• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Delapan Penumpang Kapal di Pelabuhan Loktuan Ketahuan Pakai Surat Rapid Antigen Palsu

by Yulianti Basri
26 Juli 2021, 22:45
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Delapan penumpang KM Binaiya diduga gunakan surat rapid antigen palsu

Delapan penumpang KM Binaiya diduga gunakan surat rapid antigen palsu

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Delapan calon penumpang KM Binaiya, ketahuan menggunakan surat rapid antigen palsu. Seluruhnya datang dari Sangatta, Kutai Timur.

Saat pemeriksaan kelengkapan dokumen, surat rapid antigen yang merupakan salah satu persyaratan wajib yang harus dikantongi calon penumpang, terdapat kejanggalan.

“Mereka kan tesnya di Sangatta, tapi saat discan muncul lokasinya Balikpapan. Berdasarkan scan barcode Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) ini suratnya palsu,” ujar Kasi Angkutan Umum Dishub Bontang Welly Sakius kepada bontangpost.id, Senin (26/7/2021) malam.

Kasus ini pun langsung ditangani oleh petugas dari Dinas Perhubungan dan Polsek Bontang Utara. Mereka sempat dimintai keterangan. Surat rapid antigen dengan hasil negatif itu juga disita.

Baca Juga:  Wali Kota Bontang Minta Polisi Ungkap Pembuat Surat Antigen Palsu

Dikatakan Welly, dari pengakuan calon penumpang tersebut, mereka tak tahu menahu soal keabsahan surat itu. Awalnya, mereka melakukan vaksinasi di sebuah klinik di Sangatta. Setelahnya, mereka ditawari untuk melakukan rapid antigen sekaligus. Nominal yang harus dibayar pun tidak tanggung-tanggung. Rp 530 ribu. Padahal, Direktorat Jenderal Pelayanan Masyarakat menetapkan batasan biaya rapid test tertinggi sebesar Rp 250 ribu untuk Pulau Jawa dan Rp 275 ribu untuk di luar Pulau Jawa.

“Sepertinya kena tipu mereka sama oknum di klinik itu,” kata Welly.

Delapan orang tersebut diketahui merupakan calon penumpang KM Binaiya dengan tujuan Bima, Nusa Tenggara Barat. KM Binaiya berangkat pada Senin (26/7/2021) malam ini, pukul 21.00, dengan membawa 313 penumpang. 50 di antaranya memiliki tujuan yang sama, ke Bima.

Baca Juga:  Penumpang Kapal Kedapatan Gunakan Surat Rapid Antigen Palsu, Dinkes Kutim Bantah Diterbitkan Klinik di Sangatta

Delapan calon penumpang yang tak disebutkan identitasnya secara gamblang oleh Dishub inipun akhirnya diperkenankan untuk ikut dalam pelayaran tersebut. Namun, mereka harus tes rapid antigen ulang di Pelabuhan Loktuan.

“Setelah keluar hasilnya negatif, baru mereka akhirnya bisa ikut,” ujarnya. (*)

Tags: surat rapid antigen palsu
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pasien Isoman Meninggal di Depan Rumah Sakit, Dirut AW Sjahranie; Kami Kewalahan

Next Post

Gempa M 6,5 Guncang Sulawesi Tengah, Warga Diminta Jauhi Pantai

Related Posts

Tak Punya Surat Vaksinasi, Calon Penumpang KM Cattleya Express Gagal Berangkat
Bontang

Tak Punya Surat Vaksinasi, Calon Penumpang KM Cattleya Express Gagal Berangkat

6 Agustus 2021, 16:50
Oknum ASN Puskesmas di Samarinda Jual Surat Vaksin Palsu
Kaltim

Oknum ASN Puskesmas di Samarinda Jual Surat Vaksin Palsu

5 Agustus 2021, 09:04
Tanggapi Pemalsu Surat PCR di Kaltim, Isran Noor; Pokoknya Tangkap, Ndak Usah Banyak Cerita
Kaltim

Tanggapi Pemalsu Surat PCR di Kaltim, Isran Noor; Pokoknya Tangkap, Ndak Usah Banyak Cerita

4 Agustus 2021, 12:28
Wali Kota Bontang Minta Polisi Ungkap Pembuat Surat Antigen Palsu
Bontang

Wali Kota Bontang Minta Polisi Ungkap Pembuat Surat Antigen Palsu

4 Agustus 2021, 10:55
Besok, Diprediksi Lonjakan Arus Balik
Bontang

Masuk Kejahatan Besar, Polres Bontang Usut Pelaku Pembuat Surat Rapid Antigen Palsu

3 Agustus 2021, 09:00
Penumpang Kapal Kedapatan Gunakan Surat Rapid Antigen Palsu, Dinkes Kutim Bantah Diterbitkan Klinik di Sangatta
Breaking News

Penumpang Kapal Kedapatan Gunakan Surat Rapid Antigen Palsu, Dinkes Kutim Bantah Diterbitkan Klinik di Sangatta

27 Juli 2021, 18:26

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.