• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Berbagi Cerita dengan HOCY Borneo, Komunitas Family, Wadah Berbagi Ilmu dan Aksi Sosial 

by BontangPost
9 Oktober 2017, 11:31
in Kaltim
Reading Time: 4 mins read
0
KOMUNITAS KELUARGA: Para anggota HOCY berkumpul bersama anggota keluarganya pada salah satu acara family gathering. HOCY ambil bagian pada parade pembuatan lambang garuda pada HUT RI ke-72 di Jakarta.(IST)

KOMUNITAS KELUARGA: Para anggota HOCY berkumpul bersama anggota keluarganya pada salah satu acara family gathering. HOCY ambil bagian pada parade pembuatan lambang garuda pada HUT RI ke-72 di Jakarta.(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak cara bisa dilakukan untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan persahabatan. Di antaranya dengan membangun komunitas. Seperti yang dilakukan komunitas satu ini. Honda Odyssey Community (HOCY) Borneo. Komunitas satu ini adalah wadah berkumpul bagi para pecinta mobil odyssey.

DIRHAN, Samarinda

Komunitas yang bernaung di bawah Honda ini, bukan sekedar komunitas lokal atau kedaerahan. Tetapi komunitas nasional. Didirikan 30 November 2014 lalu, HOCY telah mempunyai anggota lebih dari 300 orang. Mereka terbagi dalam beberapa regional.

Antara lain, HOCY Jabodetabek, Cilegon, Pamulang Serang (Banten), serta regional Borneo, yakni Kalimantan Timur. Selain itu ada juga di Surabaya (Jawa Timur), Yogyakarta (Jawa Tengah), dan daerah Lampung. Keberadaan HOCY di semua daerah tersebut telah dideklarasikan.

HOCY regional Borneo sendiri, saat ini berpusat di Kota Balikpapan. Sejak terbentuk sekitar setahun tahun lalu, HOCY Borneo kini mempunyai sekitar 16 orang anggota resmi. Mereka tersebar di Balikpapan dan Samarinda, serta beberapa daerah lain di Kaltim. Selain itu, keanggotaan mereka telah terdaftar di HOCY nasional.

Ketua Regional HOCY Borneo Rony Dedy Irawan mengatakan, komunitas tempat dia bernaung memang terbilang masih sangat baru. Terutama di Kaltim. Pada 24 November mendatang, semua anggota HOCY diseluruh Indonesia akan berkumpul di Semarang, dalam rangka Musyawarah Nasional (Munas) ke-2, sekalogus anniversery HOCY ke-3.

“Komunitas ini bertujuan, pertama wadah menjalin silaturahmi. Kedua, ajang berbagi ilmu terkait masalah mobil, terutama odyssey. Apakah itu masalah sperpat atapun masalah lain. HOCY ini juga untuk family, atau wadah berkumpul keluarga. Bisa lewat kegiatan pembangian sandang pangan, atau kegiatan sosial,” kata pria berpostur tinggi ini berbagi cerita kepada Metro Samarinda.

Baca Juga:  Usai Ditunjuk Ketua Timses Jokowi-Ma’ruf, Awang Faroek Patok Target Besar 

Di HOCY sendiri, sambung Rony, setiap pemilik mobil odyssey bisa bergabung. Karena tidak ada spesifikasi tertentu di komunitas yang dia nahkodai. Dari odyssey keluaran 1999 silam sampai yang terbaru 2017, semua ada di HOCY. Karena itu siapapun pemilik odyssey bisa bergabung di komunitas ini.

“Selain berkumpul di anniversary atau Munas HOCY. Bisa juga setiap regional mengadakan kegiatan dan mengundang anggota HOCY dari regional lain. Seperti yang dilakukan di Lampung sekitar bulan Maret lalu. Di situ ada kegiatan sosial yang melibatkan HOCY regional lain di berbagai daerah,” katanya.

Menurutnya, dimasing-masing regional, kegiatan biasanya dilaksanakan sekali sebulan. Apakah itu dalam bentuk family gathering, ataupun kegiatan sosial dalam rangka memperingati hari-hari besar. Seperti perayaan 17 Agustus dan event-event lain.

“Kalau ngumpul setiap minggu seperti komunitas lain kami agak jarang sih. Karena terkait juga kesibukan setiap anggota dengan keluarga. Atau karena ada kesibukan pekerjaan. Makanya, paling sekali sebulan kumpulnya. Biasannya itu diadakan family gathering,” tuturnya.

Rony menjelaskan, agar bisa menjadi anggota HOCY tidaklah susah. Selain seseorang harus memiliki mobil odyssey. Bersangkutan tinggal menyerahkan fotocopy identitas, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP). Setelah itu bersangkutan akan mendapatkan nomor punggung dan baju.

“Kalau sudah gabung, yang pertama kali kami berikan itu nomor punggung, stiker komunitas, baju kaos hitam, dan kemeja. Intinya asal punya mobil odyssey, mau tahun berapapun, yang penting dia sudah memiliki mobil odyssey bisa bergabung bersama kami,” sebutnya.

Dalam komunitas ini, selain karena kesamaan hobi dan mobil, mereka yang tergabung di HOCY ada karena kegemaran melakukan modifikasi mobil. Baik untuk sebuah hobi ataupun dalam rangka mengikuti kontes antar mobil. Apakah itu ditingkat regional maupun di nasional.

Baca Juga:  Bawaslu Kaltim Cermati Ijazah Paslon

Namun Rony tidak ingin menekankan hal itu sebagai syarat menjadi anggota. Karena di komunitas tempat dia berkumpul memiliki banyak keberagaman. Sebab, keberadaan komunitas ini lebih ke family. Dengan demikian, setiap anggota punya pilihan untuk menyalurkan keinginan atau hobi. “Di sini semua sama. Untuk gabung di HOCY harus ada kostum, modifikasi, atau apapun. Itu tidak ada di kami,” katanya.

Meski bukan tipe mobil klasik. Mobil odyssey rutin mengikuti kontes mobil. Selain karena memiliki image mewah, tampilan long lasting, tenaga responsif, dan five to drive. Odyssey merupakan mobil yang bisa tampil jauh lebih menarik dan mewah bila mendapatkan sentuhan modifikasi.

Tak ayal, pada kontes mobil yang diikuti HOCY, beberapa di antaranya mereka keluar sebagai jawara dan menyabet penghargaan. Baik yang diikuti atas nama HOCY ataupun atas nama individu. Namun kebanyakan di antara penghargaan tersebut didapatkan atas nama komunitas.

“Kebanyakan anggota yang tergabung di komunitas ini, secara keseluruhan sih banyak wirausaha atau wiraswasta, maupun pegawai swasta. Di komunitas kami tidak ada istilah batasan atau kubu. Ini tahun terbaru dan sebagainya. Kami tetap satu,” tuturnya.

Rony menyebut, pada perayaan 17 Agustus atau Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia lalu, HOCY berkesempatan ikut berpartisipasi pada salah satu event yang cukup besar, membentuk lambang garuda lengkap dengan tulisan HUT ke-72 RI. Event in berlokasi di salah satu wilayah di Jakarta.

Baca Juga:  Ditahan KPK, Khairuddin Bungkam 

“Semua komunitas mobil ikut ambil bagian saat itu. Kami membentuk lambang garuda dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan selesai sekitar pukul 10.00 WIB. Sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami bisa ikut berpartisipasi pada event tersebut,” ucapnya.

Kurniawan Syamsuri, anggota HOCY asal Bandung bercerita kepada Metro Samarinda, tantangan memiliki mobil odyssey yakni terbatasnya spare part. Pasalnya, untuk mendapatkan kebutuhan mekanik mobil ini hanya ada di dunia negara, Malaysia dan Jepang.

Sementara di show room atau pabrikan Honda di tanah air terbilang cukup sulit. Sebab spare part odyssey sangat jarang yang dijual terpisah. Selain itu, tidak semua montir mengerti dan bisa memperbaiki mobil odyssey. Kecuali montir yang sudah punya pengalaman khusus terkait mesin.

“Di Malaysia itu ada memang pabrik odyssey yang menyediakan spare part, bahkan yang sudah dipotong-potong. Seperti pintu mobil, bisa dibeli terpisah. Di Indonesia masih sangat jarang. Makanya gabung di komunitas ini haruslah benar-benar memiliki rasa kecintaan,” katanya.

Dirinya memaklumi sedikitnya jumlah anggota odyssey. Tidak seperti komunitas lain yang jumlahnya mencapai ratusan orang. Selain karena tipe mobil yang butuh mendapatkan perhatian ekstra. Sulitnya memperoleh sperpat juga jadi pertimbangan.

“Nah, fungsinya komunitas ini membantu para pemilik mobil odyssey. Misalnya, kalau mobil mereka rusak, butuh spare part, tahunya hanya ke Honda. Sementara di Honda bisa jadi terbatas dan tidak ada. Selain itu, tidak semua bengkel itu bisa odyssey. HOCY ini jadi wadah untuk memudahkan itu,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: KomunitasMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rusmadi Mendekati Rita

Next Post

Nusyirwan: BSB Tak Pengaruhi Bandara Sepinggan 

Related Posts

Komunitas Ruang Kita: Ikhtiar Anak Muda Bontang Berkontribusi Bagi Daerah
Bontang

Komunitas Ruang Kita: Ikhtiar Anak Muda Bontang Berkontribusi Bagi Daerah

7 Juni 2020, 19:11
Kenalan dengan Komunitas Folding Bike Bontang: Mau Gaya atau Hidup Sehat, Bersepeda Tetap Asyik
Bontang

Kenalan dengan Komunitas Folding Bike Bontang: Mau Gaya atau Hidup Sehat, Bersepeda Tetap Asyik

1 Juni 2020, 08:56
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00

Terpopuler

  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.