• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Capaian Imunisasi di Bontang Rendah

by BontangPost
1 September 2018, 11:53
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
BERIKAN PENCERAHAN: Isu negatif terkait vaksin MR ditepis oleh Diskes-KB Bontang, MUI Bontang dan Kemenag Bontang yang menyatakan vaksin MR aman.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

BERIKAN PENCERAHAN: Isu negatif terkait vaksin MR ditepis oleh Diskes-KB Bontang, MUI Bontang dan Kemenag Bontang yang menyatakan vaksin MR aman.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG –  Fase kedua imunisasi Measless dan Rubella (MR) sedang berlangsung di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Di Bontang, target sasaran vaksin MR itu sebanyak 48.024 jiwa. Namun hingga 31 Agustus 2018 baru sekira 10.446 jiwa yang tervaksin. Hal ini mengingat banyaknya kontroversi kehalalan terkait vaksin MR.

Untuk memecahkan kebingungan para orang tua yang bimbang apakah anaknya harus divaksin atau tidak, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Bontang menggelar konferensi pers, Jumat (31/8) kemarin.

Plt Kadiskes-KB Bontang Bahauddin mengatakan, dinamika yang berkembang terkait program vaksin MR ini masih menjadi kontroversi. Dengan adanya dinamika ini, sedikit mempengaruhi tingkat capaian anak yang diimunisasi. “Sementara, penyakit MR ini sangat berbahaya, jika anak tidak dilindungi dengan vaksin MR, akan sangat mudah terinfeksi,” jelas Bahauddin membuka gelaran konferensi pers yang mendatangkan berbagai wartawan dari beberapa media di Bontang, di ruang rapat Diskes-KB Bontang, kemarin.

Baca Juga:  Yayasan Asy Syaamil Wisuda 409 Siswa

Bahkan saking bahayanya, campak bisa mematikan. Sementara Rubella berbahaya bagi ibu hamil, karena bisa melahirkan bayi cacat berat. Oleh karenanya, untuk mencegah penyebaran penyakit campak dan rubella di Bontang, Diskes-KB Bontang merasa bertanggung jawab melindungi anak Bontang. “Dari bayi usia 9 bulan hingga anak usia 15 tahun dilindungi oleh vaksin itu, karena targetnya 2020 eliminasi penyakit campak bisa diselesaikan dengan imunisasi,” ujarnya.

Bahauddin juga memaparkan, di Indonesia dalam 5 tahun terakhir sebanyak 57.000 jiwa suspek penyakit campak dan rubella. Sementara yang positif terdata sebanyak 8.964 campak dan 5.737 rubella. Usia yang banyak terpapar pun anak-anak yang kurang dari 15 tahun.

Makanya kata dia, pemerintah dengan gencar mengampanyekan vaksin MR yang bertujuan untuk mencegah paparan penyakit campak terhadap anak-anak. “Program vaksin MR ini berakhir sampai 30 September, diharapkan dukungan masyarakat dengan mengajak anak-anaknya untuk divaksin. bisa di sekolah, fasilitas kesehatan, dan pos pelayanan vaksin MR, juga puskesmas,” ajaknya.

Baca Juga:  Tujuh Tahun Nikah, Tapi Tak Seranjang 

Sementara pihak MUI yang dihadiri Wakil Ketua MUI Bontang Jamariah mengatakan, pihaknya mengikuti fatwa MUI pusat terkait vaksin MR. Memang kata dia, dalam fatwa tersebut vaksin MR mengandung babi atau turunannya dan sudah jelas itu haram. Namun, karena hal ini dalam kondisi darurat syar’iyyah maka vaksin MR mubah digunakan. “Kami dukung vaksin MR untuk kebaikan anak-anak kita,” ujarnya.

Rencananya, pihak MUI juga akan menggelar sosialisasi ke sekolah-sekolah terkait vaksin MR ini.

Sementara itu Kepala Kemenag Bontang Sulaiman mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke sekolah yang berada di bawah naungannya. Mulai dari RA atau setara TK, MI setara SD, MTs setara SMP, hingga MA setara SMA. Bahkan hal itu diinstruksikan langsung dari Kemenag pusat. Karena dampak dari vaksinasi ini sangat luar biasa postifnya. “Kemenag sangat mendukung sekali vaksin MR ini. Namun memang banyak yang membelokkan pengertian darurat dengan alasan belum ada yang meninggal atau apalah,” tuturnya. (mga)

Baca Juga:  Ketua PGRI Mediasi Perselisihan Guru dan Ketua MKKS 
Tags: bontangPolemik Vaksin MR
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pedagang di Jalan KS Tubun Di-warning

Next Post

Anak Pilek, Jangan Divaksin

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18
UPZ Yabis Buka Pelayanan 24 Jam
Bontang

Zakat Fitrah Wilayah Bontang Diprediksi Naik

18 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.