• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

BK Dewan Diminta Tegas 

by BontangPost
13 Juli 2018, 11:32
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Herdiansyah Hamzah(DOK/METRO SAMARINDA)

Herdiansyah Hamzah(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

 “Umumkan ke publik siapa-siapa saja yang masuk daftar anggota yang malas. Kalau perlu setiap tahun buat penghargaan bagi anggota DPRD paling malas,”. Herdiansyah Hamzah (Pengamat Hukum dan Politik Unmul Samarinda).

SAMARINDA – Ketidakhadiran puluhan anggota DPRD Kaltim dalam rapat paripurna seolah menjadi budaya di gedung Karang Paci. Meski wakil rakyat tidak hadir, staf di Sekretariat Dewan tetap menyebut anggota dewan hadir dalam sidang. Dengan catatan yang bersangkutan mengonfirmasi akan hadir dalam rapat tersebut.

Fenomena demikian mendapat tanggapan dari pengamat hukum dan politik Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Herdiansyah Hamzah, Kamis (12/7) kemarin. Dia menyarankan, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kaltim mengusut masalah tersebut.

“Saya dengar banyak anggota dewan yang titip absen lewat telepon? Apa-apaan itu. Kelakuan buruk. Itu mesti diusut BK,” kata Herdiansyah.

Pria yang karib disapa Castro itu mengatakan, BK tidak boleh membiarkan masalah tersebut terus dikonsumsi publik tanpa disertai tindakan pemberian hukuman bagi wakil rakyat yang secara nyata melakukan pelanggaran.

Baca Juga:  BKD Belum Tentukan Tempat Tes CPNS 

Caranya, BK perlu memanggil sejumlah anggota DPRD yang dinilai jarang menghadiri rapat paripurna. Selain itu BK juga dituntut untuk meminta daftar kehadiran wakil rakyat dalam setiap rapat paripurna.

“Kemudian umumkan ke publik siapa-siapa saja yang masuk daftar anggota yang malas. Kalau perlu setiap tahun buat penghargaan bagi anggota DPRD paling malas,” imbuhnya.

Jika data kehadiran wakil rakyat dalam sidang paripurna tersebut tak kunjung dipublikasi pada masyarakat, maka semakin menegaskan anggapan publik bahwa BK berusaha memelihara keburukan.

“Kejelekan anggota DPRD yang malas ikut rapat, jangan ditutupi dong. Dibuka biar publik tau siapa anggota DPRD yang malas dan berasal dari fraksi apa,” tuturnya.

Baca Juga:  INGAT!!! Sumbangan Perseorangan untuk Kampanye Pilgub, Tak Boleh Lebih Rp 75 Juta

Herdiansyah menyarankan dalam setiap sidang paripurna, pimpinan DPRD membacakan nama-nama anggota dewan yang hadir dan tidak hadir dalam sidang tersebut. Hal itu untuk memudahkan publikasi, sehingga masyarakat mengetahui kinerja setiap wakil rakyat.

Pun demikian, keterbukaan terhadap kehadiran wakil rakyat dalam sidang paripurna dapat meningkatkan pengawasan publik. Secara kelembagaan, DPRD diharapkan memberikan contoh pada eksekutif untuk menerapkan keterbukaan informasi.

“Selama ini kan terkesan tertutup. Hanya sekretariat dewan dan pimpinan yang mengetahui. Mereka ini kan pejabat publik. Diutus oleh rakyat. Maka ada hak publik untuk mengetahui siapa utusannya yang berkelakuan buruk,” tegasnya.

Keterbukaan informasi kehadiran wakil rakyat tersebut dapat menjadi landasan untuk mengetahui terpenuhi atau tidaknya syarat sidang. Pasalnya, sering kali kuorum jadi alasan untuk melanjutkan sidang, padahal anggota dewan yang hadir belum sesuai dengan kuota yang dikehendaki.

Baca Juga:  Rangkaian Peringatan HUT ke-72 TNI, Korem 091/ASN Gelar Aksi Donor Darah

“Kalau tidak kuorum, ya sidang harus ditunda dan dijadwalkan ulang. Syarat kuorum 50 persen tambah satu. Kalau dipaksakan dengan manipulasi absensi, hasil-hasil sidang bisa dianggap batal demi hukum,” katanya.

Secara hukum, laporan jumlah anggota dewan yang tidak sesuai dengan kenyataan, dapat berimbas pada hasil sidang. Artinya, hasil-hasil sidang paripurna dapat dianggap batal demi hukum (vanrechtswege nietig). Dengan catatan, apapun akibat dari keputusan yang diambil dari rapat paripurna, dianggap tidak pernah ada.

Karenanya, pimpinan partai politik harus mengevaluasi kader-kadernya yang malas mengikuti sidang paripurna. Langkahnya, pimpinan partai melakukan Penggantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota yang terbukti berkali-kali tidak menghadiri sidang.

“Partai punya hak untuk menarik kader-kadernya yang tidak menjalankan amanah dengan baik. Tetapi sayangnya selama ini partai-partai terkesan mendiamkan masalah ini,” tutupnya. (*/um)

Tags: Bolos ParipurnadprdMetro Samarinda
Share39TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkot Samarinda Tetapkan Zona WBK dan WBBM 

Next Post

Naskah Akademik Raperda Iklim Disoal 

Related Posts

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Dinkes-KB Dinilai Kecolongan
Bontang

Dinkes-KB Dinilai Kecolongan

22 Desember 2018, 17:50
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.