• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Bongkar Muat Batu Bara di Pelabuhan Loktuan, KSOP Nilai Salahi Aturan, Dishub Sebut Tak Masalah

by Fitri Wahyuningsih
25 Februari 2021, 14:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Pelabuhan Loktuan bakal melayani penyeberangan Bontang-Mamuju. (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

Pelabuhan Loktuan bakal melayani penyeberangan Bontang-Mamuju. (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – KSOP Bontang menilai rencana pemanfaatan Pelabuhan Loktuan sebagai lokasi memuat batu bara keliru. Sebab menyalahi aturan dalam RTRW Bontang 2019-2039.

Dalam Perda Kota Bontang Nomor 13 Tahun 2019 tentang RTRW Kota Bontang pembangunan dan pengembangan terminal khusus yang berfungsi sebagai terminal khusus kegiatan/ aktivitas pertambangan berada di Kelurahan Bontang Lestari.

Selain itu, juga dinyatakan pelabuhan di Kelurahan Loktuan berfungsi sebagai Pelabuhan Pengumpul. Pelabuhan Pengumpul adalah pelabuhan yang fungsi pokoknya melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, alih muat angkutan laut dalam negeri dalam jumlah menengah, dan sebagai tempat asal tujuan penumpang dan/atau barang, serta angkutan penyeberangan dengan jangkauan pelayanan antar provinsi. Jadi tidak tepat aktifitas bongkar muat pelabuhan batubara di Kelurahan Loktuan.

Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Bontang, Agus Wiyanto, mengatakan karena bertentangan dengan RTRW, maka pihaknya menilai rencana itu menyalahi aturan.

Baca Juga:  Berlayar setelah Setahun Absen, KM Binaiya Angkut 191 Penumpang dari Bontang

”Kalau dari kami (KSOP) karena bertentangan dengan RTRW, ya tidak bisa,” ujar Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Bontang, Agus Wiyanto ketika disambangi di kantornya, Rabu (24/2/2021) sore.

Kata Agus, dalam RTRW sudah jelas bertentangan dengan peruntukkan pelabuhan di Loktuan. Terlebih, aktivitas pengangkutan batu bara ini rencanya bakal menggunakan jalan milik publik. Alias masuk dalam kawasan masyarakat. Padahal kegiatan khusus seperti pengangkutan batu bara mestinya punya jalur khusus. Tidak masuk permukiman warga. Harus memiliki pelabuhan sendiri.

“Intinya dari kami (KSOP) karena mengacu dengan RTRW, DPRD juga bilang harus perhatikan lingkungan, jadi tidak bisa,” tegasnya.

Lebih jauh, ujarnya, peruntukkan pelabuhan bukan untuk barang khusus. Sementara batu bara masuk kategori barang khusus. Fasilitas di pelabuhan hanya dimanfaatkan untuk kapal penumpang dan non kontainer.

“Tidak bisa begitu. Baca lagi aturannya yang benar. RTRW juga tidak bisa, mereka cukup tahu,” tandasnya.

Baca Juga:  Rencana Bongkar Muat Batu Bara di Pelabuhan Loktuan Dinilai Rugikan Masyarakat, BW: Kaji Ulang

https://www.instagram.com/p/CLtJkUdhrkH/?igshid=1i2mw1kk10dd9

Namun, apa yang disampaikan KSOP berseberangan dengan Dinas Perhubungan (Dishub). Dishub menyatakan tidak ada aturan yang ditabrak sehubungan rencana ini. Kasi Angkutan Dishub Welly Zakius memastikan rencana kegiatan di Pelabuhan Loktuan nantinya hanya muat. Tidak melakukan pembongkaran.

Jadi bahan tersebut diambil dari lokasi penumpukan di Kilometer 3 Jalan Arif Rahman Hakim. Lokasi itu termasuk wilayah area Kutai Timur. Pun demikian proses perizinan Andalalin dan UKL-UPL dari Kutim. Kemudian mineral itu dibawa ke Pelabuhan Loktuan. Langsung masuk kapal ponton. Artinya tidak ada penumpukan di dermaga.

“Sesuai Permenhub 74/2014 angkutan jalan jenis apapun diperbolehkan di jalan kelas III. Syaratnya di bawah delapan ton. Tidak pakai fuso atau trailer,” kata Welly.

Nantinya bahan angkutan juga wajib ditutup terpal. Pun demikian dengan pengangkutan pasir. Ketentuan lain ialah kendaraan pengangkut dilarang beriringan. Dishub juga mewacanakan pengaturan jadwal pengangkutan. Aktivitas dapat dilakukan di atas 13.00 Wita.

Baca Juga:  Banyak Jalan Umum di Kaltim Rusak karena Dijadikan Hauling Batu Bara

“Muatnya paling lama tujuh hari. Kalau cuaca bagus 3-4 hari selesai. Setelah penuh langsung berangkat, Durasi keberangkatan selanjutnya jeda sepekan hingga dua pekan,” ucapnya.

Ia juga menggaransi tidak adanya kerusakan jalan akibat aktivitas itu. Pasalnya ketentuan muatan disetarakan dengan jenis jalan kelas III. Terkait dengan menabrak Perda RTRW juga dibantahnya. Menurutnya tidak ada aturan baku pelabuhan umum melarang pengangkutan batu bara.

“Semua bisa muat. Sekarang curah cair di CPO, barang berbahaya milik PT KNI, dan pupuk kelapa sawit dari Malaysia juga dari Pelabuhan Loktuan. Beda kalau TUKS ada penumpukan batu bara,” sebutnya.

Mengenai arus lalu lintas laut juga tidak menjadi kendala. Sebab kapal bermuatan barang berbahaya yang kini turut bersandar di Pelabuhan Loktuan juga berkapasitas 300 feet.

“Terkait sandar dan olah gerak itu kewenangannya Pelindo. Kami terus melakukan koordinasi,” tutupnya. (*)

Tags: angkutan batu barabongkar muat baru bara di loktuan ditentang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Polresta Samarinda Selidiki Video Pernikahan yang Viral di ‘Lambe Turah’

Next Post

Kisah Cinta Berakhir di Penjara, Aniaya Pacar karena Tak Diberi Password HP

Related Posts

Hauling Batu Bara di Jalan Nasional Kaltim, Memanfaatkan Konflik Horizontal untuk Kepentingan Penambang
Kaltim

Hauling Batu Bara di Jalan Nasional Kaltim, Memanfaatkan Konflik Horizontal untuk Kepentingan Penambang

8 Juni 2025, 19:40
Demi KPC, Jalan Nasional Digeser untuk Hauling Batu Bara
Lingkungan

Demi KPC, Jalan Nasional Digeser untuk Hauling Batu Bara

30 April 2025, 12:22
Tak Takut Ditindak, Aktivitas Diduga Tambang Ilegal di Jalan Poros Bontang Dilakukan Terang-terangan
Kaltim

Banyak Jalan Umum di Kaltim Rusak karena Dijadikan Hauling Batu Bara

29 April 2025, 12:13
Menagih Komitmen Cagub terhadap Dampak Batu Bara
Lingkungan

Batu Bara Makin Seksi, Harga Melambung Tinggi

4 Agustus 2024, 12:00
Warga Sebut Tumpukan Batu Bara Cemari Lingkungan, Sudah Tujuh Bulan Dibiarkan
Bontang

Pemilik Tumpukan Batu Bara Masih Dicari

15 September 2021, 12:01
Jatam Sesalkan Proses Penegakan Hukum Lamban
Bontang

Jatam Sesalkan Proses Penegakan Hukum Lamban

14 September 2021, 10:43

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.