BONTANG – Meski Porprov VI Kaltim masih berlangsung, Pemkot Bontang menegaskan bakal memberikan bonus kepada peraih medali. Namun, belum dirinci jumlah pastinya. Kecuali pemilik medali emas yang bakal diberikan Rp 50 juta.
Itupun belum diketahui nominal tersebut diberikan kepada kategori perorangan atau beregu. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Bambang Cipto Mulyono mengaku pihaknya akan mengundang KONI Bontang untuk merumuskan jumlah bonus atlet.
Setelah dibahas, hasilnya disodorkan saat pembahasan anggaran oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Banggar DPRD. Dikatakan, kucuran bonus baru bisa diberikan pada APBD Perubahan 2019. Mengingat rupiah yang diberikan diprediksi hingga miliaran.
Sehingga memerlukan pos anggaran baru di dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) Disporapar. “Rumah baru (pos anggaran, Red) itu baru bisa diusulkan di Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) pada APBD perubahan,” kata Bambang, Kamis (6/12).
Sementara, Ketua KONI Bontang Aminullah tidak mempermasalahkan jika penganggaran baru bisa dilakukan di APBD Perubahan 2019. Sementara untuk besaran peraih medali emas, perak, dan perunggu, diminta harus melalui diskusi antara KONI dan Disporapar. “Jangan sampai rumusan yang salah jadi menimbukan polemik yang lain,” kata Aminullah.
Menurutnya untuk klasifikasi beregu, harus terbagi menjadi dua bagian. Meliputi, beregu di atas 10 pemain dan di bawah 10 pemain. “Nominalnya nanti jelas beda. Yang lebih banyak jumlah pemainnya otomotis nilainya lebih naik sedikit bonusnya,” ucapnya.
Aminullah menegaskan pihaknya bakal mengacu pada nominal bonus yang sesuai standar. (ak)







