• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Beras Bau Dijual 35 Ribu, Warga Gunakan Untuk Pakan Ayam 

by BontangPost
11 Juni 2017, 12:20
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA- Beras Miskin (Raskin) Produksi Perum Bulog mendapatkan kritikan pedas dari warga Bangun Jaya Kecamatan Kaliorang. Pasalnya, beras dengan berat 15 Kilogram tersebut berbau, hancur, dan kuning kehitaman. Meskipun begitu tetap dijual dengan harga Rp 35 ribu perkilonya.

“Berasnya jelek sekali. Mengeluarkan bau, kehitaman, dan hancur. Yang jelas tidak layak dimakan sama manusia. Benar- benar buruk sekali,” ujar Rika warga sekitar.

Meskipun begitu, dirinya mengaku tetap membeli beras tersebut. Hanya saja bukan untuk dikonsumsi melainkan diperuntukkan  pakan ayam.

“Saya beli dua karung untuk makan ayam saja. Karena kalau untuk dimakan manusia enggak layak. Meskipun dicampur sama beras baru enggak bagus juga. Jadi mending saya beli beras baru saja untuk makan,” kata ibu anak dua itu.

Baca Juga:  Kasmidi Bulang: Kutim Tidak Diboikot 

Sementara itu, warga lainnya Jainur juga membenarkan jika beras yang datang saat ini tak laik dikonsumsi. Yang paling memberatkannya ialah beras tersebut menimbulkan bau dan kehitaman.

“Memang saya beli. Tetapi untuk ayam. Masalahnya ayam saya enggak mau juga. Mungkin kalau dimasakkan baru mau dimakan,” kata Jainur.

Hal ini juga disampaikan Wasian. Beras yang datang saat ini terbilang buruk. Meskipun begitu ada dampak positifnya. Yakni bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit gula.

“Kalau yang punya penyakit gula pasti beli. Karena beras ini bagus untuk mereka yang punya penyakit gula. Saya salah satunya beli juga,” katanya.

Sementara itu Kades Bangun Jaya, Supanjen membenarkan jika kualitas beras yang datang saat ini tidak seperti sebelumnya. Berasnya cenderung buruk. Wajar, dari 100 kupon yang disebar hanya beberapa saja yang mengembalikan. Terpaksa, pembelian beras dibebaskan kepada siapa saja yang berminat. Baik miskin maupun kaya.

Baca Juga:  Setelah 17 Tahun, Masyarakat Sambut Meriah 17-an 

“Semua beras sebanyak 510 karung. Kualitasnya memang kurang baik. Rata-rata semua desa mengeluh dengan kualitas beras yang datang saat ini,” kata Panjen. (dy)

Tags: beras bulogSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

ZAKAT GAJI LEMBUR

Next Post

Polres Ikut Pantau Distribusi Sembako, Cegah Gejolak dan Penimbunan Barang Jelang Lebaran

Related Posts

Bantuan Beras Tahap Kedua Disalurkan, Terbanyak untuk Warga Api-Api
Bontang

Bantuan Beras Tahap Kedua Disalurkan, Terbanyak untuk Warga Api-Api

23 September 2021, 10:25
Jatah Cadangan Beras Rencana Tiba Hari Ini, Bontang Terima 48 Ton
Breaking News

Jatah Cadangan Beras Rencana Tiba Hari Ini, Bontang Terima 48 Ton

20 September 2021, 15:12
Stok Aman, Harga Beras Tak Boleh Naik
Bontang

Bantuan Beras bagi Warga Isoman Mulai Disalurkan Besok

19 Agustus 2021, 15:23
20 Ribu Ton Beras Bulog Terancam Dibuang
Bontang

Perlu Beras Cadangan, Pemkot Bontang Bersurat ke Bulog

16 Juli 2021, 10:00
20 Ribu Ton Beras Bulog Terancam Dibuang
Nasional

20 Ribu Ton Beras Bulog Terancam Dibuang

2 Desember 2019, 12:15
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.