• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Dewan Minta Produk Diuji

by BontangPost
5 April 2018, 11:53
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Agus Haris & Bilher Hutahaean(Dok/Bontang Post)

Agus Haris & Bilher Hutahaean(Dok/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

KOMISI I DPRD memberikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Samarinda. Sehubungan dengan inspeksi mendadak (sidak), kemarin (4/4). Pasalnya, selama ini masyarakat resah akan adanya produk makarel yang mengandung cacing di dalam kemasan kalengnya.

Ketua Komisi I DPRD Agus Haris menilai produk ikan makarel kaleng yang telah ditemukan agar dilakukan uji laboratorium oleh Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB). Hal ini guna mengetahui penyebab adanya cacing tersebut.

Menurutnya, bisa saja cacing berasal dari kondisi ikan yang sudah tidak layak sebelum masuk pengolahan. Kondisi ini tentu berdampak bagi konsumen ketika memakannya.

“Bisa diukur kedaluwarsanya ikan. Kalau ikan itu segar terus diolah di pabrik pasti itu higienis saat masuk dalam kaleng,” kata Agus Haris saat dihubungi Bontang Post, kemarin (4/4).

Baca Juga:  Menara BTS di Loktuan Goyang, DPRD Peringatkan Perusahaan

Politisi Gerindra ini juga menolak keras pernyataan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek yang berujar ada kandungan protein dalam cacing. Pasalnya, asal-muasal keberadaan cacing belum diketahui.

“Bagaimana bisa mengandung protein kalau berasal dari barang yang busuk. Kecuali kalau cacing yang memang dipelihara dari awal untuk tujuan tertentu, itu masuk logika,” terangnya.

Imbauan ditujukan kepada masyarakat agar jangan dulu mengonsumsi ikan makarel kemasan kaleng. Terutama yang sudah masuk daftar produk penarikan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

“Supaya kesehatan masyarakat terjaga jangan dulu konsumsi sebelum ada uji lab,” terangnya.

Sebelumnya, Komisi I akan menggelar inspeksi mendadak (sidak) sehubungan hal ini, pekan depan. Namun, ketika sudah ada langkah yang dilakukan oleh pemerintah daerah, maka jadwal tersebut dibatalkan.

Baca Juga:  Dari Hasil Sidak Komisi I DPRD, Bontang Nihil PCC 

“Kalau pemerintah sudah sidak, kami tidak perlu turun. Kami memberikan apresiasi kepada pemerintah, artinya sayang kepada masyarakatnya,” ucapnya.

Senada, Wakil Ketua Komisi I Bilher Hutahaean juga mendukung adanya penarikan produk kemasan kaleng ikan makarel yang sudah dicabut izin edarnya. Ia juga meminta seluruh toko yang menjual produk sejenis untuk diperiksa.

Mengenai pengujian produk hanya diprioritaskan terhadap kemasan sejenis di luar yang sudah dicabut izin edarnya oleh BPOM. “Diluar produk yang sudah dinyatakan dicabut izin edarnya oleh BPOM wajib diuji laboratorium,” kata Bilher. (ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprdSidak Produk
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pekerja Luar Bontang Wajib Laporan RT

Next Post

HEBAT!!! Kepabeanan Bontang Lampaui Target Kemenkeu

Related Posts

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
Dinkes-KB Dinilai Kecolongan
Bontang

Dinkes-KB Dinilai Kecolongan

22 Desember 2018, 17:50
Lintas Komisi ke Karang Paci
Bontang

Lintas Komisi ke Karang Paci

21 Desember 2018, 17:30
Berawal Pengusaha Studio Foto, Baktikan Diri untuk Daerah
Bontang

Jika Temukan Praktik Culas di SPBU, Sopir Truk Diminta Lapor Polisi

21 Desember 2018, 17:10
Pemkot Disebut Minim Koordinasi
Bontang

Pemkot Disebut Minim Koordinasi

20 Desember 2018, 17:55
Swalayan Jual Minuman Basi
Bontang

Swalayan Jual Minuman Basi

18 Desember 2018, 17:50

Terpopuler

  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan, Polisi Ringkus 24 Tersangka Narkoba, Kasus Terbanyak di Bontang Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.