus. Sebab, proses yang dilakukan Bareskrim berpotensi memunculkan konflik kepentingan. ”Apalagi bila disertai dengan penanganan yang tidak transparan,” urainya.

Baca Juga:  Uang Tambang Ilegal “Ada” di Pusaran Pilgub 

Sementara itu, Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah III KPK Bahtiar Ujang Purnama menyinggung dampak praktik tambang ilegal. Tak hanya mengganggu potensi pendapatan daerah, kerusakan lingkungan juga terjadi. ”KPK bisa masuk dari sisi transparansi perizinan,” tuturnya di Graha Pena Jawa Pos Surabaya. Sebelumnya, Bareskrim menetapkan seorang tersangka dalam kasus tambang ilegal di Kaltim. Tersangka merupakan rekan Ismail Bolong. Pipit menjelaskan, kasus tambang ilegal tersebut telah naik status dari penyelidikan ke penyidikan. Adapun saat ini posisinya gelar perkara telah menetapkan satu tersangka.

”Tersangkanya pelaku utama,” ungkapnya. Untuk identitas dari tersangka tersebut, dia belum menjelaskan. Namun, dipastikan tersangka telah ditangkap. Tersangka memiliki peran sebagai rekan bisnis Ismail Bolong dalam tambang ilegal. ”Satu grup dengan Ismail Bolong,” ujarnya di Bareskrim. Selain soal kepemilikan tambang ilegal, penyidik juga menggali terkait peran dari setiap orang dalam perusahaan tambang ilegal.

Baca Juga:  Keampuhan Pansus Tambang DPRD Kaltim Diragukan

Pipit mengungkapkan, jika Ismail kembali mangkir, penyidik akan melakukan tindakan tegas dengan memasukkannya ke daftar pencarian orang (DPO) atau menjadi buronan. ”Kalau mangkir lagi nanti kita DPO-kan,” tuturnya. Untuk diketahui, Ismail Bolong merupakan purnawirawan Polresta Samarinda dengan pangkat terakhir Aiptu. Selain dikenal sebagai pengusaha tambang batu bara, saat ini Ismail Bolong tercatat sebagai ketua Pengprov Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kaltim periode 2021–2025.

Awal November lalu, beredar video testimoni Ismail Bolong yang mengaku pernah memberikan setoran dengan nilai total Rp 6 miliar kepada Kabareskrim Komjen Agus Andrianto. Upeti tersebut diberikan untuk mengamankan bisnis tambang ilegal di Kaltim. Namun, tak lama setelah video itu menyebar, muncul video susulan yang berisi klarifikasi dari Ismail Bolong. Dia membantah semua ucapannya di video pertama. Dia mengaku mendapat tekanan dari Brigjen Hendra yang kala itu menjabat Karo Paminal Divpropam. Hendra kini terjerat kasus pembunuhan Yosua bersama Ferdy Sambo. (idr/edi/c9/bay/jpg/riz/k8)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Ismail BolongTambang Ilegal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pulang Sebelum Bertanding, Cabor Ski Air Bontang Sebut ‘Dijegal’ di Porprov Kaltim

Next Post

Tingkatkan Kesiapsiagaan Pengamanan Pelabuhan, Pupuk Kaltim Bersama JVC Gelar Joint Exercise ISPS Code 2022

Related Posts

Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare
Kaltim

Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare

30 Maret 2026, 10:00
Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak
Kaltim

Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak

28 Maret 2026, 11:32
Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan
Kaltim

Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan

17 Maret 2026, 08:16
KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar
Kaltim

KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar

13 Maret 2026, 11:00
Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin
Kaltim

Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin

10 Maret 2026, 14:35
Kades Gas Alam Akui Kelola Tambang Galian C di Muara Badak yang Belum Berizin
Kaltim

Kades Gas Alam Akui Kelola Tambang Galian C di Muara Badak yang Belum Berizin

4 Maret 2026, 17:43

Terpopuler

  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.