• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Bontang Tolak Pipanisasi Gas

by BontangPost
15 September 2018, 06:20
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Basri Rase- Wakil Wali Kota Bontang & Suwardi- Sekretaris Komisi II DPRD (dok/Bontang Post)

Basri Rase- Wakil Wali Kota Bontang & Suwardi- Sekretaris Komisi II DPRD (dok/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

“Kami DPRD mendukung Pemkot Bontang. Pipanisasi ini harus ditolak itu harga mati,”  

Suwardi– Sekretaris Komisi II DPRD

 

“Dari dulu ketika belum menjadi wakil wali kota saya sudah menolak proyek pipanisasi, karena itu dinilai sangat tidak fleksibel. Saya menolak keras,”

Basri Rase- Wakil Wali Kota Bontang 

BONTANG – Rencana pipanisasi gas yang dilakukan PT Bakrie and Brothers terus mendapat perlawanan dari berbagai pihak. Setelah sebelumnya mendapat penolakan dari Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, kini tentangan juga datang dari DPRD Bontang dan Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase.

Sekretaris Komisi II DPRD Bontang Suwardi menyatakan dukungannya atas gagasan pemkot yang menolak proyek Pipanisasi Gas Trans Kalimantan.

“Kami DPRD mendukung Pemkot Bontang. Pipanisasi ini harus ditolak itu harga mati,” kata Suwardi kepada Bontang Post, Jumat (14/9).

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, saat ini Bontang masih bergantung pada industri gas. Dampak terbesar jika proyek pipanisasi dilakukan, secara otomatis akan terjadi pengurangan karyawan. Alhasil perekonomian di Bontang diprediksi akan lesu. “Ini akan sangat bahaya, perputaran ekonomi pasti akan berpengaruh jika itu tetap direalisasikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkot Bontang Apresiasi Bakti Sosial, Dalam Rangkaian HUT ke-72 TNI Wilayah Kodim 0908/BTG  

Dalam waktu dekat, Komisi II DPRD akan menjadwalkan pertemuan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta SKK Migas. Tujuannya untuk menyampaikan aspirasi ini kepada pemerintah pusat.

“Di perubahan nanti akan kami usulkan untuk menyampaikan hal ini di Kementerian ESDM dan SKK Migas,” ucapnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase akan kembali menurunkan massa seperti beberapa tahun lalu untuk unjuk rasa di Jakarta, jika rencana pipanisasi terus dilanjutkan. “Dari dulu ketika belum menjadi wakil wali kota saya sudah menolak proyek pipanisasi, karena itu dinilai sangat tidak fleksibel. Saya menolak keras,” jelas Basri saat ditemui belum lama ini.

Menurutnya, proyek pipanisasi hanya untuk kepentingan beberapa pihak saja. Tetapi, mereka tidak melihat kepentingan daerah yang terdampak oleh jalur pipanisasi itu. Dikatakan Basri, ketika dulu dirinya melakukan unjuk rasa, proyek itu dihentikan pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono (SBY). “Ketika sekarang muncul lagi, kami tetap berpendirian bahwa pipanisasi gas itu tidak layak untuk dibangun, dan tidak layak untuk dilanjutkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Hari Ini Pelaksanaan ORI Berlangsung Serentak 

Terkait rencana aksi unjuk rasa, kata Basri, dirinya akan melihat terlebih dahulu hasil koordinasi Gubernur Kaltim dan para kepala daerah yang terdampak. “Karena semua menyatakan menolak. Tetapi kalau pusat belum mengakomodir apa yang diminta oleh Gubernur Kaltim, barulah saya dan kita semua lakukan penggalangan seluruh masyarakat Kaltim sampai demo di Jakarta,” tegasnya.

Sementara itu, proyek pipa gas milik PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dikabarkan bergeser. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyetujui usulan BNBR untuk mengubah desain proyek pipa gas Kalimantan-Jawa (Kalija 2) yang semula membentang dari Kalimantan ke Jawa, menjadi pipa gas Trans Kalimantan.

Dalam desain baru, proyek pipa gas Trans Kalimantan ini akan membentang dari Bontang hingga Takisung (Kalimantan Selatan) yang berjarak 522 kilometer (km). Pipa gas ini bakal melalui tujuh kabupaten di Kalimantan, yaitu Kabupaten Balangan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, Kabupaten Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut.

BPH Migas menyetujui perubahan desain proyek Kalija 2 menjadi Trans Kalimantan karena faktor keekonomian. Parameter keekonomian proyek Kalija yang dicanangkan pada 2007 sudah berubah dengan kondisi saat ini.

Baca Juga:  Dewan Sidak Proyek PLTU Teluk Kadere

Jika pipa gas Kalija 2 yang seharusnya membentang dari Kalimantan hingga Jawa tetap dibangun sesuai rencana awal, maka pipa gas ini akan dibangun berukuran 20 inci dengan kapasitas 1.000 mmscfd. Dengan kapasitas itu, sulit mencari pengguna pipa gas. “Jika pipa besar, siapa shipper-nya? PGN, Pertagas, PLN. Jika ketiga shipper masih ragu, kami mengatur secara detail (fine tuning), lihat pasarnya berapa, kemudian pasokan gas yang riil berapa, baru kita desain pipa. Saat ini arahnya desain ulang pipa memakai angka riil,” ungkap Jugi Prajogio, Anggota BPH Migas, Kamis (13/9).

Selain calon pengguna pipa Kalija 2, masalah pasokan gas menjadi hambatan proyek itu. Selama ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur selalu menolak gas dari Bontang dikirim ke Pulau Jawa.

Dengan proyek Trans Kalimantan, pasokan gas dari Kalimantan Timur diharapkan bisa dimanfaatkan di bumi Kalimantan. “Sekarang kami hitung ulang berapa potensi di Kaltim-Kalsel karena infrastruktur ini tidak bisa dikesampingkan. Kalau ada pengguna, ada suplai, kenapa tidak?” tukas Jugi.(ak/mga/rw)

Tags: dprdpemkot bontangPenolakanProyek Pipanisasi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wali Kota Beri Kebijakan Satu Seng, Pedagang Kembali Pasang Atap

Next Post

Nio di Langit Biru yang Nio

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.