• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Dianggap Berpolitik Praktis, Sekprov Ditegur Komisi ASN

by BontangPost
14 November 2017, 11:35
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
PERINGATAN: Salinan surat rekomendasi dari Komisi ASN yang diberikan pada gubernur terkait netralitas ASN menjelang Pilgub Kaltim 2018.(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

PERINGATAN: Salinan surat rekomendasi dari Komisi ASN yang diberikan pada gubernur terkait netralitas ASN menjelang Pilgub Kaltim 2018.(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Berstatus aparatur sipil negara (ASN), Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Rusmadi tampaknya mesti lebih berhati-hati dalam menyalurkan hasrat politiknya. Pasalnya, Komisi ASN baru-baru ini melayangkan teguran berupa surat rekomendasi kepada gubernur terkait kiprah Rusmadi dalam pencalonannya menuju KT-1.

Dari informasi yang didapat Metro Samarinda, Komisi ASN pada 31 Oktober silam telah mengeluarkan surat perilah rekomendasi atas pengaduan. Surat bernomor B-2778/KASN/10/2017 tersebut ditujukan kepada Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak untuk ditindaklanjuti.

Dalam surat tersebut, diberitahukan bahwa Komisi ASN telah menerima pengaduan terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN dalam politik praktis menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Pengaduan itu lantas membuat dari Komisi ASN melakukan penyelidikan.

Baca Juga:  Polda Sebut Kaltim Rawan Konflik 

“Dari penyelidikan yang dilakukan, Komisi ASN menemukan bahwa tindakan yang dilakukan Sekprov Kaltim dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup merupakan salah satu bentuk kegiatan politik praktis yang dapat melanggar netralitas ASN,” tulis surat yang ditandatangani Ketua Komisi ASN Sofian Effendi itu.

Selain Sekprov dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, surat Komisi ASN tersebut turut menyeret empat ASN lainnya. Namun keempatnya belum dapat dikategorikan sebagai keberpihakan dan memberikan dukungan kepada salah satu calon peserta pilgub. Yang saat ini belum resmi ditetapkan sebagai peserta pilgub.

Komisi ASN selanjutnya meminta Gubernur Kaltim selaku pejabat pembina kepegawaian agar memberikan peringatan kepada sekprov. Agar lebih berhati-hati dalam berperilaku sebagai ASN. Dan, meminta Rusmadi segera mengundurkan diri sebagai ASN apabila telah menjadi calon tetap peserta pilgub.

Baca Juga:  Derajat Kesehatan Ibu Dan Bayi di Kaltim Meningkat 

Permintaan agar lebih berhati-hati juga ditujukan pada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan empat ASN lainnya. Yaitu agar tidak melakukan tindakan yang dapat dipersepsikan sebagai keberpihakan atau memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon yang menjadi peserta pilgub.

“Menginstruksikan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemprov Kaltim untuk senantiasa menjaga netralitas dan menjaga sikap, tingkah laku, dan perbuatan yang dapat dipersepsikan sebagai keberpihakan terhadap pasangan calon yang menjadi peserta pilkada sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye,” beber surat tersebut.

Poin terakhir dalam rekomendasi itu, Komisi ASN meminta gubernur memberikan tindakan tegas terhadap ASN yang terbukti melakukan pelanggaran netralitas. Pelaksanaannya mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 serta peraturan perundang-undangan terkait lainnya.

Baca Juga:  Sistem Rujukan Online Persulit Pasien 

“Kami mengharapkan agar dapat segera dilaksanakan dan dilaporkan pelaksanaan tindak lanjutnya kepada Komisi ASN dalam waktu paling lama satu bulan setelah surat ini diterima,” tutup surat yang juga ditembuskan pada pimpinan DPRD Kaltim itu.

Peringatan ini tentu mesti menjadi pembelajaran bagi para kandidat yang berstatus ASN atau pejabat pemerintah. Karena bukan hanya Rusmadi, beberapa nama pejabat lainnya juga menyatakan niat bertarung dalam pilgub. Di antaranya Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin dan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. (luk)

Tags: asnMetro Samarindapolitik
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Aji Dedi Melesat

Next Post

Ditegur Komisi ASN, Rusmadi: Saya Terima Kasih

Related Posts

Temuan Honor ASN Rp9,5 Miliar di Kukar Didalami, Inspektorat Sebut Terjadi di Dinas PK
Kaltim

Temuan Honor ASN Rp9,5 Miliar di Kukar Didalami, Inspektorat Sebut Terjadi di Dinas PK

19 Juni 2026, 10:00
BPK Temukan ASN Kukar Terima Honor 900 Kali Setahun Senilai Rp9,5 Miliar
Kaltim

BPK Temukan ASN Kukar Terima Honor 900 Kali Setahun Senilai Rp9,5 Miliar

18 Juni 2026, 08:09
Fenomena “Kursi Panas” dan Menipisnya Gengsi Jabatan
Opini

Fenomena “Kursi Panas” dan Menipisnya Gengsi Jabatan

27 Maret 2026, 22:00
ASN Boleh Kerja dari Mana Saja 29–31 Desember 2025, Ini Penjelasan MenPAN-RB
Nasional

ASN Boleh Kerja dari Mana Saja 29–31 Desember 2025, Ini Penjelasan MenPAN-RB

19 Desember 2025, 09:00
THR dan Gaji Ke-13 PNS Siap-siap Cair
Nasional

THR dan Gaji Ke-13 PNS Siap-siap Cair

6 Februari 2025, 14:34
Jadi Potensi Kerawanan Pemilu, ASN di Bontang Tak Boleh Hadiri Deklarasi Bapaslon
Bontang

Jadi Potensi Kerawanan Pemilu, ASN di Bontang Tak Boleh Hadiri Deklarasi Bapaslon

1 Agustus 2024, 12:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.