• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Bontang “Dijajah” Produk Luar 

by BontangPost
2 Maret 2018, 11:50
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
KALAH PAMOR: Produk UMKM tidak mendapatkan tempat pemasaran di toko swalayan yang ada di Kota Bontang.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

KALAH PAMOR: Produk UMKM tidak mendapatkan tempat pemasaran di toko swalayan yang ada di Kota Bontang.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

“Sudah saatnya tersohor di kota sendiri”. Begitulah penggalan kalimat yang diserukan oleh Asosiasi Makanan dan Minuman (Asmami). Nasib produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangatlah kontras. Di wilayah sendiri justru pemasarannya dipersulit.

 

KETUA Asmami Ike Asteria mengatakan, UMKM di Bontang berjumlah seratus pelaku usaha. Jumlah itu tersebar di 15 kelurahan. Beberapa produk yang dihasilkan ialah stik buah naga, abon tuna, dan amplang justru telah masuk toko swalayan di Samarinda. Bahkan abon tuna telah diekspor ke negara Swiss. Kendalanya ialah, toko swalayan di Bontang mengambil barang dari luar kemudian dikemas ulang.

“Kapan jadi tuan rumah di kota sendiri kalau mengambil dari luar terus,” kata Ike kepada Bontang Post, Selasa (27/2).

Baca Juga:  Dewan Anggap Pemkot Tak Serius 

Dikatakannya, saat ini pihaknya juga terkendala mengenai izin beku yang dikeluarkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Pasalnya, biaya perizinan tersebut amatlah mahal.

“Satu tes sekitar Rp 10 juta, butuh biaya besar,” tambahnya.

Menanggapi itu, Ketua Komisi II Ubaya Bengawan bakal mengadakan inspeksi mendadak (sidak) dalam waktu dekat. Sasarannya ialah toko modern yang tidak ikut memasarkan produk lokal.

“Selama ini sidak hanya menyasar makanan kedaluwarsa saja, tetapi kami (Komisi II, Red.) akan melihat berapa persentase produk lokal,” kata Ubaya, saat memimpin rapat dengar pendapat mengenai pemasaran produk UMKM dengan toko swalayan.

Senada, Wakil Ketua Komisi II Arif juga menyarankan kepada toko modern untuk mengakomodir produk lokal, minimal 10 persen. Akan tetapi, politikus Hanura ini meminta kepada pelaku UMKM agar mempertimbangkan kemasan sehubungan dengan tempat yang digunakan.

Baca Juga:  Sah, Perda Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal

“Kalau kemasannya plastik, harus punya etalase supaya tidak dimakan tikus,” kata Arif.

Bukan hanya itu, kesepakatan soal harga antara pelaku UMKM dan pengelola toko harus diperhatikan. Terutama ketika berbicara keuntungan yang bakal diperoleh. “Jangan sampai tidak untung,” tegasnya.

Sementara, Sekretaris Asosiasi Pedagang Kota Bontang (APKB) Akbar menilai, pemasaran produk UMKM tidak melulu di toko swalayan. Pasar tradisional dan semi modern juga dapat menampung produk kreatif dari masyarakat Kota Taman. Menurutnya, tidak ada kendala sehubungan harga. Pasalnya, barang yang tidak laku tentunya dapat dikembalikan.

“Konsinasi (menitip, Red.) barang yang laku yang dibayar,”ujar Akbar.

Berkenaan dengan tempat penyajian, perlu kesepakatan antara kedua belah. Terutama jika barang rusak akibat digigit oleh hewan seperti tikus. “Ditanggung penitip atau pengelola toko seperti apa harus dibicarakan secara jelas,” tambahnya.

Baca Juga:  Masjid di Kinibalu Disarankan Dievaluasi 

Tak hanya itu, ide pemasaran produk UMKM juga dilontarkannya. Yakni membuat stan di pelabuhan maupun terminal bus. Mengingat beberapa orang yang hendak melakukan perjalanan pulang kampung kerap kali mencari “buah tangan”.

“Jangan hanya fokus di swalayan, bisa menitipkan di tempat arus orang keluar-masuk kota ini,” tukasnya. (*/ak)

Tags: dprdUMKM
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

HOAX!!! Isu PKI Numpang Foto Mobil Barang Bukti

Next Post

Jelang Operasi Mahakam, Polres Cek Kesiapan Personil

Related Posts

Bontang Targetkan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal, UMKM Jadi Prioritas
Pemkot Bontang

Bontang Targetkan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal, UMKM Jadi Prioritas

7 Agustus 2026, 11:00
DKUMPP Bontang Data Pelaku UMKM, Asdar; Tahap Awal via WhatsApp
Bontang

DKUMPP Bontang Data Pelaku UMKM, Asdar; Tahap Awal via WhatsApp

3 Juli 2025, 13:20
Kabar Gembira untuk UMKM, Perbankan Genjot KUR Lebih Banyak Tahun ini
Nasional

Kabar Gembira untuk UMKM, Perbankan Genjot KUR Lebih Banyak Tahun ini

26 Januari 2024, 16:00
Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
Pelaku Bisnis Kerajinan Tak Bisa Maksimalkan Potensi Pelaksanaan MTQ
Bontang

Pelaku Bisnis Kerajinan Tak Bisa Maksimalkan Potensi Pelaksanaan MTQ

10 Juni 2021, 15:31
1.262 UMKM Diajukan Terima BLT
Bontang

1.262 UMKM Diajukan Terima BLT

22 September 2020, 07:27

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.